Beberapa bulan belakangan ini kita mungkin telah mendengar berita tentang salah satu perusahaan game terkemuka, Activision Blizzard yang mendapatkan banyak tuduhan kurang mengenakan, terutama seputar buruknya performa manajemen menangani kasus pelecehan seksual dan masalah diskriminasi di dalam internal perusahaan.
BACA JUGA: Harga Mobil Gran Turismo 7 Ternyata Ada yang Bisa Bikin Kantong Jebol
Nah, belum lama ini Activision Blizzard digugat oleh keluarga mantan karyawannya, atas tuduhan perusahaan memiliki peranan besar yang akhirnya menyebabkan kematian karyawan tersebut. Seperti yang dilaporkan oleh Washington Post, keluarga Finance Manager Activision Blizzard, bernama Kerri Moynihan ditemukan tewas selama retret perusahaan pada tahun 2017. Orang tua dari, Moynihan menuduh pelecehan dan diskriminasi berbasis gender menjadi penyebab utama kematian putri mereka. Gugatan tersebut juga secara khusus menyebut bos Moynihan, yang menjabat sebagai Senior Finance Director, Greg Restituito, dan mengklaim bahwa eksekutif awalnya berbohong kepada penyelidik kasus dengan menyembunyikan bahwa dia memiliki hubungan khusus dengan Moynihan.
Gugatan tersebut juga menuduh Activision Blizzard menolak untuk menyerahkan laptop kerja Moynihan ke polisi selama penyelidikan, di mana perusahaan mengklaim bahwa data ponsel milik Moynihan telah dihapus, dan juga menolak memberikan penyelidik akses ke laptop dan ponsel Restituito.
Menyusul gugatan dari mantan karyawan tersebut, Activision Blizzard telah mengeluarkan pernyataan.
“Kami akan menangani keluhan melalui proses hukum yang sesuai, dan untuk menghormati keluarga, kami tidak memiliki komentar lebih lanjut saat ini.
“
Gugatan ini tentu saja akan menambah rentetan kontroversi yang sudah ada seputar Activision Blizzard. Saat ini perusahaan juga sedang dalam investigasi oleh Securities and Exchanges Commission di Amerika Serikat masalah seputar tuduhan pelecehan, diskriminasi berbasis gender, serta tuduhan intimidasi dan penghancuran serikat pekerja.
Sebagai informasi tambahan, Activision Blizzard sedang dalam proses akuisisi dan akan menjadi bagian dari Microsoft.
Menanggapi serangkaian skandal dan kontroversi yang tampaknya semakin berkembang ini, Microsoft telah menyatakan bahwa akan ada “orang yang tepat” untuk bertanggung jawab atas Activision Blizzard dalam upaya menangani permasalahan dalam perusahaan.
