Game horor buatan developer Indonesia, Pikabuu: Home, lagi ramai dibicarakan. Game garapan JoyKeratif ini rilis di Steam pada 24 Oktober 2026, dan dalam hitungan hari sudah dimainkan YouTuber MiawAug. Per 2 November 2026, dua video MiawAug tentang game ini sudah ditonton lebih dari 2 juta kali.
Seperti dilaporkan Radar Malioboro, MiawAug sempat mengingatkan penontonnya soal adegan kekerasan dan bahasa kasar di game ini sebelum mulai bermain. Peringatan itu memang sejalan dengan keterangan resmi di halaman Steam-nya.
Rumah murah yang menyimpan cerita kelam
Pikabuu: Home mengikuti Rian dan Febi, pasangan suami istri yang merasa beruntung karena berhasil membeli rumah impian dengan harga murah. Masalahnya, rumah itu punya masa lalu yang gelap. Teror yang makin hari makin intens memaksa mereka mencari tahu kenapa rumah tersebut dijual semurah itu.
Gameplay-nya berfokus pada narasi. Kamu menjalani rutinitas harian pasangan ini di rumah baru mereka, dengan sudut pandang yang bergantian antara Rian dan Febi. Di Steam, game ini ditandai sebagai visual novel dan walking simulator orang pertama, dan menyediakan dua ending.

Bukan game untuk anak-anak
JoyKeratif menulis dengan jelas bahwa Pikabuu: Home mengusung tema dewasa. Di halaman Steam, developer menyebut game ini memuat topik sensitif berupa kekerasan dalam rumah tangga, adegan brutal dan berdarah, serta bahasa kasar. Jadi kalau kamu tidak nyaman dengan tema tersebut, ada baiknya cek dulu deskripsi lengkapnya sebelum membeli.
Seri Pikabuu dan kanal MiawAug
Home bukan judul pertama dari seri ini. Di halaman itch.io miliknya, JoyKeratif memperkenalkan diri sebagai indie game maker dari Indonesia dan sudah merilis banyak game Pikabuu, mulai dari Pikabuu: STOP!, Unhuman, The Silent Night, Tentacles Gallery, sampai Night Shift Nurse dan The Frozen Food. Kebanyakan berupa game horor pendek dengan harga terjangkau.
Seri ini juga sudah lama akrab dengan penonton MiawAug. Video Pikabuu: STOP! di kanal yang sama, misalnya, sudah ditonton sekitar 6 juta kali. Pola seperti ini cukup sering terjadi di horor lokal, dari era Pamali: Indonesian Folklore Horror sampai proyek yang lebih besar seperti AGNI: Village of Calamity yang baru saja memamerkan trailer barunya.

Harga dan cara memainkan Pikabuu: Home
Pikabuu: Home tersedia di Steam untuk PC Windows dengan harga Rp30.000 (dicek 2 November 2026). Game ini mendukung Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, plus sejumlah bahasa lain. Sejauh ini, 96 persen dari 31 ulasan pengguna di Steam bernada positif. Versi itch.io juga tersedia dengan harga 2 dolar AS.
Mau tahu kabar developer lokal lainnya? Cek kumpulan berita game Indonesia terbaru di Gimbot, termasuk rangkuman pekan lalu.

