Banderol harga yang tinggi rupanya sama sekali tidak menyurutkan dahaga para penggemar untuk mencicipi gim paling diantisipasi dekade ini, Grand Theft Auto VI.
Data awal dari pre-order menunjukkan fakta mengejutkan, di mana varian Ultimate Edition seharga US$99,99 (sekitar Rp1,5 juta) justru jauh lebih diburu oleh para pemain dibandingkan Standard Edition yang dilepas dengan harga US$79,99 (sekitar Rp1,3 juta).

Tak lama setelah pre-order resmi dibuka, survei singkat yang digelar oleh media Insider Gaming terhadap lebih dari 10.000 responden memperlihatkan bahwa sekitar 80 persen pemain lebih memilih meminang edisi termahal tersebut.
Kecenderungan senada juga terlihat kuat pada papan peringkat pasar digital PlayStation Store di berbagai wilayah. Ultimate Edition GTA VI dilaporkan sempat bertengger manis di posisi teratas daftar pre-order terlaris, mengangkangi versi standarnya.
Selisih harga sebesar US$20 dinilai sangat sepadan oleh basis komunitas. Pasalnya, Ultimate Edition menjanjikan serangkaian konten bonus eksklusif yang cukup masif, mulai dari kendaraan dan senjata khusus, pakaian karakter, bengkel modifikasi, toko eksklusif, hingga jajaran misi cerita sampingan tambahan yang tidak dapat diakses pada versi reguler.

Fenomena ini kian menegaskan betapa dominan dan kuatnya daya pikat waralaba milik Rockstar Games tersebut di pasar global. Meski perdebatan mengenai tren kenaikan harga gim AAA kelas US$100 sempat memicu polemik hangat di media sosial, mayoritas penggemar terbukti tetap rela merogoh kocek lebih dalam demi mengamankan pengalaman bermain yang paling utuh.
Antusiasme masif ini diprediksi akan terus membumbung tinggi menjelang peluncuran resmi GTA VI yang dijadwalkan mengudara pada 19 November 2026 mendatang.
