Perjalanan Highguard di industri game ternyata harus berakhir jauh lebih cepat dari yang diperkirakan. Lewat pengumuman resmi di media sosial, Wildlight Entertainment mengonfirmasi bahwa server Highguard akan dimatikan secara permanen pada tanggal 12 Maret 2026, atau tepat pada minggu depan.
Keputusan drastis ini diambil menyusul penarikan pendanaan dari investor utama mereka, Tencent, serta jumlah pemain aktif yang merosot tajam hingga tingkat yang tidak lagi mampu mendukung operasional game tersebut.
Meskipun sempat menarik perhatian sekitar 2 juta pemain lintas platform saat awal peluncurannya, format free-to-play yang diusung ternyata tidak cukup kuat untuk menahan laju penurunan pemain.

Sebagai bentuk apresiasi terakhir bagi komunitas yang telah mendukung, Wildlight Entertainment merilis pembaruan final sebelum server ditutup. Update perpisahan ini mencakup karakter baru, senjata tambahan, sistem progression level akun, hingga skill tree yang bisa dinikmati oleh para pemain setianya hingga hari penutupan minggu depan.
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai nasib studio Wildlight Entertainment pasca matinya proyek Highguard. Apakah mereka akan bertahan dengan tim yang lebih kecil untuk mengerjakan proyek baru atau harus menyusul nasib gamenya, masih menjadi tanda tanya besar.
Penutupan ini menjadi pengingat keras tentang betapa kompetitifnya pasar game live-service saat ini, di mana dukungan finansial yang besar sekalipun tidak menjamin keberlangsungan jangka panjang jika gagal menjaga momentum engagement pemain.
