Bagi para veteran RPG di era PlayStation 1, Suikoden II adalah mahakarya yang tak lekang oleh waktu. Namun, di balik ceritanya yang emosional tentang pengkhianatan dan persahabatan, ada satu tantangan yang sering membuat kita frustrasi sekaligus penasaran: mengumpulkan 108 Stars of Destiny.
Mendapatkan mereka semua bukan sekadar syarat untuk melihat True Ending, tapi juga ujian kesabaran. Di antara deretan karakter tersebut, ada lima nama yang tingkat kesulitannya melegenda—baik karena syaratnya yang tidak masuk akal, waktu yang sangat sempit, hingga faktor keberuntungan yang bikin elus dada.
Mukumuku

Mukumuku sebenarnya bisa didapat dengan sangat mudah di awal game, namun jika kamu melewatkannya, ia akan menjadi mimpi buruk. Kamu harus berjalan mondar-mandir di jalanan antara Greenhill dan Muse sendirian (hanya hero saja) demi memancingnya muncul secara acak. Belum lagi saudara-saudaranya (Makumaku, Mikumiku, Mekumeku, Mokumoku) yang syarat munculnya lebih abstrak lagi. Mencari keluarga tupai ini adalah definisi dari membuang-buang waktu demi hobi koleksi.
Clive

Clive adalah karakter yang memberikan tekanan batin luar biasa bagi para completionist. Untuk menyelesaikan quest pribadinya dan merekrutnya secara penuh, kamu harus mencapai lokasi-lokasi tertentu dalam batas waktu yang sangat ketat (di bawah 20 jam untuk seluruh petualangannya). Bagi gamer yang suka mengeksplorasi setiap sudut kota dan berbicara dengan semua NPC, syarat waktu Clive adalah musuh terbesar yang memaksa kita bermain seperti sedang balapan F1.
McDohl

Dia memang bukan bagian dari 108 bintang utama di seri kedua, tapi kehadirannya adalah “piala” tertinggi bagi para fans. Syaratnya? Kamu harus memiliki data save dari Suikoden 1 dengan 108 karakter lengkap tepat sebelum bos terakhir. Proses merekrutnya pun panjang, mulai dari pergi ke Banner Village hingga melawan monster di hutan. Namun, saat melihatnya mengeluarkan Soul Eater kembali, semua rasa lelah rasanya terbayar lunas.
Pesmerga

Ksatria misterius yang mengejar Yuber ini berada di lokasi yang sangat dalam: Windy Caves, tempat di mana kamu melawan Neclord untuk kedua kalinya. Yang membuatnya sulit bukan hanya lokasinya yang jauh, tapi fakta bahwa ia baru muncul di bagian paling akhir permainan. Jika kamu tidak teliti menyisir kembali gua yang gelap dan penuh monster kuat itu, Pesmerga akan terlewat begitu saja. Sosoknya yang sangar adalah hadiah bagi mereka yang rajin “napak tilas”.
Futch dan Humphrey

Duo dari negeri ksatria naga ini mengharuskan kamu melakukan sub-quest yang cukup panjang di wilayah Highway Village. Kamu harus mendaki gunung, melawan boss Rakshasa, dan menyelesaikan drama tentang hilangnya naga milik Futch. Jika kamu terburu-buru menyelesaikan cerita utama tanpa mampir ke desa ini pada waktu yang tepat, dua petarung tangguh ini akan hilang dari daftar rekrutmen selamanya.
Mengumpulkan mereka semua adalah bukti dedikasi seorang gamer sejati. Meski terkadang harus menggunakan buku panduan setebal bantal, ada kepuasan tak ternilai saat melihat Stone Tablet di kastil kita terisi penuh oleh 108 nama.
