Ubisoft bisa dibilang menjadi salah satu perusahaan game yang cukup stabil menelurkan karya. Terlepas dari apakah game bikinan mereka disukai publik atau tidak, untuk atau tidak, mereka tetap melepaskan berbagai game yang ditunggu oleh banyak gamer di seluruh dunia. Setelah mendominasi pasar gaming PC dan console di masa lalu, kini mereka berusaha kembali untuk merebut dominasi.
Jika bicara soal mobile gaming, Ubisoft dulu pernah Berjaya lewat Gameloft sebelum akhirnya dipaksa menjual Gameloft. Ini jelas kerugian besar buat mereka. Tapi berbekal cukup banyak IP yang mereka punya, Ubisoft kini mulai fokus untuk merebut kembali dominasinya di pasar mobile dan ikut join ke persaingan mobile gaming.
BACA JUGA: 5 Video Game dengan Tutorial Paling Buruk yang Pernah Dibuat
Lewat acara Ubisoft Forward, kita diberikan gambaran singkat mengenai niatan dan langkah Ubisoft dalam perjalanannya mendominasi pasar mobile. Penasaran? Berikut pembahasan lengkapnya!
Ubisoft X Netflix

Netflix dan Ubisoft bermitra untuk menghadirkan tiga game mobile ekslusif Ubisoft kepada orang yang berlangganan Netflix. Game ini adalah sekuel Valiant Hearts, Mighty Quest, dan Assassins Creed. Kerennya, game ini akan tersedia untuk diunduh anggota tanpa biaya tambahan, tanpa iklan atau pembelian dalam aplikasi, melalui aplikasi seluler Netflix.
Khusus untuk Assassins Creed versi mobile ini, nantinya gamer akan berpetualang di Tiongkok Kuno. Kamu akan dapat memanjat Tembok Besar dan bertemu sejumlah tokoh sejarah. Tentunya kolaborasi mereka dengan Netflix bisa memperkuat kiprah awal mereka untuk mendominasi persaingan mobile gaming.
Kemudian mereka juga kembali melanjutkan Valiant Hearts lewat kerjasamanya dengan Netflix. Ini adalah game yang dulu pernah diluncurkan dan kemudian tidak lagi menjadi fokus Ubisoft sampai akhirnya diumumkan sekuelnya di Ubisoft Forward beberapa hari lalu.
Adapun Valian Hearts merupakan game set puzzle adventure Perang Dunia Pertama. Ini akan dikembangkan oleh tim di balik game pertama dan bakal bisa kamu nikmati pada Januari 2023. Kemudian ada juga Mighty Quest yang cukup menarik karena menyajikan permainan hack and slash yang terinspirasi dari roguelite.
Mengonversi IP di Console dan PC ke Mobile

Selain bekerjasama dengan Netflix untuk menghadirkan tiga game eksklusif, Ubisoft juga ternyata fokus untuk mengonversi IP console dan PC yang mereka punya ke mobile. Salah satu yang diumumkan di acara Ubisoft Forward terbaru adalah Rainbow Six Mobile.
Ini merupakan game mobile free to play yang memulai closed beta pada 12 September 2022. Tahap pengujian terbuka untuk pengguna Android di AS, Kanada, Meksiko, Brasil, Filipina, Singapura, dan India, dan akan menampilkan sejumlah hal mulai dari 16 operator dan berbagai mode gameplay.
Selain Rainbow Six Mobile, Ubisoft sudah lebih dulu mengumumkan The Division: Resurgence yang membuat kamu bisa menikmati game mobile dengan cita rasa game AAA. Di sini Ubisoft menggarap segalanya dengan sempurna mulai dari mode ceritanya sampai PVP digarap dengan totalitas.
Belum lagi mereka juga telah merilis sejumlah game mobile berkualitas tinggi seperti Brawlhalla misalnya yang dulu sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan gamer. Dengan segala tindak tanduk yang mereka lakukan, tidak berlebihan rasanya mengatakan jika Ubisoft beneran serius untuk bersaing di pasar mobile gaming dengan membawa pengalaman gaming terbaik yang mereka punya ke dalam sistem smartphone.
