Ubisoft saat ini tengah mengerjakan sebuah proyek Assassins Creed baru berjudul Assassins Creed: Mirage yang bocor beberapa waktu lalu. Ini merupakan entry terbaru yang tentu saja sangat layak ditunggu oleh para gamer khususnya yang suka dengan franchise tersebut. Sejauh ini, kita masih bertanya-tanya soal detail dari Assassins Creed: Mirage.
BACA JUGA: 5 Video Game dengan Tutorial Paling Buruk yang Pernah Dibuat
Namun baru-baru ini Rebs Gaming yang merupakan seorang informan di industri video game membagikan detail apa saja yang bakal ada di Assassins Creed: Mirage. Penasaran apa saja? Gimbot bakal membahasnya satu per satu untuk kamu semua.
Black Box Mission

Black Box Mission adalah salah satu bagian yang menarik dan menantang buat penggemar Assassins Creed. Di Mirage, kita akan kembali menikmati misi ini untuk melakukan investigasi, mengidentifikasi target, dan melakukan hal lainnya terkait misi. Di bagian ini kamu akan dihadapkan oleh jumlah musuh yang sangat banyak sehingga mengkonfrontasi mereka akan menjadi pilihan yang buruk.
Kamu harus membasmi mereka semua dengan stealth dan memanfaatkan peluang dari kelengahan AI. Kerennya, di sini kamu dibiarkan untuk berkreasi dalam melibas target utama kamu dengan cara apapun! Misi ini tergolong unik dan menjadi dasar dari game Assassins Creed di masa lalu.
Tidak Ada Era Modern

Biasanya di Assassins Creed, kita akan berpindah ke era sekarang di mana kamu akan memainkan karakter yang menjadi tokoh utamanya. Ketika masuk ke alat bernama Animus, kamu akan berpindah ke era masa lalu. Tapi di Mirage, hal ini tidak ada di mana kamu akan full bermain di era masa lalu.
Untuk yang satu ini masih belum tahu seperti apa detailnya. Tapi dengan adanya sistem ini, kita setidaknya akan lebih fokus dalam bermain Assassins Creed karena kehadiran era modern harus diakui cukup membosankan.
Basim Adalah Protagonis yang Cepat dan Efektif

Menurut informasi, Basim adalah salah satu protagonist Assassins Creed tercepat. Dia punya mekanisme pergerakan bernama pole vault yang memungkinkannya melakukan manuver ketika melakukan free run. Dengan mekanisme ini sistem parkour di Mirage bakalan jauh lebih baik daripada sebelumnya.
Selain itu, Basim juga diperkuat oleh teknik multi-kill yang mungkin mirip seperti Fear Takedowns di Arkham Knight. Jadi tentunya dengan sistem parkour yang lebih ganas, kita bakal melihat bagaimana efektivitas Basim dalam menghabisi targetnya.
Meski begitu, Basim dianggap sosok yang rentan karena dia bukanlah seorang pejuang seperti Kassandra, Eivor, atau Bayek. Dia dari sisi fisik lebih lemah sehingga tidak bisa berduel dengan banyak lawan sekaligus.
100 Tahun Sebelum Dibuatnya The Creed

Menurut informasi, Mirage akan mengambil latar waktu 100 tahun sebelum dibentuknya The Creed. Di sini kamu bakal melihat Alamut yang sedang dalam masa pembangunan. Tentu ini akan memberikan kamu gambaran bagaimana kondisi Alamut dan bagaimana keadaan sebelum The Creed dibuat dan menjadi organisasi rahasia yang mengerikan.
Lebih Mirip ke AC Unity

Kita tidak bakalan ketemu dengan sistem pohon skill seperti tiga game Assassins Creed sebelumnya. Ini merupakan game Assassins Creed non RPG yang artinya bakalan kembali ke awal lagi. Menariknya, besaran map yang ada di Mirage bakal sebesar Paris di AC Unity.
Kerennya, semua bangunan yang ada di sana tetap bisa kamu panjat seperti yang ada di Unity juga. Menurut art director dari game ini, Jean-Luc Sala, game ini akan jauh lebih fokus dari berbagai sisi sehingga cocok dimainkan oleh penggemar lawas.
Bonus: Harapan dari Penulis Soal Mirage
Penulis memang berharap melihat lagi seri Assassins Creed non RPG. Pasalnya, meski terkadang membosankan, namun mekanisme stealth yang ada mampu mempertahankan cita rasa “Assassins” yang sesungguhnya. Melibas lawan dengan cara diam-diam, mengumpat sana-sini, dan kabur ketika dikepung menjadi keunikan serta kesenangan tersendiri.
Semoga saja Mirage benar-benar mampu mengakomodir hal tersebut dan membawa esensi Assassins Creed betul-betul kembali ke akarnya. Selain itu, harapan lainnya adalah soal lokasinya yang berada di wilayah Timur Tengah.
Penulis sih berharap jika Mirage akan membawa kondisi wilayah mirip dengan Origins namun dengan cita rasa parkour serta gameplay seperti Assassins Creed: Unity dan ikon karakter sekuat Ezio Auditore di Assassins Creed 2 serta Brotherhood. Jika Ubisoft mampu melakukannya, mungkin Mirage dijamin bakalan laku keras! Mungkin loh ya, kan gak salah juga berandai-andai, hehehe.
