Developer Game Ukraina Memohon Dukungan Atas Invasi Rusia


Beberapa developer game Ukraina, mengecam tindakan invasi Rusia, dan menganggap mereka tidak mempedulikan kedaulatan negara

developer game ukraina

Dunia saat ini sedang memprihatinkan, di mana presiden Rusia, Vladimir Putin telah menyatakan perang dengan Ukraina, dan kini negara beruang merah tersebut tengah melakukan invasi ke wilayah Ukraina. Bagi siapapun yang tinggal, Kiev (ibukota Ukraina) sekarang harus hidup dengan ketakutan, karena sewaktu-waktu bisa saja kota dibombardir oleh misil dan bom.

BACA JUGA: Masih Proses Pengembangan, Dragon Age 4 Kemungkinan Dirilis 2 Tahun Lagi

Saat pemerintah Ukraina telah memperingati warganya untuk selalu bersiaga, beberapa developer game asal Ukraina juga tengah berusaha untuk meminta dukungan para penggemarnya untuk melawan serangan ini. Melalui media sosial, developer game seperti, GSC Game World, 4A Games, Vostok Games, dan Frogwares, mengecam tindakan Putin, yang dilaporkan telah mengakibatkan kematian 40 warga Ukraina, dan telah mengabaikan kedaulatan negara.

“Kami tidak bisa tinggal diam. Rusia menyerang tanah air kami dan menyangkal kedaulatan Ukraina.



Kami berusaha untuk tetap aman, tetapi ini adalah perang, tidak ada dua cara untuk hal tersebut. Kami meminta semua orang untuk memaksa Putin menarik diri dari tanah kami #StopRussianAggression,” posting Frogwares lewat Twitter.

“Kami adalah negara yang damai, dan selama bertahun-tahun sejak kami merdeka, kami tidak pernah menyerang atau mengancam siapa pun. Karena situasi ini, pekerjaan kami akan terpengaruh dan hidup kami bisa hancur.” tambah mereka.

Developer game, GSC Game World yang saat ini tengah menggarap game Stalker 2, juga membuat pernyataan, sebagai berikut:

“Mulai hari ini, Federasi Rusia secara resmi menyatakan perang terhadap Ukraina. Warga kami terbangun oleh suara ledakan dan tembakan senjata.

Melalui rasa sakit, kematian, perang, ketakutan, dan kekejaman yang tidak manusiawi, Ukraina akan bertahan.

Seperti biasa.”

Sementara untuk esport scene, tim asal Ukraina, Natus Vincere atau biasa disingkat NaVi juga angkat bicara.

“Tidak mungkin selama perang ini kami berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja. Tidak. Kami hancur! Tujuan utama kami saat ini adalah mencoba untuk tetap tenang dan menjaga diri kami sendiri, orang yang kami cintai, dan mereka yang membutuhkan bantuan. Kami semua berjalan bersama dalam hal ini. Dan bersama-sama juga kita akan melewatinya.”

Kita doakan saja semoga konflik antara Rusia dan Ukraina bisa segera berakhir dengan damai.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Era