Analisis Bowser – Musuh Mario yang Punya Banyak Sisi Menarik


Dari segelintir karakter yang villain yang bisa menjadi iconic, Bowser dalah salah satu yang tetap relevan hingga saat ini.

analisis-karakter-bowser-featured

Tidak bisa dipungkiri bahwa Nintendo adalah salah satu perusahaan yang sukses membuat karakter yang iconic yang tetap relevan hingga puluhan tahun. Tapi karakter iconic yang mereka ciptakan tidak terbatas pada karakter utama/jagoan saja, tapi juga villain dan antagonis. Dari beberapa villain yang mereka ciptakan, salah satu yang paling iconic tentu saja musuh bebuyutan Mario, Bowser.

Tapi meskipun selalu berperan sebagai villain, Bowser terbilang cukup menarik bukan karena perannya sebagai villain. Ia lebih terasa seperti salah satu karakter penting di dunia Super Mario yang kebetulan selalu berkonflik dengan Mario.

Mengambil Banyak Peran

analisis-karakter-bowser-3

Layaknya serial Zelda, Bowser adalah satu dari tiga karakter pilar di serial Super Mario, dua di antaranya tentu saja adalah Mario dan Princess Peach. Bowser adalah King of Koopas, alias raja di spesies Koopa. Ia ingin menguasai Mushroom Kingdom.

Itulah salah satu alasan ia ingin menikahi Princess Peach, meskipun di saat yang sama ia juga jatuh hati.

Lalu tentu saja Mario kemudian menyelamatkan Peach dan juga Mushroom Kingdom.

Seiring zaman dan banyaknya game Mario yang rilis, motivasi Bowser juga berubah. Dalam beberapa game terutama game platformer seperti Super Mario Odyssey, ia tetap berperan seperti villain yang menculik Peach dan menguasai Mushroom Kingdom (atau seluruh dunia). Tapi di beberapa game lain, ia justru berperan sebagai anti-hero atau bahkan membantu Mario untuk membasmi makhluk jahat yang lain.

BACA JUGA: Analisis Arthas – Putra Mahkota yang Menjelma Menjadi Lich King

Tapi terlepas dari perannya, ia tetap punya beberapa karakteristik yang sama yaitu cepat marah, arogan, dan seringkali mengeluarkan ucapan yang merendahkan orang lain. Ketika berperan sebagai villain utama, karakteristik ini tentu terlihat dengan jelas terutama ketika ia berhadapan dan kalah dari Mario. Lalu ketika ia harus membantu Mario, motivasinya untuk membantu biasanya karena kepentingan sendiri, misalnya karena ialah yang seharusnya menguasai dunia atau karena pasukan kerajaannya diculik/dikuasai makhluk jahat yang lain.

Lebih Dari Seorang Pemarah

analisis-karakter-bowser-baju

Dalam game platforming seperti Super Mario Bros. atau Super Mario Odyssey, Bowser biasanya berperan seperti tipikal villain pada umumnya. Ini membuatnya tidak punya karakteristik dan kepribadian yang menarik selain yang kami sebutkan di atas. Tapi jika kamu memainkan game lain seperti Super Mario RPG atau Paper Mario, kamu akan melihat sisi lain dari Bowser.

Pertama ia cukup peduli dengan pasukannya. Ketika pasukan kerajaannya dalam bahaya atau diambil alih, ia akan melakukan apa saja untuk mendapatkan pasukannya kembali. Sebagai orang tua, ia juga peduli dan bangga dengan anaknya, Bowser Jr. Ia selalu memuji ketika anaknya berhasil melakukan sesuatu, dan akan marah besar jika ada yang membuat anaknya berada dalam bahaya.

analisis-karakter-bowser-paper

Dalam game yang lebih modern, Bowser juga punya sisi humoris dan terlihat seperti seorang bully. Ia sering membuat kelakar lucu, tapi yang paling sering tentu saja mengeluarkan ucapan hinaan ke orang lain entah itu ke Mario atau musuh yang lain.

Semua aspek ini membuat keberadaan Boswer selalu menarik, baik itu sebagai villain utama yang akan dikalahkan Mario atau pihak yang membantu membasmi makhluk yang merusak hubungan “intim”nya dengan Peach (dan Mario). Pertanyaan (tidak) pentingnya adalah, apakah Ganondorf suatu hari akan punya karakteristik yang mirip?


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Kaoru

Hmmm...