Analisis Sans – Karakter yang Menjelma Menjadi Icon Sekaligus Meme


Undertale punya banyak karakter dengan kepribadian dan cerita yang berkesan. Tapi dari banyak karakter, Sans adalah yang paling iconic.

analisis-karakter-sans-featured

Undertale adalah salah satu game indie yang cukup fenomenal. Meskipun punya grafis sederhana, game ini mampu memberikan pengalaman yang berkesan melalui mekanisme gameplay yang unik serta alur dan struktur cerita yang sangat jarang kamu temui. Selain itu, banyak karakter dengan kepribadian yang unik dan berkesan.

Banyak atau bahkan hampir semua karakter di Undertale yang berhasil memberikan kesan berkat kepribadian dan latar belakang mereka. Tapi dari banyak karakter tersebut, ada satu yang pamornya tidak bisa disaingi oleh karakter lain di game ini. Karakter tersebut adalah manusia tengkorak dengan jaket hoodie, Sans.

Funny Skeleton Man

Sans bukanlah karakter utama di Undertale. Ia adalah salah satu karakter pendukung sekaligus NPC yang akan kamu jumpai sepanjang perjalananmu di game ini. Umumnya ia akan menjadi karakter yang memandu perjalananmu. Tapi di satu alur cerita, ia akan jadi bos terakhir yang harus kamu kalahkan.

Saya rasa ada tiga faktor yang membuat Sans berkesan dibanding karakter lain di Undertale. Pertama, sebagai salah satu karakter bos, ia adalah lawan yang sangat sulit dikalahkan dan punya banyak kejutan sejak detik pertama kamu menghadapinya. Selain itu musik yang menyertai pertarungan menghadapi Sans, Megalovania, juga cukup keren.

Selain itu untuk bisa menghadapi Sans kamu harus memenuhi beberapa syarat yang cukup spesifik. Artinya bisa menghadapi karakter ini, mendengarkan Megalovania, serta mengalahkan Sans merupakan sebuah privilege dan pengalaman yang cukup membanggakan. Ini belum memperhitungkan faktor kejutan jika kamu tidak menyangka bahwa kamu akan menghadapi karakter yang sejak awal permainan mengaku tidak bisa bertarung.

Tapi sebuah karakter ternyata menjadi bos kejutan, atau sebuah pertarungan bos rahasia ternyata sangat sulit dihadapi bukanlah hal baru. Toh pada akhirnya tidak semua orang yang bermain Undertale akan menghadapi Sans sebagai bos.

Sans adalah karakter yang memandu perjalananmu di Undertale. Tapi selain itu ia juga merupakan karakter yang lucu dan berperan sebagai comic relief. Ketika bicara, ia selalu punya kelakar dan lelucon yang selalu disampaikan dengan tepat dan timing yang pas. Efek zoom in ke wajahnya yang mengedipkan satu mata juga menjadi ciri khas yang sepertinya tidak pernah membosankan. Dialognya yang menggunakan font Comic Sans juga menyempurnakan karakteristik Sans yang lucu.

Karakter yang Menjelma Menjadi Meme

analisis-karakter-sans-meme

Undertale jadi tren yang sangat populer di tahun rilisnya yaitu tahun 2015 dan melahirkan banyak karya dari fans mulai dari, mulai dari komik hingga game. Bersamaan dengan popularitas tersebut, Sans sebagai karakter favorit juga ikut menjadi populer. Bahkan bisa dibilang popularitas Sans jauh lebih “awet” dibanding game-nya sendiri.

Fans membuat berbagai macam hal menggunakan Sans sebagai referensi, terutama untuk meme internet. Kalimat-kalimat yang muncul saat menghadapinya sebagai bos seperti “you’re gonna have a bad time” atau “kids like you should be burning in hell” sering digunakan di berbagai kesempatan di berbagai medium internet. Model karakter Sans sering digunakan sebagai kelakar, atau bahkan dipakai untuk membuat meme. Secara tidak langsung, lagu Megalovania juga ikut menjadi icon sekaligus meme.

Meskipun pada akhirnya sering menjadi meme, tidak ada yang bisa membantah bahwa Sans sukses menjadi icon untuk Undertale. Dalam game Toby Fox berikutnya, Deltarune, Sans adalah salah satu karakter dari Undertale yang sempat muncul. Ia pernah jadi tema entrance untuk pegulat Kenny Omega di tahun 2019. Kemudian di Super Smash Bros. Ultimate, ia mendapatkan kostum Mii Gunner dan menjadi karakter Undertale pertama dan mungkin satu-satunya yang muncul di game Nintendo tersebut.

analisis-karakter-sans-gunner

Jika dilihat sekali lagi, faktor utama yang membuat ia tetap populer dan bahkan relevan hingga hari ini adalah banyaknya meme yang menggunakan model atau musik karakter ini. Tapi sekali lagi, ia tidak akan dilirik dan digunakan sebagai apapun hari ini jika kemunculannya tidak memberikan kesan. Untungnya sejak pertama kali muncul di Undertale tahun 2015 lalu, humor, musik, serta kekuatan Sans tetap membekas ingatan di banyak orang.

Baca juga: Analisis Pac-Man – Karakter yang Menepis Norma Video Game Di Era 80-an


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Kaoru

Hmmm...