5 Hal dari Serial Grand Theft Auto yang Perlu Ditingkatkan Lagi Ke Depannya


Ada beberapa hal dalam GTA perlu dilakukan perombakan. kira-kira apa ya?

Hal Buruk GTA

Grand Theft Auto merupakan salah satu serial game yang sangat fenomenal di mana game ini selalu berhasil mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para gamer. Memang bukan sesuatu yang berlebihan jika menjadikan Grand Theft Auto sebagai salah satu game yang selalu ramai ditunggu. Sejak sukses besar di PlayStation 2, Rockstar Games selalu melakukan improvisasi luar biasa.

Tapi sayangnya, ada beberapa hal yang sebenarnya tetap dipertahankan oleh Rockstar Games padahal sudah jelas jika hal atau mekanisme tersebut adalah mekanisme yang butuh penyempurnaan.

Kira-kira ada apa saja hal buruk di Grand Theft Auto yang sebenarnya mesti dilakukan perubahan! Ini ulasan lengkapnya.

1. Senjata yang Perlu Variasi Lebih Banyak Lagi

Salah satu yang butuh perubahan cukup besar dari Grand Theft Auto adalah soal variasi senjata baik range maupun melee. Kalian yang sadar pasti sudah paham jika variasi senjata di game ini sama saja dari seri ke seri.

Yang paling terasa adalah dari Grand Theft Auto IV ke V yang punya variasi senjata serupa dan jikalau berbeda, hanya berbeda sedikit. Intinya kamu pasti sudah bisa menebak bahwa senjata tier kelas atas pasti akan didominasi oleh rocket launcher, minigun, dan senjata berat lainnya. Begitu pula tier kelas senjata di bawahnya, kalau bukan assault rifle, shotgun, dan lain-lain.

BACA JUGA: Deretan Game dengan Pencapaian Trofi Platinum Tersulit di PS4

Dengan potensi next gen, Rockstar Games seharusnya bisa berbenah diri untuk menghadirkan variasi senjata yang lebih customized lagi sambil tetap mempertahankan jalur senjata realistis ala dunia nyata. Mungkin ke depannya kita bisa saja diberikan fitur gunsmith, agar dapat memodifikasi attachment senjata sedemikian rupa (ala Call of Duty atau Ghost Recon). Memasang senter ke pistol atau silencer ke assault rifle, kenapa tidak?

2. Keberadaan Karakter Wanita yang Menonjol

Keberadaan Karakter Wanita yang Menonjol

Karakter wanita memang bisa dibilang memiliki peran yang kurang di Grand Theft Auto. Padahal Rockstar bisa membuat satu karakter wanita yang memiliki peran yang cukup penting misalnya. Satu-satunya karakter wanita yang cukup memiliki dampak cerita di game GTA adalah Elizabeta Torres di Grand Theft Auto IV.

Selebihnya karakter wanita hanya menjadi pajangan yang dampaknya kurang menggigit di game ini. Memang bisa dimengerti mengapa Rockstar selalu menjadikan karakter minor.

Mungkin salah satunya adalah karena GTA adalah game yang identik dengan lelaki ditambah dengan temanya yang berada di seputar mafia yang tentu saja didominasi para laki-laki. Tetapi tidak ada salahnya juga bagi mereka untuk menghadirkan protagonis perempuan, agar perspektif ceritanya bisa dilihat lebih mendalam dari berbagai sisi.

3. Dunia yang Perlu Lebih “Dihidupkan” Lagi

Dunia yang Perlu Lebih "Dihidupkan" Lagi

Jika diperhatikan secara lebih detail, seri Grand Theft Auto belakangan ini memiliki kualitas kehidupan dunia yang kurang konsisten. Benar, memang di game ini kita disuguhi banyak aktivitas mulai dari mini games hingga kegiatan sampingan yang menarik. Tapi sadar atau tidak, harus diakui dunia yang diusung cenderung “kurang hidup” meskipun banyak NPC lalu lalang ke sana ke mari.

Yang menarik, Grand Theft Auto IV justru memiliki potret kehidupan urban yang sedikit lebih bagus dibandingkan GTA V. Di seri keempat, pemain bahkan bisa memasuki beberapa outlet restoranyang justru tidak bisa lagi dikunjungi di sekuel kelimanya, seperti Cluckin’ Bell, Burger Shot, dan lainnya.

Mungkin di Grand Theft Auto selanjutnya, Rockstar Games bisa meningkatkan opsi stranger mission dari NPC ala Red Dead Redemption 2 dengan intensitas yang cukup sering agar dunianya semakin menarik dijelajahi.

4. Pertempuran Melee yang Inovatif

Grand Theft Auto

Sadar atau tidak, gamer selalu fokus bersenang-senang dengan senjata range tanpa memperhatikan bahwa sebenarnya pertempuran melee di GTA butuh perbaikan signifikan. Melee di game ini sangat kaku dan terasa kurang natural. Apalagi jika pertempuran tangan kosong, sama sekali tidak fun.

Dengan menambahkan beberapa solusi, sebenarnya Rockstar Games punya potensi untuk membuat sistem pertarungan melee yang seru seperti yang dicoba oleh Sleeping Dogs di tahun 2012 silam.

Dengan sistem pertarungan melee yang asyik, bukan tak mungkin gamer nantinya akan lebih apresiatif jika diberikan pilihan lebih apakah mau fokus bertarung dengan tangan kosong atau tetap memakai senjata api.

5. Konsep Open World yang Butuh Inovasi Lebih

Konsep Open World yang Butuh Inovasi Lebih

Hal ini tidak berlaku pada GTA saja melainkan pada seluruh game Rockstar. Benar, mengusung open world dengan map besar, sepertinya GTA harus berbenah diri agar gamer tak gampang bosan ketika memainkan game ini. Ya, alih-alih memiliki banyak aktivitas atau hal menarik, kita hanya dipaksa dari titik A ke titik B yang memakan waktu sangat lama.

Dengan berbenahnya sejumlah seri game open world (seperti Assassin’s Creed yang menerapkan sistem RPG ke dalam game misalnya), seri GTA sudah sepatutnya melakukan perubahan besar terkait open world yang mereka miliki. Bukan malah terlalu fokus membuat konten untuk GTA Online, meskipun game tersebut memang laku dimainkan orang karena dijual sepaket dengan GTA V.

Game open world lain yang bisa dijadikan acuan soal ini adalah Watch Dogs Legion, di mana Ubisoft mencoba hal baru dalam memberikan pengalaman narasi karakter utama yang berbeda-beda kepada pemain. Konsep Watch Dogs Legion ini bisa menjadi lompatan menarik jika terbukti sukses di pasaran, dan jika hal itu terjadi, Rockstar perlu menggodok inovasi lain yang lebih berarti supaya bisa mengejar ketertinggalan Grand Theft Auto.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Will Ramos