Frictional Games, developer yang membuat salah satu game horor terbaik yaitu Amnesia: The Dark Descent dan game horor sci-fi terbaik yakni SOMA baru-baru ini telah mengumumkan sebuah game baru yang cukup menarik untuk kalian mainkan. Game baru yang diumumkan oleh Frictional Games adalah Amnesia: Rebirth yang merupakan seri baru dari Amnesia yang sudah cukup lama hiatus.
Selain merilis sebuah trailer singkat, ada beberapa hal menarik lainnya yang bisa kita ketahui dari game Amnesia: Rebirth. Beberapa hal menarik tersebut bakal Gimbot bahas satu per satu kepada kalian khususnya bagi pecinta seri Amnesia yang cukup legendaris itu.
1. Mengisahkan Hidup Survivor di Gurun Sunyi
Amnesia menjadi salah satu seri yang mengerikan karena mengambil sudut pandang horor bahwa sang jagoan yang kita mainkan sama sekali tak mampu melawan makhluk-makhluk supranatural yang dihadapi. Kini, rasa takut itu kembali dan tampil lebih mencekam di mana gamer bakal menjadi seorang bernama Tasi Tranon yang merupakan karakter baru.
BACA JUGA: Deretan Karakter Wanita Terbaik di Video Game Versi Gimbot
Tranon bakal berpetualang di sebuah gurun terpencil di Aljazair. Di sana, dia bakal berhadapan dengan makhluk yang mengancam hidupnya.
“Terletak di lanskap terpencil gurun Aljazair, permainan akan fokus pada karakter baru. Tasi Trianon saat ia memulai perjalanan mengerikan melalui kehancuran dan keputusasaan, teror dan rasa sakitnya untuk menjelajahi batas-batas seorang manusia,”
Melalui penuturan ini tentunya kita bakal kembali disuguhkan banyak sekali horor-horor berkelas dengan mekanisme yang mungkin akan serupa dengan pendahulunya.
2. Akan Rilis di Musim Gugur

Steam bakal menjadi pilihan platform rilis untuk game Amnesia: Rebirth. Selain rilis di PC, game ini tentunya bakal menyapa gamer juga di console PlayStation 4. Lantas kapan game ini bakal menyapa kalian? Hingga saat ini masih belum ada detail pasti kapan game ini bakal dirilis secara resmi dan pasti. Namun yang jelas, Frictional Games mengatakan bahwa game ini bakal rilis pada musim gugur 2020.
Tentunya dengan clue itu, kita bisa bersiap-siap dan memprediksikan bahwa game ini bakal dirilis antara bulan September, Oktober, atau November 2020. Karena menurut meteorologi, musim gugur terjadi antara rentang September hingga November. Selain itu, Halloween juga dirayakan di bulan bulan tersebut.
3. Memiliki Spesifikasi Minimum yang Ringan

Salah satu hal yang wajib diketahui oleh para pengguna PC adalah spesifikasi dari game yang satu ini. Ya, Amnesia: Rebirth memiliki spesifikasi PC yang cukup ringan untuk sebuah game yang dirilis di tahun 2020. Untuk prosesornya bahkan game ini hanya membutuhkan prosesor sekelas Intel Core i3 dengan GPU lawas GTX 460 atau Radeon HD 5750.
Satu-satunya yang cukup memberatkan adalah kalian setidaknya perlu storage sebesar 50GB untuk bisa menyimpan game ini di dalam PC kalian.
Spesifikasi Minimum Amnesia: Rebirth
- Requires a 64-bit processor and operating system
- OS: Windows 7 / 8 / 10, 64-bits
- Processor: Core i3 / AMD FX 2.4Ghz
- Memory: 4 GB RAM
- Graphics: OpenGL 4.0, Nvidia GTX 460 / AMD Radeon HD 5750 / Intel HD 630
- Storage: 50 GB available space
4. Memiliki Hubungan dengan The Dark Descent??
Hal yang menarik dari Amnesia selain dari kengerian yang diciptakan juga berasal dari jalan ceritanya yang cukup baik. Narasi yang ada di game ini dibangun dengan luar biasa. Yang menjadi pertanyaan adalah sama-sama diciptakan oleh Frictional Games, apakah game ini ada sangkut pautnya dengan game sebelumnya yaitu Amnesia: The Dark Descent? Jawaban dari pertanyaan ini memang belum bisa kita temukan sekarang-sekarang ini.
Namun jika menilik pada lore yang ada di Amnesia: The Dark Descent, kemungkinan Amnesia: Rebirth punya hubungan sedikit dengan game sebelumnya. Meskipun latar cerita yang ada di The Dark Descent ada di Prusia abad ke-19, namun game itu juga melibatkan Aljazair sedikit di mana Aljazair adalah tempat kalian berpetualang di Amnesia: Rebirth.
5. Akan Melampaui Pendahulunya

Hal menarik yang ada di game terbaru dari Frictional Games ini adalah bahwa mereka ingin membuat sesuatu yang lebih menyeramkan dari sebelumnya. Creative Director dari Frictional Games, Thomas Grip mengatakan bahwa Amnesia: Rebirth merupakan sebuah game yang lebih superior dibandingkan game terdahulu. Bahkan dia mengatakan game terbaru ini bakal meningkatkan banyak hal.
“Game ini meningkatkan semua yang sudah kalian lihat dari kami,”
Tentunya akan ada banyak pembaharuan dan terobosan baru yang dilakukan oleh Frictional Games untuk membuat game ini lebih baik dari sebelumnya.
“Ketika Amnesia: The Dark Descent meluncur, kami senang mendengar umpan balik pemain yang mengatakan orang tidak bisa melewati permainan karena mereka terlalu takut untuk melanjutkan. Tetapi, akhir-akhir ini, horor sederhana tidak cukup. Kami ingin membawa Anda melampaui horor dengan menciptakan banyak hal baru,”
