Memiliki PC yang punya performa luar biasa tentu menjadi keinginan semua orang. Dengan PC yang prima, kalian bisa melakukan apapun dengan optimal entah mengedit video, mengedit foto, hingga bermain game. Oleh sebab itu, Gimbot, di tahun 2019 ini memutuskan untuk melakukan upgrade PC mengingat prosesor arsitektur Haswell sudah cukup berat menjalankan program editing atau game.
Tadinya Gimbot menekankan budget sekitar Rp8,5 juta rupiah. Tapi sayangnya, karena sebuah keperluan yang cukup mendesak, Gimbot harus menurunkan budget menjadi sekitar Rp8 juta rupiah saja. Lantas yang menjadi pertanyaan, dengan uang segitu, upgrade PC seperti apa yang bisa Gimbot lakukan? Berikut ulasannya!
*Note: Semua part yang dibeli adalah baru, harga per 18 September 2019 dan dibulatkan
Spesifikasi PC Lawas dan Langkah Pertama

Sebenarnya PC lawas Gimbot masih cukup mampu untuk menjalankan program editing ringan. Tapi untuk bermain game, PC yang satu ini sudah harus menurunkan setting ke low-medium terutama untuk game-game yang keluar di tahun 2019 ini.
Karena hobi bermain game dan ingin mencoba arsitektur yang lebih muda, akhirnya di awal tahun 2019 Gimbot memutuskan untuk melakukan upgrade. Adapun spesifikasi PC lawas Gimbot sebagai berikut:
- Intel Core i5 4590 (Stock Cooling)
- RAM Geil Evo Potenza DDR3 1666 MHz 2x4GB
- HDD Toshiba 7200RPM 1TB
- Motherboard Asrock H81M VG4 Rev 2.0
- MSI Nvidia Geforce GTX 1050 TI 4GB
- Power Supply Super Flower Leadex Gold 550w 80+ Gold
- Casing Dazumba D’vito 685
Dengan spesifikasi di atas, mau tidak mau Gimbot harus melakukan full upgrade terutama dari sisi prosesor, RAM, dan Motherboard. Namun Gimbot juga berkeinginan untuk mengganti VGA card Gimbot dengan yang lebih mumpuni dari GTX 1050 TI.
BACA JUGA: Bikin Kesel, Ini 5 Bos Paling Susah Dalam Video Game
Untuk bisa menambah biaya upgrade, hal pertama yang dilakukan adalah dengan menjual beberapa hardware di atas. Motherboard, RAM, Prosesor, dan VGA jelas Gimbot masukan ke market place. Sedangkan Power Supply, Casing, dan HDD masih dipertahankan.
Tentu ada alasan kenapa Gimbot mempertahankan ketiga hardware tersebut. Tapi alasan yang utama adalah karena ketiganya masih bagus dan masih bisa digunakan dengan baik. Selain itu, mempertahankan ketiganya juga berarti menghemat budget.
AMD or Intel?

Di awal-awal, Gimbot cukup bimbang ingin menggunakan AMD atau Intel. Saat ini baik AMD dan Intel sama-sama bersaing ketat baik dari performa serta harga. Namun akhirnya Gimbot memutuskan untuk bersama AMD di tahun 2019 ini.
Selain penasaran dengan Ryzen, Gimbot juga ingin mencoba belajar melakukan overclocking. Karena yang Gimbot tahu dari forum, Ryzen memiliki overclocking ability yang cukup bagus. Di samping itu, upgrade path dari seri Ryzen juga cukup luas jika yang ingin dibeli adalah Ryzen generasi 2 atau generasi 3.
Pemilihan Part dan Future Upgrade

Gimbot akui, pemilihan part menjadi yang cukup membingungkan karena di tahun 2019 ini ada banyak sekali part-part dengan harga bagus tapi punya performance yang bagus juga. Selain itu, pada awalnya Gimbot ingin upgrade PC yang full RGB. Tapi sayangnya, ketersediaan part menjadi penghalang, hahaha.
Pertama-tama, part yang Gimbot pilih adalah prosesor yakni Ryzen 5 2600 yang harganya berada di angka Rp2 jutaan lebih sedikit. Kenapa Gimbot tidak membeli Ryzen 5 3600? Alasannya karena ternyata harga prosesor yang satu ini sudah berada di angka Rp3 juta rupiah sehingga keluar dari budget prosesor yang Gimbot patok.
Meski Ryzen 5 2600 prosesor keluaran tahun 2018, prosesor ini masih cukup mumpuni terlebih Ryzen 5 2600 diperkuat dengan 6 core 12 thread prosesor yang membuatnya mungkin akan maksimal saat menjalankan multitasking.

Setelah prosesor, Gimbot memilih motherboard dan akhirnya pilihan jatuhkan ke MSI B450 Gaming Plus Max. Awalnya, Gimbot mengincar MSI B450 Tomahawk Max karena motherboard yang satu ini cukup tahan dan kemampuan VRMnya juga jadi yang terbaik di kelasnya.
Tapi untuk MSI B450 Gaming Plus Max ini, fiturnya juga tidak berbeda banyak dibandingkan MSI B450 Tomahawk Max. Kenapa Gimbot memilih vendor MSI? Jawabannya karena di situ disediakan fitur Memory Tri It! Yang bisa menjadi solusi overclocking RAM yang mudah bagi pemula.
Harga MSI B450 Gaming Plus Max berada di angka Rp1,7jutaan.
BACA JUGA: 5 Karakter Anjing yang Populer dalam Video Game
Part selanjutnya yang Gimbot pilih adalah RAM. Untuk RAM, tadinya mencari yang RGB dengan kecepatan 3000MHz. Tapi sayang semua stok habis dan yang tersisa di kecepatan 3000MHz hanyalah ADATA Gammix D30. Gimbot membeli kit RAM 2×8 GB seharga Rp1,1 jutaan.

Di situs resmi ADATA, untuk Gammix D30 ini sih ditulisnya mampu dijalankan hingga 4600MHz. Tapi tentu untuk menjalankan RAM dikecepatan tinggi seperti itu bakal sulit menemukan konfigurasi yang tepat. Terlebih sistem yang Gimbot gunakan masih tergolong entry level.
Part yang Gimbot pilih selanjutnya tentunya adalah VGA Card. Pada awalnya Gimbot melirik Nvidia Geforce GTX 1660. Tapi sayangnya, ada kebutuhan lain yang jauh lebih penting sehingga harus menurunkan keinginan Gimbot meminang GTX 1660.

Pilihan yang paling logis berada di kisaran RX 580 yang punya performa cukup bagus meskipun masih ada di bawah GTX 1660. Gimbot melirik Sapphire RX 580 Nitro+ 8GB yang harganya berada di angka Rp3,1 jutaan. Kenapa Sapphire? Karena Sapphire Nitro+ memiliki clock yang lebih tinggi dibandingkan merk-merk yang lain.
Lantas part terakhir yang Gimbot pilih adalah SSD yang harganya cukup terjangkau. Gimbot belum tahu ingin mengambil apa. Tapi kemungkinan yang harganya tidak lebih dari Rp300 ribuan. Jika tidak menemukan SSD Nvme M.2, kemungkinan Gimbot bakal melirik SSD versi biasa saja.
Untuk kapasitas SSD, Gimbot ingin membeli yang sebesar 120GB karena hanya dialokasikan untuk sistem operasi saja.
Berikut Spesifikasi Lengkap usai Upgrade PC
- Ryzen 5 2600 – Rp2.050.000
- RAM ADATA Gammix D30 3000MHz DDR4 2x8GB – Rp1.120.000
- MSI B450 Gaming Plus Max – Rp1.750.000
- Sapphire Rx 580 Nitro+ 8GB – Rp3,150.000
- SSD 120GB – Rp300.000
- Super Flower Leadex Gold 550w 80+ Gold – Part lama
- Casing Dazumba Dvito 685 – Part lama
- HDD Toshiba 7200RPM 1TB – Part lama
Jadi untuk melakukan upgrade kali ini, Gimbot menghabiskan dana sekitar Rp8,3 juta rupiah. Untuk upgrade selanjutnya Gimbot kemungkinan bakal mengganti tiga buah fan casing yang punya RPM tinggi. Selain itu pendingin prosesor juga kemungkinan bakal diganti menjadi pendingin after market. Selain itu, penambahan SSD juga wajib dilakukan untuk memberikan ruang lebih besar untuk penyimpanan.
BACA JUGA: 5 Game Racing Terbaik Rekomendasi Gimbot untuk PC di Tahun 2019
Spesifikasi PC di atas juga seperti yang Gimbot bilang, masih memungkinkan untuk diupgrade ke spesifikasi yang lebih tinggi. Jika ada dana memungkinkan, setelah menambah fan, cooling, dan SSD, Gimbot masih bisa menambah kit RAM 2x8GB lagi agar RAM menjadi 32GB.
Selain itu, melakukan upgrade prosesor ke Ryzen generasi 3 juga masih sangat memungkinkan tentunya untuk dilakukan di masa depan mengingat MSI B450 Gaming Plus Max sudah kompatibel dengan Ryzen generasi ketiga..
Kesimpulan
Yak, mungkin itu saja cerita Gimbot ketika melakukan upgrade PC dengan budget Rp8 jutaan. Untuk performanya sendiri, masih belum diuji. Namun menurut prediksi Gimbot, spesifikasi di atas masih mampu menjalankan game dengan settingan high dengan frame rate yang nyaman.
