Terjerat Kasus Pedofilia, Sony Pecat Petinggi PlayStation Ini


Kasus predator memang tidak main-main, belum lama ini Sony pecat petinggi PlayStation setelah tertangkap kamera dan videonya dirilis publik

sony pecat

Senior Vice President Sony Interactive Entertainment, George Cacioppo telah dipecat dari pekerjaannya, setelah tertangkap kamera dirinya sedang menunggu untuk bertemu dengan bocah lelaki berusia 15 tahun pukul 4.30 malam waktu setempat. Video memalukan ini pertama kali diunggah lewat YouTube oleh channel People v. Preds dan telah ditonton hingga ratusan ribu kali.

BACA JUGA: Bocoran Fortnite Chapter 3 Terungkap, The Rock Kemungkinan Muncul di Akhir Season

Dalam video yang berdurasi singkat tersebut, George Cacioppo sedang berdiri di luar rumahnya, lalu sang kameramen terlihat berjalan ke arahnya dan memanggilnya dengan sebutan Jeff.

Diduga George Cacioppo memang menggunakan nama palsu untuk mencari korban laki-laki yang berusia di bawah umur lewat Grindr, sebuah aplikasi kencan untuk LGBT.



Keduanya sepakat untuk bertemu setelah sebelumnya bertukar foto dan pesan berbau seksual, di mana bukti screenshot-nya juga telah dibagikan oleh channel People v. Preds dalam deskripsi video dalam bentuk link Google Drive.

Bahkan sebelum bertemu, Cacioppo membagikan fotonya tepat sebelum bertemu agar sang korban lebih mudah untuk mengidentifikasi dirinya. Saat operasi penyergapan tersebut, Cacioppo terlihat tengah mengenakan t-shirt dengan logo PlayStation 5, lalu kameramen berusaha untuk mengajaknya bicara, namun Cacioppo segera menutup pintu rumahnya. Kameramen kemudian mengancam akan memanggil polisi ke rumahnya.

People v. Preds juga mengkonfirmasi bahwa informasi ini telah dibagikan ke kantor kejaksaan distrik San Diego County, Amerika Serikat.

Sebelum kasus ini muncul, George Cacioppo dikenal telah bekerja dengan Sony selama lebih dari delapan tahun dan menjabat sebagai Vice President of Engineering untuk PlayStation Network. Kabar Sony pecat petinggi PlayStation ini pertama kali dilaporkan oleh CNET, lewat sebuah pernyataan yang dikirim lewat email.

“Kami mengetahui situasinya dan karyawan yang bersangkutan telah diberhentikan dari pekerjaannya,” kata Sony

Sementara perwakilan dari channel People v. Preds juga telah memberi tahu Kotaku alasan kenapa informasi seperti ini tidak diserahkan ke pihak berwenang, tapi malah dirilis ke publik. Menurut mereka departemen kepolisian tidak bekerja dengan kelompok Cyber seperti mereka. Namun, mereka juga mengatakan bahwa bukti telah diserahkan kepada pihak berwenang.




Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Era