6 Subgenre Game Puzzle yang Layak Kamu Ketahui


Game puzzle tidak hanya tentang Tetris.

Video game puzzle adalah salah satu genre yang mungkin cukup populer di industri saat ini. Jenis teka-teki dapat menguji keterampilan pemecahan masalah, termasuk logika, pengenalan pola, pemecahan urutan, pengenalan spasial, dan penyelesaian kata. Beberapa yang terkenal antara lain Tetris dan Lemmings.

BACA JUGA: Ini 5 Game yang Bisa Bikin Kamu Jadi OP Banget!

Namun seiring berkembangnya video game, pada akhirnya ada berbagai subgenre game puzzle yang tercipta dari hasil modifikasi gameplay game puzzle dari masa ke masa. Untuk menambah wawasan kamu soal ini, Gimbot ingin membahas soal subgenre game puzzle yang layak kamu ketahui. Penasaran? Ini ulasan lengkapnya.

1. Physic Game

subgenre game puzzle

Physic game adalah jenis game puzzle logis di mana pemain harus menggunakan fisika dan lingkungan game untuk menyelesaikan setiap teka-teki. Physic game menggunakan fisika yang konsisten untuk membuat game lebih menantang. Kerennya, subgenre ini telah digunakan di dunia pendidikan untuk mendemonstrasikan prinsip-prinsip fisika.

Beberapa game yang berada di subgenre ini antara lain Portal, The Talos Principle, The Witness, Braid, Fez, World of Goo, Cut the Rope, dan projectile collision. Kemudian beberapa game yang memasukan unsur tabrakan dan proyektil seperti Angry Birds, Peggle, Monster Strike, dan Crush the Castle juga termasuk di dalamnya.

2. Exploration

subgenre game puzzle

Subgenre yang satu ini mencakup game point and click yang mirip dengan game adventure atau simulator jalan kaki biasa. Tidak seperti game puzzle lainnya, game ini umumnya membutuhkan penalaran induktif untuk dipecahkan.

Sifat yang menentukan adalah bahwa pemain harus bereksperimen dengan mekanisme di setiap level sebelum mereka dapat menyelesaikannya. Elemen teka-teki sering kali tidak memiliki konsistensi sepanjang permainan, sehingga membutuhkan tebakan dan pemeriksaan, serta eksplorasi untuk mengungkap lebih banyak teka-teki.

Beberapa game yang termasuk ke dalam genre ini adalah Myst, Limbo, The Dig, Monument Valley, dan game escape room seperti The Room.

3. Hidden Object

subgenre game puzzle

Subgenre hidden object atau disebut sebagai hidden picture atau hidden object puzzle adventure (HOPA) adalah subgenre dari game puzzle di mana pemain harus menemukan item dari daftar yang tersembunyi di dalam sebuah adegan. Tidak ada game spesifik terkait hal ini karena biasanya hidden object bisa berada di genre lain, tak hanya puzzle saja. Salah satu genre yang sering menggunakan subgenre ini adalah genre horor.

4. Tile-matching

Di subgenre tile-matching, pemain memanipulasi ubin agar menghilang sesuai dengan kriteria pencocokan. Genre ini dmulai oleh Chain Shot tahun 1985 dan ini mirip seperti Tetris. Genre ini mencakup game yang membutuhkan penukaran bidak seperti Bejeweled atau Candy Crush Saga.

Game yang mengadaptasi subgenre tile-matching adalah Mahjong Trails atau Zuma. Tetris juga termasuk pada subgenre ini karena memiliki model gameplay setipe meskipun ada beberapa perbedaan mencolok.

5. Coding

subgenre game puzzle

Ini merupakan salah satu yang cukup unik di mana subgenre coding adalah game puzzle logis yang membutuhkan elemen pemrograman. Contohnya termasuk The Incredible Machine, SpaceChem, dan Infinifactory.

6. Sokoban

subgenre game puzzle

Sokoban adalah subgenre puzzle di mana pemain mendorong kotak di sekitar gudang, mencoba membawanya ke lokasi penyimpanan. Permainan ini dirancang pada tahun 1981 oleh Hiroyuki Imabayashi, dan pertama kali diterbitkan pada bulan Desember 1982. Karena unik, game ini akhirnya disebut juga sebagai subgenre game puzzle.

Predikat ini mirip seperti Darksouls yang asalnya dari video game namun kemudian disebut menjadi salah satu subgenre aksi.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Will Ramos