Horor merupakan salah satu genre terbaik yang ada di industri game. Kerennya, game horor punya banyak fans setia yang masih bertahan hingga saat ini. Hal ini tidak lepas dari banyaknya sub-genre baru yang lahir dari core genre horor. Namun meski begitu, tidak banyak gamer yang tahu bahwa genre horor punya sub-genre yang beragam.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Game Resident Evil untuk Para Pemula
Gimbot kali ini ingin mengajak kamu untuk membahas mengenai deretan sub-genre horor yang wajib kamu ketahui. Penasaran apa saja deretan sub-genre horor yang wajib kamu ketahui? Berikut pembahasan lengkapnya.
1. Survival Horror

Salah satu sub-genre yang popular di dalam genre horor. Untuk sub-genre yang satu ini, pemain berfokus pada kelangsungan hidup karakter dalam latar horor mengerikan dengan sumber daya terbatas. Biasanya tema umum di dalam game ini seputar pada aksi melarikan diri atau bertahan hidup.
Seri Resident Evil dianggap menciptakan istilah tersebut dan berfungsi sebagai contoh utama dari game survival horror meskipun sebenarnya sebelum Resident Evil, ada beberapa game yang mengusung tema serupa tapi tidak sedetail Resident Evil. Adapun game survival horror terkenal lainnya adalah Alone in the Dark, Clock Tower, Fatal Frame, dan Parasite Eve.
2. Action Horror

Action horror adalah sub-genre horror yang mengedepankan unsur aksi baik dengan sudut pandang orang pertama atau ketiga. Setelah dirilisnya Resident Evil 4 tahun 2005, sub-genre action horror semakin berkembang. Sub-genre tersebut lebih fokus pada aksi dibandingkan menyelesaikan teka-teki atau puzzle. Contoh dari action horror antara lain The House of the Dead, serial Dead Space, serial Left 4 Dead, dan The Last of Us.
3. Psychological horror

Psychological horror merupakan sub-genre horor yang unik dan berbeda dibandingkan yang lain. Pasalnya, sub-genre ini dibuat untuk menakut-nakuti pemain melalui keadaan emosional, mental, atau psikologis daripada melalui monster atau ketakutan lainnya. Sub-genre ini menciptakan ketakutan tanpa pemain harus melihat monster atau hantu.
Selain itu genre ini tidak terlalu bergantung pada aksi dibandingkan dengan dua sub-genre di atas, melainkan memberikan waktu bagi pemain untuk mengeksplorasi dan menyaksikan peristiwa mengerikan di dalamnya. Seri Penumbra dan Amnesia adalah beberapa game psychological horror yang terkenal.
4. Jump scare horror

Jump scare horror merupakan sub-genre yang berfokus mengejutkan pemain ketika mereka tidak mengharapkannya, serta menciptakan rasa takut sambil mengantisipasi ketakutan berikutnya. Meskipun jump scare ada di sub-genre lainnya, namun sub-genre jump scare horror lebih dominan unsur menakut-nakutinya.
Sub-genre ini sering ditujukan untuk menghasilkan reaksi dari pemain, yang telah terbukti popular di era gaming modern. Beberapa game yang berada di sub-genre ini adalah Outlast, Dino Crisis, atau Resident Evil.
5. Reverse horror

Reverse horror mungkin bisa dibilang menjadi yang paling kurang populer dari sub-genre horor. Lantas sub-genre apa ini? Ini merupakan sub-genre melibatkan pemain yang menakut-nakuti orang lain, bukan pemain yang ditakuti.
Di sini kamu bisa punya kekuatan besar untuk menakut-nakuti orang lain. Umumnya ini merupakan game horor yang punya fitur online. Beberapa game reverse horror terkenal adalah Dead by Daylight dan Friday the 13th: The Game di mana kamu bisa mengontrol monster atau pembunuh yang mengejar pemain lain.
