Beberapa hari yang lalu kita sempat memberitakan adanya kejadian hack yang terjadi oleh oknum grup bernama Ransomed kepada perusahaan Sony. Awalnya pihak Sony sendiri tidak membantah ataupun mengkonfirmasi kebenaran dari serangan ini. Namun, mereka mengkonfirmasi kalau timnya akan melakukan investigasi secara tertutup.
Sekarang setelah semuanya sudah jelas, akhirnya Sony mengkonfirmasi kalau memang benar telah terjadi serangan hack yang terjadi. Adapun dampak yang terjadi karena serangan ini adanya 6,800 data pegawai dari Sony yang jebol dan sekarang menjadi tidak aman.
Informasi ini datang dari Bleeping Computer, dan sekarang pihaknya sudah mengkonfirmasi kebenarannya.
BACA JUGA: Bocor, Gameplay Call of Duty Modern Warfare 3 Sedang Diburu Activision!
Laporan dari Bleeping Computer ini juga mengatakan kalau sekarang pihak Sony sedang sibuk melakukan cek ulang. Semua data pegawai yang dinilai jebol dan dalam status berbahaya langsung dikontak oleh Sony untuk dimintai informasi dan statusnya bagaimana.
Sayangnya, dari pihak Sony sendiri mereka masih tidak banyak bicara mengenai adanya kasus ini.
Serangan ini ternyata bisa terjadi karena adanya kelemahan dari aplikasi software bernama MOVEit Transfer. Sebuah aplikasi yang digunakan oleh para pegawai dari Sony dan perusahaan besar lainnya. Sekarang kita juga tahu kalau dalang dibalik grup Ransomed ini juga adalah CL0P, dia adalah orang yang bertanggung jawab atas kejadian bocoran ini.
Keberlangsungan serangan ini masih bisa berubah seiring waktu berjalan, baik dari pihak Sony sendiri belum bisa mengkonfirmasi kalau permasalahan ini selesai.
Jadi, masih ada kemungkinan berita baru muncul terkait topik ini dalam waktu dekat.
Semoga saja tidak ada data penting dan berbahaya yang bocor atas kejadian serangan hacker ini.
