Sony Interactive Entertainment secara resmi merilis pernyataan untuk mengklarifikasi polemik mengenai sistem verifikasi lisensi digital yang sempat memicu perdebatan di kalangan pengguna PS4 dan PS5.
Dalam penjelasan resminya, Sony menyatakan bahwa sistem keamanan Digital Rights Management (DRM) yang mengharuskan konsol terhubung ke PlayStation Network (PSN) secara berkala merupakan bagian dari upaya global untuk memperkuat perlindungan hak cipta dan keamanan data pengguna.

Sony menekankan bahwa langkah ini krusial untuk mencegah aktivitas ilegal seperti pembajakan atau berbagi akun secara tidak sah, yang dapat merugikan ekosistem pengembang dan penerbit gim di platform mereka.
Meskipun menyadari adanya kekhawatiran mengenai aksesibilitas gim saat konsol berada dalam kondisi offline, Sony berargumen bahwa verifikasi berkala ini telah dirancang untuk berjalan secara efisien tanpa mengganggu kenyamanan bermain mayoritas pengguna yang memiliki akses internet.
Sony juga memberikan jaminan bahwa kebijakan ini terutama menargetkan konten digital baru dan tidak akan mengubah fungsi dasar gim fisik yang tetap dapat dimainkan sepenuhnya tanpa syarat login berkala.
Dengan pernyataan ini, Sony berharap dapat meredam kepanikan pasar sekaligus menegaskan arah kebijakan mereka yang semakin fokus pada keamanan infrastruktur layanan digital di masa depan.
