Setelah saga panjang lebar yang memakan waktu sampai tahunan, kemarin kita baru saja mendapatkan informasi kalau Microsoft telah memenangkan sidang. Adapun sidang yang dimaksud disini adalah permasalahannya yang ingin mengakuisisi Activision Blizzard. Awalnya ada pihak FTC yang menolak akan akuisisi ini, namun sekarang karena mereka kalah, Microsoft sudah mulai bisa bergerak, setidaknya untuk hasil sidang satu ini.
Namun, bukan hanya FTC Amerika Serikat saja yang keberatan akan akusisi ini, CMA dari Inggris juga ikut keberatan dan sempat melemparkan sidang yang sama. Akuisisi antara Microsoft dan Activision Blizzard ini bisa disebut sebagai akuisisi perusahaan game terbesar sepanjang sejarah mengingat skalanya. Jadi, walaupun Microsoft sudah mendapatkan lampu hijau dari Amerika Serikat, masih ada satu kasus lagi di Inggris yang harus menunggu hasilnya.
BACA JUGA: Call of Duty Resmi Berkolaborasi dengan The Boys, Bawa Homelander & Black Noir!
Lewat akun Twitternya, Phil Spencer selaku Boss besar dari Xbox menjelaskan kalau pihaknya senang mendengar hasil kemenangan mereka di sidang FTC ini. Beliau mengatakan kalau akusisi ini adalah langkah yang besar untuk industri game, dan perusahaannya juga bisa terus berkembang lagi. Xbox siap membawa gamenya secara lebih luas lagi, memberikannya kepada lebih banyak konsumen dan perangkat.
Kita semua tahu kalau Activision dan Blizzard sendiri adalah dua nama besar yang sudah sering kalian dengar di industri game. Ada banyak game besar yang berada di sayap mereka, dan sekarang bisa kalian bayangkan apa yang akan terjadi jika game ini dimasuki pengaruh dari Microsoft. Walaupun hasilnya masih menjadi tanda tanya, harapan besar yang positif untuk bisa dimaklumi.

Satu langkah besar telah didapatkan oleh Microsoft atas keinginan mereka untuk mengakuisi Activison dan Blizzard. Sekarang, mari kita tunggu saja hasil sidang satu lagi yang diadakan di Inggris, dimana kali ini Microsoft harus melawan pihak CMA. Hasil sidang ini diharapkan untuk berakhir dan kita akan mendapatkan hasilnya pada tanggal 4 Agustus mendatang.
