Kelebihan Uncharted Franchise yang Bikin Susah Dilupakan


Uncharted franchise menyimpan banyak sekali daya tarik. Lantas apa saja yang patut diketahui dari franchise ikonik ini?

Uncharted

Uncharted merupakan sebuah franchise yang menjadi andalan Naughty Dog, selain game The Last of Us. Cerita dari perjalanan seorang Nathan Drake ini wajib untuk diikuti setidaknya bagi penggemar console PlayStation.

Game ini berakhir di Uncharted 4: A thief’s End. Tapi meski begitu, ada satu seri lagi setelah seri pamungkas yakni Uncharted: A Lost Legacy yang menceritakan kisah Chloe Frazer dan Nadine Ross.

Sebagai sebuah franchise, nama dan kualitas dari Uncharted memang tak bisa diragukan lagi. Kualitas yang dibawanya selalu membuat gamer kagum. Bahkan untuk seri Uncharted 2: Among Thieves berhasil diganjar dengan predikat Game of the Year di masa lalu.

Sambutan Positif yang Berujung Laris

Game dengan cerita terbaik

Uncharted sejatinya bukanlah jenis game yang bisa dibilang baru di pasaran. Secara kasar, game ini sebetulnya memiliki premis yang mirip dengan game petualangan legendaris Tomb Raider. Bedanya, game ini mengusung Nathan Drake, sosok pemburu harta karun ala Indiana Jones yang melakukan perjalanan ke seluruh dunia demi mengungkapkan misteri sejarah peradaban kuno.

Uncharted awalnya muncul pada saat Sony getol “bereksperimen” melahirkan seri franchise game baru di masa peluncuran PlayStation 3. Game ini bersaing dengan franchise game eksklusif baru keluaran Sony lainnya seperti seri game superhero Infamous, dan game FPS Resistance.

Sejauh ini Uncharted sudah melahirkan banyak seri seperti Uncharted: Drake’s Fortune (2007), Uncharted 2: Among Thieves (2009), Uncharted 3: Drake’s Deception (2011), Unharted 4: A thief’s End (2016). Selain seri inti, ada juga seri-seri lainnya dari Uncharted misalnya Uncharted: Golden Abyss (2011), Uncharted: Fight for Fortune (2012), dan Uncharted: The Lost Legacy (2017).

Secara penjualan, Uncharted bisa dibilang sangat superior. Sebanyak 41 juta copy sukses terjual hingga menjadikannya salah satu game terlaris sepanjang masa. Para kritikus memuji Uncharted karena kualitas yang sempurna baik dari segi musik, gameplay, maupun visual.

Dahsyatnya Uncharted turut mempengaruhi penjualan PlayStation khususnya PlayStation 3 dan PlayStation 4. Sang pengembang, Naughty Dog, juga melesat naik namanya setelah franchise ini hadir.

Improvisasi Gameplay yang Terus Dipertahankan

Salah satu hal yang menarik untuk diulas dari Uncharted adalah bagaimana game ini berkembang dari seri pertama hingga seri-seri selanjutnya. Di seri awal, Uncharted hanya game yang memaksa gamer untuk melewati berbagai platform sambil menikmati cerita yang bagus.

Tantangan yang harus dihadapi meliputi, melompat, berenang, bergerak dengan tali, dan memanjat. Sebagai game aksi, puzzle dan sedikit pertempuran juga dihadirkan di sini. Di seri-seri selanjutnya, Uncharted menambahkan elemen untuk mengendarai mobil, naik perahu, dan aksi akrobatik menegangkan lainnya.

Di seri awal, eksplorasi yang dihadirkan juga cenderung minim namun selepas Among Thief’s, Naughty Dog membuat dunia Uncharted lebih luas bahkan cenderung sedikit membebaskan pemainnya untuk melakukan eksplorasi.

Eksplorasi lebih mendalam bisa dirasakan oleh gamer dikarenakan Naughty Dog memberikan dunia yang tentunya lebih luas dari sebelumnya. Luasnya dunia dari Uncharted semakin terasa hingga seri pamungkas.

BACA JUGA: 5 Protagonis Terbaik yang Pernah Dibuat Rockstar Games

Dari seluruh pembaharuan dan penyegaran yang dilakukan, salah satu langkah yang cukup layak untuk diapresiasi adalah langkah untuk mengembangkan mode multiplayer. Selepas seri kedua, mode multiplayer di Uncharted semakin disempurnakan

Contohnya adalah Mode multiplayer di seri keempat yang memperkenalkan mode baru bernama Survival, di mana gamer harus bertahan hidup dari kepungan lawan.

Dengan perubahan gameplay dari seri ke seri pada akhirnya membuat Uncharted terus menemui kesuksesan dan terhindar dari stagnansi yang menyebabkan gamer menjadi bosan.

Karakter dengan Pengisi Suara Luar Biasa

Yang menjadikan franchise ini berkualitas tak lain salah satunya adalah pengisi suara yang juga dahsyat. Nama-nama seperti Nolan North, Emily Rose, Richard McGonagle, dan Claudia Black cukup membuat Uncharted tampil serealistis mungkin.

Menariknya, Nolan North pernah berdialog dalam Bahasa Indonesia di game Uncharted pertama. Dengan voice acting yang bagus, Uncharted memabwa kita kepada pengalaman yang lebih dalam, apalagi Uncharted merupakan sebuah game aksi.

Bagi saya pribadi, menikmati Uncharted sama seperti menikmati sebuah film aksi dengan budget yang sangat fantastis.

Latar Belakang Dunia Asli nan Menakjubkan

Scene paling menegangkan

Salah satu daya tarik lainnya yang membuat franchise Uncharted dekat dengan para gamer adalah latar belakang lokasi dunianya yang asli dan menakjubkan. Di Uncharted: Drake’s Fortune, game ini dimulai dari lepas pantai Panama, kemudian berlanjut di hutan hujan Amazon, dan berakhir ke sebuah pulau yang belum dipetakan di lepas pantai Amerika Selatan.

Berlanjut ke seri kedua di mana tempatnya berada di Dataran Tinggi Tibet di Cina paling selatan, sebuah museum di Istanbul, hutan-hutan Kalimantan, dan lanskap perkotaan Nepal.

Di seri ketiga, Naughty Dog semakin berani untuk bereksplorasi soal tempat. Di game ini ada tempat seperti London, Kolombia, château di Prancis, Syria, Yaman, dan gurun yang luas di Rub ‘al Khali.

Di seri keempat, tempat-tempat seperti Italia, Skotlandia, Madagaskar, dan beberapa pulau di Samudra Hindia juga dimasukan demi menggambarkan apa itu Libertatia. Untuk membuat lanskap seperti ini, tim pengembang melakukan perjalanan untuk penelitian lapangan dengan menggunakan pemandu wisata, sejarawan, dan mengambil banyak foto serta video demi mencapai akurasi yang sempurna.


Pentombled

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.