Sejarah Xbox: Asal-usul Console yang Lahir dari Tangan Microsoft!


Penasaran dengan asal usul pengembangan Xbox? Simak artikelnya di sini!

Asal usul pengembangan Xbox dimulai ketika pasar industri game dikuasai oleh trio pemain veteran dari Jepang, yaitu Sony, Sega, dan Nintendo. Karakter ikonik yang dimiliki oleh masing-masing platform menjadi salah satu alasan dibalik suksesnya mereka bertahan. Sebut saja Crash Bandicoot, Sonic, dan Mario.

Di sisi lain, Amerika hanya memiliki Atari atau lengkapnya Atari Jaguar sebagai console video game rumahan yang dikembangkan oleh Atari Corporation. Atari sendiri sempat mendominasi pasar industri game dengan memosisikan diri sebagai console video game 64-bit pertama yang pernah ada lewat Jaguar.

Namun, rumitnya arsitektur multi-chip, banyaknya bug pada hardware, dan minimnya developer support tools membuat pengembangan game menjadi sulit. Terlebih, kurangnya kontribusi dan dukungan dari pihak ketiga membuat Atari jatuh.

Lalu, bagaimana cerita asal usul pengembangan Xbox dalam menancapkan taringnya di industri game demi menghentikan dominasi Sony dan Nintendo? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Microsoft Mengalami Stagnasi di Windows

asal-usul-pengembangan-xbox

Tidak diragukan lagi, berbicara Microsoft adalah berbicara tentang Windows. Microsoft menjalankan bisnisnya berdasarkan visi sang Founder, Bill Gates “computer in every living room” yang memungkinkan semua orang dapat memiliki komputer di rumahnya dan dapat bekerja langsung dari ruang tamu.

Lihat saja bagaimana, Microsoft Office dan Microsoft Exchange sukses menjadi primadona sebagai aplikasi produktivitas kerja yang sangat digemari oleh masyarakat. Microsoft juga menjadi semakin kaya berkat Windows 95 dan 98 yang menguasai pasar teknologi.

Masalahnya, di akhir tahun 90-an, Windows mengalami stagnasi. Microsoft tidak memiliki roadmap yang jelas untuk langkah besar ke depan bagaimana mengoptimalkan sistem operasi ini. Di sisi lain, Microsoft sedang khawatir tentang console video game terbaru dari Sony, yaitu PlayStation 2 yang dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2000.

Kelemahan Windows sebagai Bahan Belajar

asal-usul-pengembangan-xbox

Sebelumnya, tidak ada yang menyangka bahwa console video game akan menjadi ancaman bagi Windows. Tetapi dengan console terbaru dari Sony yang memiliki fitur pemutar DVD bawaan, Microsoft melihat ancaman serius seperti peran console yang nantinya akan menggantikan komputer sebagai perangkat multimedia di ruang tamu.

Microsoft juga memiliki beberapa masalah mulai dari banyaknya orang yang frustasi untuk menunggu boot Windows sesaat setelah dihidupkan dan masalah klasik Blue Screen of Death atau disingkat Blue Screen. Blue Screen ini adalah layar yang menampilkan informasi bahwa komputer sedang crash akibat ketidakstabilan sistem dalam bekerja seperti membuka banyaknya aplikasi yang membutuhkan file yang sama.

Jika ingin sukses di rumah dan di ruang tamu, Microsoft jelas harus bertindak cepat terutama jika ingin tetap menguasai ruang tamu dengan slogan miliknya. Tidak memiliki ide pembaruan berarti awal kehancuran Windows.

Rapat Eksekutif yang Menandai Ide Awal Console Game milik Microsoft

asal-usul-pengembangan-xbox

Xbox Original, Xbox 360, dan Xbox One sejatinya tidak akan ada jika bukan karena rapat pertemuan antara Bill Gates dan lima jajaran eksekutif Microsoft pada musim semi 1999. Berbeda dari format presentasi biasanya, Microsoft mengadakan kegiatan “Open Space” yang memungkinkan masing-masing peserta mengusulkan ide untuk perusahaan.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah ide dari Hardware VP Rick Thompson: Bagaimana dengan console game? Robbie Bach selaku Microsoft VP (dan nantinya Xbox Leader) menaruh perhatian lebih terhadap ide ini. Menurut Bach, Thompson memiliki informasi mengenai “garage shops” (tim yang mengerjakan berbagai hal di Microsoft) milik Microsoft yang dapat membantunya menjalankan proyek console game ini.

Mereka adalah orang-orang dari tim console game 3D0, tim pengembang internet WebTV, dan tim pengembang internal software DirectX. Rencana Thompson ini juga sebagai rencana untuk menghadapi rencana Sony untuk memasuki ruang tamu milik Microsoft dengan PlayStation 2 miliknya.

Pertaruhan Microsoft dari Software ke Hardware

asal-usul-pengembangan-xbox

Sebelumnya, Microsoft menjanjikan bahwa Windows 95 akan menjadi surga bagi para gamer di PC. Lihat bagaimana DOS sukses menjalankan game seperti Doom dan Quake. Microsoft lantas menciptakan DirectX, satu set antarmuka pemrograman aplikasi (API) yang memudahkan developer untuk bekerja di Windows. Windows Games Software Development Kit (SDK) diluncurkan pada bulan September 1995 dan menjadi dari Windows 95 OSR2 dan Windows NT.

Namun, ekspektasi tidak berjalan sesuai harapan. Banyak developer game tidak percaya dengan platform Windows yang satu ini terkait keamanan data dan privasi. Microsoft menjawabnya pada tahun 1996 di Game Developer Conference untuk meyakinkan mereka dan berhasil. Tahun 1998,  Microsoft memutuskan untuk mengembangkan semua game di DirectX.

Melanjutkan cerita di atas, tim yang beranggotakan empat orang dari DirectX ditugaskan untuk menciptakan perangkat keras yang disebut dengan DirectX Box. Pertaruhan Microsoft ini adalah langkah berani oleh yang diambil oleh perusahaan yang dikenal dengan software, bukan hardware.

Microsoft Memulai Pengembangan Xbox

asal-usul-pengembangan-xbox

Banyak yang khawatir dengan langkah Microsoft ini. Semua industri sudah sangat paham bagaimana Microsoft menjalankan strategi bisnisnya: melihat orang lain melakukan sesuatu yang sukses, menirunya, dan berharap dapat menghancurkan mereka. Sesuatu yang nantinya terjadi dengan kasus Nokia dan Skype.

Awalnya, sangat susah meyakinkan Bill Gates terkait proyek ini. Bill Gates hanya memikirkan Windows dan ragu untuk memasuki pasar console video game. Akhirnya, tim DirectX Box meyakinkan bahwa gagasan asli untuk proyek ini adalah menjadikan Windows di PC yang dimodifikasi sehingga membuatnya sangat mudah bagi developer untuk merancang game baik di console atau PC dengan efektif .

Dengan alasan memperbaiki ekosistem Windows, Gates menandatangani konsep tersebut dan menamakan proyeknya dengan nama Xbox. Kejadian ini juga berlangsung saat Steve Ballmer menjabat sebagai CEO. Microsoft mencoba berbagai hal mulai dari membeli Sony PlayStation dan Nintendo 64 saat itu, tetapi tidak menemukan ide. Bahkan pengembangan perangkat televisi dari WebTV juga tidak berjalan mulus

Proyek Xbox Berubah Haluan, Bill Gates Marah Besar

asal-usul-pengembangan-xbox

Setahun setelah proyek Xbox berlangsung, tidak ada kode yang dijanjikan yang membuatnya dapat bekerja dengan Windows. Dana sebesar $500 juta juga telah digelontorkan untuk proyek ini. Hasilnya nihil. Hal ini membuat Bill Gates sangat marah.

Namun, karena semua jajaran eksekutif dulu telah setuju bahwa console game adalah bisnis yang layak untuk perusahaan, proyek tetap dilanjutkan. Terlebih, ancaman jika nantinya pasar dunia industri game dikuasai Sony, alarm bahaya benar-benar akan menjadi mimpi buruk bagi Microsoft.

Akhirnya, Xbox dijalankan tanpa Windows sama sekali, melainkan antarmuka khusus yang menggunakan DirectX. Keempat orang di tim DirectX Box (Kevin Bachus, Seamus Blackley, Ted Hase, dan Otto Berkes) bersama dengan Ed Fries selaku Head of Microsoft Game Publishing Division adalah tokoh di balik layar keberhasilan ini. Di akhir 1999, Bill Gates berbicara tentang console Xbox di event Game Developer Conference 2000.

Xbox Original Resmi Dirilis

Pada tahun 1999, developer Bungie Studios mempresentasikan game first-person shooter milik mereka yang disebut Halo di hadapan para reporter dan sukses membuat semuanya berdecak kagum. Pada bulan Juli, Steve Jobs, memamerkan game Halo di event Macworld sehingga membuat semua orang berpikir Halo akan berjalan pada Windows dan Mac OS, dan Mac OS sebagai platform yang layak untuk game.

Tentu saja, Microsoft tidak membiarkan hal tersebut terjadi. Microsoft mengakuisisi Bungie Studios sebesar $30 juta pada Juni 2000 dan Halo menjadi game eksklusif Xbox saat diumumkan di event E3 2000. Puncaknya, Di event Consumer Electronic Show (CES) pada Januari 2001, Bill Gates dengan bantuan Dwayne “The Rock” Johnson naik ke panggung untuk memamerkan Xbox Original untuk pertama kalinya dan mengumumkan tanggal rilisnya pada 14 November 2001 di Toys R Us Times Square sebagai tuan rumah peluncuran resmi.

Xbox dibanderol seharga $299 dan dirilis di Amerika Utara dengan Halo: Combat Evolved sebagai game eksklusifnya. Sega Dreamcast saat itu telah meninggalkan pasar, tetapi Sony PlayStation 2 sedang menikmati status sebagai console penjualan terbesar sepanjang masa dengan total terjual sebanyak 150 juta unit di seluruh dunia. Xbox sendiri hanya terjual 1 juta unit dalam tiga minggu.

Xbox Menorehkan Sejarah di Industri Game

asal-usul-pengembangan-xbox

Berikutnya adalah perilisan di Jepang pada bulan Februari 2002 dan Eropa pada bulan Maret yang memaksa Microsoft harus membuka gudang di kedua lokasi tersebut. Akhirnya, pada bulan April, Microsoft memotong harga Xbox menjadi $199. Artinya, tidak ada untung dari penjualan Xbox.

Xbox memberikan banyak pengalaman pertama bagi Microsoft di industri game. Console pertama dengan hard drive, kemampuan untuk menyalin musik dari CD, dan kualitas suara Dolby Digital. Apa yang kurang? Game online. Untungnya, Microsoft bertindak cepat. Xbox Live diluncurkan pada bulan November 2002 yang memungkinkan pemain bermain multiplayer dengan pemain lainnya. Lebih dari 150.000 orang mendaftar pada minggu pertama dan hari ini, telah memiliki 46 juta anggota.

Hasil akhirnya, Xbox Original terjual 24 juta unit. Memang sangat jauh sekali jika dibandingkan dengan Sony PlayStation 2 yang terjual 155 juta unit. Tetapi hal ini menegaskan bahwa Xbox sebagai pesaing yang layak untuk Sony. Tanpa membuang waktu, di awal 2003, Microsoft mengerjakan proyek Xbox berikutnya dengan nama sandi “Xenon.”

BACA JUGA: Starter Pack Xbox One untuk Gamer Indonesia

Penasaran dengan kelanjutan cerita mengenai Xbox di dunia industri game? Simak di artikel sepak terjang Xbox berikutnya!


Arya Adhitya

Game Enthusiast yang jatuh cinta dengan dunia industri gim dan game development. Gim favorit yang dimainkan adalah Gears of Wars, State of Decay, Warframe, The Uncharted.