Riot Games Rekrut Veteran Blizzard untuk Kembangkan MMO League of Legends


Here we go.

Kabar menarik datang dari pengembangan proyek MMORPG Riot Games yang sudah lama dinantikan. Baru-baru ini, Riot secara resmi menarik Raymond Bartos, sosok veteran yang sebelumnya menjabat sebagai Lead Producer untuk World of Warcraft di Blizzard.

Bergabungnya Bartos sebagai Senior Game Producer menjadi langkah strategis bagi Riot untuk memperkuat tim pengembang semesta Runeterra. Di sana, ia akan kembali bekerja sama dengan mantan koleganya, Orlando Salvatore, yang sudah lebih dulu pindah untuk menangani sisi teknis proyek ambisius ini.

Kehadiran talenta kelas kakap dari Blizzard ini seolah memberikan jawaban atas kekhawatiran para fans setelah Riot mengumumkan fase reset pengembangan pada tahun 2024 lalu. Langkah ini menunjukkan bahwa Riot sangat serius ingin menciptakan standar baru dalam genre MMORPG, bukan sekadar mengikuti tren yang sudah ada.

Dengan pengalaman Bartos dalam mengelola salah satu MMO terbesar di dunia, banyak yang berekspektasi bahwa fase produksi proyek ini akan berjalan lebih solid dan terarah di bawah kepemimpinannya.

Meskipun detail gameplay maupun tanggal rilis masih disimpan rapat, perekrutan besar di awal tahun 2026 ini memberikan sinyal positif bahwa proyek MMO League of Legends masih hidup dan terus dikembangkan.

Bagi komunitas, ini adalah bukti nyata bahwa Riot sedang membangun tim impian demi mewujudkan dunia Runeterra yang luas dan imersif. Kini, mata industri game tertuju pada bagaimana kombinasi tangan dingin para mantan pengembang World of Warcraft ini akan membentuk masa depan dunia League of Legends.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Junior

Demen game kompetitif, kayak Dota dan League of Legends.