Dalam beberapa bulan ini sepertinya ada banyak game gacha yang bisa kamu coba dan mainkan. Banyak di antaranya juga dipromosikan secara cukup agresif dan terlihat menarik paling tidak dari segi visual.
Sayangnya tidak semuanya punya kualitas yang oke dari segi gameplay.
Ketika pertama kali rilis, Neural Cloud cukup menarik perhatian saya karena dikembangkan oleh developer yang membuat Girls Frontline. Mengingat game tersebut cukup dikenal, saya jadi sedikit yakin bahwa game baru ini bisa memberikan pengalaman yang menarik. Ternyata anggapan tersebut tidak salah.
Rogue-Like Berpadu dengan Auto-Battler

Neural Cloud adalah perpaduan dua genre yaitu rogue-like dan sedikit elemen yang mirip dengan game auto-battler seperti Auto-Chess. Paduan tersebut, ditambah dengan power system dalam permainannya, ternyata mampu memberikan pengalaman gameplay strategis yang cukup menarik.
Satu level merupakan sebuah dungeon panjang yang terdiri dari rentetan ruangan bercabang. Untuk menjajal satu level, kamu bisa membawa maksimal delapan unit dalam satu tim. Setiap menyelesaikan satu ruangan, kamu akan maju ke ruangan berikutnya hingga mencapai ruangan bos dan menyelesaikan level.
Menyelesaikan setiap ruangan tidak hanya memberikan progres saja.
Kamu juga akan mendapatkan power-up yang akan memperkuat pasukanmu. Power-up yang kamu dapatkan akan berbeda dan acak, jadi kamu harus memahami efek setiap pilihan power-up yang kamu dapatkan.

Elemen gameplay rogue-like ini menarik karena tidak semua ruangan punya isi yang sama. Ruangan yang paling umum akan berisi musuh biasa, tapi kadang kamu akan menemui ruangan dengan musuh yang lebih sulit. Lalu akan ada saat di mana kamu masuk ke ruangan yang hanya memberikanmu power-up tanpa harus bertarung, atau bahkan memberikanmu heal yang signifikan. Ini artinya dengan rencana yang tepat dan pengambilan power-up yang tepat, kamu bisa menjajal ruangan yang lebih sulit dari level/kekuatan pasukanmu.
Sensasi menjajal tantangan yang sulit ini bisa terwujud karena sistem combat Neural Cloud yang cukup solid. Layaknya game auto-battler, sebelum bertarung, kamu bisa memasang lima dari delapan unit yang kamu bawa ke dalam permainan. Setiap unit punya peran dan kekuatan yang berbeda, ada yang berfungsi sebagai tank, carry jarak dekat, sniper, hingga healer. Tugas pertamamu adalah menentukan posisi yang tepat untuk unit yang kamu bawa.
Setelah itu kamu tinggal membiarkan pasukanmu bertarung secara otomatis.

Setiap unit juga punya jurus pamungkas yang terisi seiring combat, dan kamu sebagai “komandan” juga punya sejumlah skill yang membantu pasukanmu dalam combat. Jika digunakan dalam timing yang tepat, kamu bisa melibas lawan dengan mudah bahkan jika lawanmu sebenarnya jauh lebih kuat. Artinya sepanjang permainan, keputusan kapan menggunakan ability dan punya siapa yang akan kamu gunakan bisa menentukan jalannya combat.
Keseruan ini juga ditambah dengan ragam musuh dan arena pertarungan yang kamu jumpai.
Akan ada saat di mana kamu harus memasang lebih satu healer tambahan, atau memasang lebih banyak unit jarak dekat, atau sebaliknya memasang lebih banyak sniper.

Artinya siapa yang kamu bawa sebelum masuk ke satu level, siapa yang kamu pasang dalam combat dan posisinya, power-up yang kamu ambil, serta skill yang kamu gunakan dan kapan akan selalu menentukan jalannya pertarungan. Secara tidak langsung unit mana saja yang kamu upgrade akan menentukan kapabilitas pasukanmu.
Singkatnya, setiap elemen permainan, mulai dari persiapan hingga satu keputusan dalam combat harus kamu pertimbangkan dengan baik dan rewarding. Ini kemudian diimbangkan dengan sistem upgrade yang cukup fair dan mudah didapat.
Dari segi gameplay saja, Neural Cloud jelas akan menjadi game yang betah dimainkan oleh penggemar game strategi. Bahkan saking serunya, hingga saat ini saya sama sekali tidak tahu alur cerita game ini karena selalu ingin langsung masuk ke dalam gameplay. Jadi jika kamu sedang mencari game gacha strateg yang rewarding tapi tidak terlalu sulit, kamu layak mencoba game ini.
