Ketika pertama kali diumumkan, game mobile Goddess of Victory: Nikke langsung menarik perhatian. Alasannya juga cukup jelas: game ini punya fanservice yang tergolong cukup agresif. Jika di game gacha pada umumnya kamu mendapatkan fanservice dari kostum atau ilustrasi karakter, di sini kamu bisa melihatnya ketika sedang bermain.
Tapi fanservice jelas bukanlah hal yang asing bagi pemain game gacha mobile. Puluhan kostum di game sepeti Azur Lane dan semua event musim panas di semua game gacha bertema anime harusnya membuat pemain di genre ini sudah cukup kebal dengan fanservice.
Pertanyaannya tentu saja, apalah game ini menawarkan sesuatu yang lebih dari fanserice?
Lebih Dari Sekadar Fanserice, Tapi Tidak Menawarkan Hal Menarik

Kami tidak akan berkomentar mengenai desain karakter di game ini. Mengingat game ini pede mengedepankan fanservice karakter di materi promosi awal, tidak bisa dipungkiri bahwa karakter-karakter di Nikke memang menarik untuk dipandang.
Kabar baiknya adalah, dari segi gameplay, Nikke menawarkan lebih dari sekadar fanservice. Namun jika dibandingkan dengan game lain, saya rasa kamu tidak bisa berharap banyak. Meskipun mengaku sebagai shooter, game ini pada akhirnya lebih mirip ke idle game.
Nikke adalah game shooter dengan sistem cover. Buat kamu yang pernah bermain di arcade dan/atau game jadul, bayangkan Time Crisis atau Virtua Cop tapi dengan perspektif orang ketiga dan musuh yang lebih banyak.
Dalam satu misi, kamu bisa memasukkan lima karakter. Sepanjang misi, kamu akan mengendalikan satu karakter.
Kamu bisa memilih siapa yang ingin kamu kendalikan kapan saja, sementara karakter lain akan menyerang secara otomatis. Untuk menembak, kamu tinggal menekan dan menggeser jarimu untuk menggerakkan crosshair dan menembak. Untuk berlindung, kamu tinggal melepas jarimu dari layar.

Karakter dalam game ini memengang jenis senjata yang berbeda, masing-masing efektif di jarak yang berbeda. Selain itu mereka juga menyandang elemen, peran sebagai attacker/defender/support, serta giliran penggunaan special. Salah satu daya tarik utama gameplay Nikke adalah meramu komposisi tim yang tepat agar bisa menyelesaikan misi secara efektif.
Sayangnya ketika mulai bertempur, game ini tidak menawarkan banyak hal yang menarik. Memang, saat bertempur kamu harus berlindung ketika lawan akan menyerang atau mengambil alih kendali karakter dengan senjata lain untuk situasi tertentu.
Tapi di luar itu, saat bertempur kamu tidak perlu mengambil banyak keputusan krusial. Apalagi di sini kamu juga bisa mengaktifkan fitur Auto dan membiarkan AI bertarung untukmu.
Tidak hanya itu, ketika stuck di level yang sulit, satu-satunya solusi adalah membuat karakter atau tim kamu jadi lebih kuat.
Ada banyak cara untuk membuat tim kamu jadih lebih kuat, mulai dari menaikkan level karakter, menaikkan level skill, hingga memasang dan upgrade equipment. Namun sumber daya yang kamu perlukan untuk itu sangatlah terbatas. Jadi jika stuck karena masih kurang kuat tapi sudah kehabisan sumber daya, kamu hanya bisa menunggu beberapa jam dan mendapatkan jatah sumber daya yang kamu dapatkan secara otomatis.

Karena penasaran, saya mencoba untuk menjajal level yang syarat kekuatan timnya sedikit lebih tinggi dari yang saya punya. Namun setelah menggunakan mayoritas karakter dengan elemen dan senjata yang direkomendasikan, saya tetap kesulitan dan gagal bahkan setelah mencoba mengendalikan karakter secara manual.
Terakhir, meskipun punya kemampuan dan serangan yang berbeda, beberapa musuh di Nikke sangat sulit dibedakan. Ini membuatmu kesulitan menentukan siapa yang harus jadi prioritas. Lalu karena musuh yang ada jumlahnya biasanya banyak, kamu akan sering kesulitan mengidentifikasi apa yang terjadi dan ke mana proyektil serangan lawan melayang.
Ini sekali lagi membuatmu harus membuat karaktermu lebih kuat agar kamu tidak perlu mengkhawatirkan serangan lawan.
Ironisnya, karena ketergantungan pada kekuatan ini, justru gameplay utama Nikke-lah yang membuat game ini jadi kurang menarik. Untuk sekarang, karena masih baru ditambah ceritanya cukup menarik, saya sendiri masih akan memberikan Nikke satu atau dua bulan, paling tidak sampai saya bisa menyelesaikan cerita utamanya serta mendapatkan dan mencoba sebanyak mungkin karakter. Tapi setelah itu, saya ragu game ini akan bertahan lama di perangkat

Luu aja mainnya noob