Menjajal Demo Resident Evil Village – Bukan Omong Kosong!!


Akhirnya kami mendapat kesempatan untuk mencoba demo Resident Evil Village. Hasilnya, game ini memang benar-benar ambisius!

Demo Resident Evil Village

Beberapa hari lagi gamer bakal kedatangan salah satu game paling ambisius di tahun 2021. Game ini adalah Resident Evil Village. Capcom sudah berkali-kali menyajikan detail mulai dari digelarnya sejumlah showcase sampai kepada pemberian demo secara langsung untuk para gamer.

Kami yang menggunakan platform PC akhirnya berkesempatan untuk mencoba demonya. Capcom menyediakan dua demo RE Village yaitu Village demo dan Castle demo. Keduanya memiliki latar belakang yang berbeda meski dari sisi mekanisme gameplay memiliki kesamaan.

Setelah mencoba game ini selama satu jam, bisa dibilang Capcom memang tidak omong kosong untuk mengatakan bahwa game ini diplot sebagai game yang harus melampaui seri Resident Evil manapun. Lantas bagaimana penilaian kami setelah mencobanya? Berikut ulasan lengkapnya!

Cerita yang Diangkat Lebih Gelap

demo resident evil village

Resident Evil 7 yang dirilis beberapa tahun lalu memiliki jalan cerita yang cukup baik. Bisa dibilang, RE Village adalah versi super dari Resident Evil 7 di mana kita bakal dibawa untuk menghadapi kultus atau keluarga yang sangat berbahaya, jauh lebih berbahaya dari keluarga Baker.

Bahkan salah satu anggotanya yang bernama Mother Miranda dianggap semacam dewa oleh orang-orang yang menghuni Village di game ini. Untuk keluarga Dimitrescu sendiri, Mother Miranda semacam big boss-nya dan semua tunduk kepadanya.

Selain itu, di dalam game ini kita juga disoroti mengenai kegetiran dan kebingungan Ethan Winters. Perasaan Ethan dibuat segelap dan sedepresi mungkin dengan kejadian yang menimpa keluarganya di game ini. Cerita dibuat semakin gelap dengan diaplikasikannya kematian random dari karakter-karakter yang Ethan temui.

Dari sisi cerita, RE Village cukup luas dan menarik dengan sejumlah twist serta kebingungan-kebingungan yang menyertainya.

Eksplorasinya Memang Luas

Damn! Nyaris setiap laci di dalam ruangan bisa dibuka di dalam game ini. Itu artinya, kalian benar-benar harus mengecek satu per satu setiap kemungkinan untuk mencari item kunci untuk melanjutkan progress permainan.

Eksplorasi memang menjadi identitas dari franchise Resident Evil. Tapi untuk Village, skalanya lebih luas. Gamer harus dipaksa untuk menyisir tiap area demi melakukan eksplorasi. Jika rajin dan detail melakukannya, kalian bakal mendapatkan hadiah yang setimpal, misalnya senjata dengan damage besar.

Ketika di ruangan terbuka seperti demo Village, game ini akan menjadi seperti semi open world. Di map besar itu, wilayah dibagi menjadi beberapa bagian dengan satu pintu utama untuk melanjutkan permainan. Pintu utama ini tidak bakal terbuka dengan mudah karena ada sejumlah puzzle yang menyertainya.

BACA JUGA: Sejumlah Tips Pemula Bagi Kamu yang Bermain AC Valhalla

Sensasi memainkan game ini ketika memasuki wilayah terbuka mirip-mirip dengan Metro: Exodus tapi minus puzzle-nya saja. Eksplorasinya serupa tapi dengan pendekatan lebih detail dan bebas. Kerennya, alih-alih meninggalkan eksplorasi detail ini di ruangan tertutup seperti di Castle Dimitrescu misalnya, Capcom tetap mengharuskan kalian untuk eksplorasi.

Kalian tetap harus menyelesaikan puzzle tertentu, mengumpulkan item, dan tentu saja mencari jalan keluar yang cukup membingungkan. Semua semakin menantang karena gamer tidak pernah tahu apa yang bakal menghadang mereka di depannya.

Bukan untuk Para Penakut!

Dari segi atmosfer permainan, game ini masih menggunakan pendekatan yang sama dengan Resident Evil 7. Banyak ketidakpastian yang harus kalian hadapi karena kita tidak pernah tahu apa yang berada di balik pintu ketika melakukan eksplorasi.

Bahkan di wilayah seterbuka Village sekalipun, Capcom masih bisa menyematkan sejumlah jumpscare kepada gamer. Sudah pasti, dengan atmosfer yang mereka tawarkan, game ini bukan untuk para penakut.

Karena jika takut memainkannya, kalian akan kesusahan untuk melanjutkan progress permainan. Apalagi game ini membutuhkan eksplorasi serta penyelesaian puzzle yang mengharuskan kalian menyisir tiap map.

Kesimpulan

Dari apa yang kami rasakan, game ini masih membawa sejumlah mekanisme permainan dari Resident Evil 7. Misalnya dari segi combat, game ini akan sangat familiar dengan kalian yang sudah sering memainkan game Resident Evil.

Tapi Capcom juga memasukan sejumlah hal baru seperti model inventory yang mirip dengan Resident Evil klasik sampai kepada pendekatan yang lebih mengarah pada semi open world. Dari sisi cerita, game ini juga lebih gelap di mana kalian akan disuguhi beragam kesadisan.

Dari demo yang diberikan Capcom, mereka memang ambisius dan tidak omong kosong mengenai game tersebut.


Azzizil Adam

Pencinta musik keras yang hobi main game! Orangnya fun, gak neko-neko.