Review Atelier Ryza 3: Alchemist of The End & The Secret Key


Sebagai penutup sebuah trilogi, Atelier Ryza 3 memberikan petualangan yang menarik dengan map yang lebih besar dan fitur yang lebih banyak.

review-atelier-ryza-3-featured

Tidak bisa dipungkiri bahwa Atelier Ryza adalah trilogi tersukses sepanjang sejarah serial Atelier. Karena itu tidak heran juga jika Ryza kemudian menjadi karakter utama di ketiga trilogi tersebut, sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh GUST selaku developer.

Atelier Ryza 3: Alchemist of The End & The Secret Key kembali menghadirkan pengalaman yang kurang lebih sama: petualangan JRPG yang ringan dengan karakter yang menarik. Namun kali ini petualangannya terasa jauh lebih besar dengan dunia yang sangat luas.

Bertemu Teman Lama dan Baru

review-atelier-ryza-3-cutscene

Cerita Atelier Ryza 3 mengambil tempat kurang lebih satu tahun setelah game kedua. Ketika melindungi pulau kampung halamannya, Ryza mendengar bisikan misterius yang memintanya membuat sebuah kunci. Dari situ, ia memulai petualangan yang sekaligus menutup semua misteri dan teka-teki yang ada di dunianya sejak game pertama.

Sepanjang perjalanan kamu Ryza bertemu banyak karakter. Geng kesayangannya yaitu Lent, Tao, dan Klaudia kembali menemaninya. Beberapa karakter yang ada di game sebelumnya seperti Patricia, Empel, dan Lila juga kembali hadir. Lalu ada juga beberapa karakter baru seperti Federica, Dian, dan juga Kala.

review-atelier-ryza-3-tekstur

Jujur saja, plot utama Atelier Ryza 3 yaitu misteri di balik kunci yang ia buat awalnya menarik. Namun lama kelamaan kamu diperkenalkan dengan terlalu banyak istilah, dan ceritanya lama-lama jadi terlalu rumit dan menjemukan diikuti. Untungnya perjalananmu tidak melulu mengarah ke situ. Sepanjang cerita tetap ada dan banyak momen yang ringan seperti memecahkan konflik di kota atau meyakinkan NPC untuk membiarkan satu karakter untuk berpetualang bersamamu.

Dunia di Atelier Ryza 3 sendiri sangatlah luas. Kamu punya lebih dari tiga area besar, masing-masing dengan map yang cukup luas untuk kamu jelajah. Selain itu game ini juga punya sangat banyak side quest dan cut scene sampingan, semuanya membantumu mengenal lore game atau karakter-karakternya lebih jauh lagi. Konten sampingan inilah yang jadi salah satu faktor saya menghabiskan waktu sangat lama di satu tempat sebelum mau melanjutkan cerita.

review-atelier-ryza-3-party

Karakter-karakter yang menemani Ryza juga tidak kalah menarik. Berkat banyak cut scene sampingan, masing-masing karakter mendapatkan momen untuk berinteraksi satu sama lain. Semua ini memang tidak membuat cerita utama Atelier Ryza 3 menarik, tapi sebagai gantinya kamu bisa menikmati banyak interaksi menarik. Mengingat Atelier sendiri memang adalah game dengan nuansa yang rileks, interaksi-interaksi ini justru lebih ditunggu.

Alchemy yang Tidak Ada Habisnya

review-atelier-ryza-3-overworld

Secara gameplay sistem crafting atau Alchemy adalah daya tarik dan jadi poros utama di semua game Atelier, begitu juga di Atelier Ryza 3. Kamu bisa mengambil berbagai macam sumber daya berupa bahan baku dari banyak objek mulai dari potongan kertas di lantai sampai pohon. Bahan-bahan baku ini punya banyak atribut mulai dari elemen hingga efek pasif.

Bahan baku ini akan kamu gunakan untuk membuat berbagai macam hal, mulai dari consumable item, equipment, hingga bahan baku yang baru. Lebih dari setengah masalah di dalam cerita game ini juga dipecahkan dengan membuat item lewat Alchemy.

review-atelier-ryza-3-crafting

Sistem Alchemy di Atelier Ryza 3 tetap seru dan membuatmu bisa menghabiskan waktu sangat lama. Kamu memasukkan bahan baku sesuai dengan atribut yang cocok. Semakin bagus kualitas bahan bakunya, semakin bagus juga kualitas dan kekuatan barang yang kamu buat. Jika barang tersebut adalah equipment atau consumables sepert peledak, kamu tentu bisa membuatnya jadi lebih kuat.

Sebagai poros utama game-nya, sistem Alchemy ini sekali lagi bisa menyita sangat banyak waktu. Membuat satu barang adalah proses bongkar pasang bahan baku agar bisa mendapatkan item dengan kualitas terbaik tanpa membuang potensi bahan baku yang kamu miliki. Setiap kali menemukan bahan baru, kamu akan penasaran apakah kamu bisa menggunakannya untuk untuk membuat item baru. Seiring progres bahan baku yang kamu ambil juga jadi lebih beragam dan berkualitas. Kamu dijamin akan sering bolak-balik hanya untuk membuat item via Alchemy.

review-atelier-ryza-3-combat

Sistem Alchemy ini juga berdampak ke combat. Seprti yang kami sebutkan, equipment dan item yang kamu gunakan di combat harus kamu buat sendiri via Alchemy. Seiring progres, kamu harus membuat equipment atau item baru yang lebih kaut agar bisa mengimbangi musuh.

Sistem combat Atelier Ryza 3 sekilas terlihat rumit, tapi sebenarnya cukup mudah dipahami. Menganut sistem active time battle, tugasmu adalah merotasi antara menyerang, mengeluarkan skill, dan menggunakan item. Menyerang memberikanmu poin yang mengizinkanmu menggunakan skill, menggunakan skill memberikan poin untuk menggunakan item, dan item adalah senjata terkuat yang bisa menghasilkan damage sangat besar terutama jika kamu membuat item berkualitas tinggi.

review-atelier-ryza-3-skill-tree

Karena menganut sistem active time battle dengan mekanisme yang mirip QTE, combat Atelier Ryza 3 jauh dari membosankan. Sistem ini juga membuatmu bisa mengalahkan musuh yang mungkin lebih kuat dari level karakter-karaktermu. Dua hal yang mungkin jadi kekurangan adalah beberapa area penuh dengan musuh, dan karena semuanya langsung mengejarmu jika mendekat, akan ada momen di mana kamu hanya ingin farming bahan baku tapi diganggu karena monster ini. Selain itu jika menghadapi dua musuh atau lebih, akan ada musuh yang tidak masuk dalam kameramu, jadi kamu tidak tahu ke mana musuh tersebut menyerang, padahal di sini kamu bisa melakukan block.

Kunci Memecahkan Semua Masalah?

review-atelier-ryza-3-kunci

Atelier Ryza 3 memperkenalkan satu mekanisme unik yang melibatkan kunci. Sepanjang perjalanan, kamu bisa membuat kunci unik, entah lewat combat atau berinteraksi dengan landmark tertentu. Kunci ini punya banyak fungsi di hampir semua aspek permainan.

Ketika menjelajah seperti biasa, kamu akan menemukan titik yang bisa kamu akses dengan kunci untuk mendapatkan bahan baku. Dalam combat, kunci ini akan memberikanmu buff sementara dan bisa menyerang dengan lebih cepat. Lalu ketika membuat item via Alchemy, kunci ini akan memberikan berbagai bonus mulai dari menambah jumlah item yang kamu buat hingga meningkatkan kualitas item-nya.

review-atelier-ryza-3-item

Secara keseluruhan, kunci ini adalah pelengkap dan/atau alat bantu yang berguna dan membuka opsi atau potensi baru di gameplay-mu. Namun kamu tetap bisa menjajal semua tantangan di game ini meskipun tidak sering menggunakan kunci ini.

Sayangnya efek kunci yang kamu dapatkan bersifat acak. Artinya kamu bisa saja membutuhkan kunci yang membantumu membuat item yang lebih bagus, tapi RNG berkata lain. Masalahnya adalah untuk membuat kunci yang bagus juga perlu item khusus yang dibuat via Alchemy. Beberapa kali saya harus membuat bahan baku untuk mendapatkan kunci yang sama sekali tidak bisa digunakan.


Satu-satunya kritik yang harus kami lontarkan ke game ini adalah (sekali lagi) grafis atau visualnya. Meskipun secara keseluruhan terlihat oke dan cukup indah, visual game ini jelas jauh dari sebutan modern, bahkan untuk sebuah game Switch. Tidak hanya itu, desain monsternya juga cenderung mononton dan hanya seringkali hanya mengganti warna saja.

Terlepas dari itu, Atelier Ryza 3 tetap sukses menjadi penutup untuk trilogi Secret ini. Meskipun tidak terlalu menarik, ceritanya merampungkan petualangan Ryza dan teman-temannya. Gameplay-nya juga diekspansi lebih jauh lagi, baik dari ukuran map, durasi, hingga fitur yang tersedia. Lalu sekali lagi sistem crafting atau Alchemy-nya selalu menjadi penyita waktu yang sangat menarik. Jika kamu mencari game JRPG yang santai dan punya sistem crafting yang sangat seru, Atelier Ryza 3 wajib kamu mainkan.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Kaoru

Hmmm...