Rekap Berita Esports dalam Sepekan – 4 Mei 2020

Pekan ini cukup mengecewakan dengan tiga kompetisi akbar yang batal. Tapi ada kabar gembira yaitu prestasi tim PUBG Mobile dalam negeri.


Kembali lagi bersama Gimbot dalam rubrik Rekap Berita Esports dalam Sepekan, edisi tanggal 4 Mei 2020. Seperti biasa, dalam artikel rutin ini kamu bisa mengikuti perkembangan terbaru dunia esports baik dari dalam maupun luar negeri.

Berita esports pekan ini kebanyakan cukup mengecewakan, dengan tiga kompetisi akbar level dunia terpaksa batal gara-gara COVID-19. Akan tetapi setidaknya masih ada kabar gembira dari dalam negeri, karena tim PUBG Mobile lokal kita berhasil meraih prestasi di turnamen tingkat regional. Simak di bawah.

Bigetron Raih Runner-Up di Ajang PMPL SEA Finals Season 1

Sumber: Bigetron Esports

Tiga tim PUBG Mobile asal Indonesia baru saja menghadapi tim-tim dari berbagai negara lainnya wilayah Asia Tenggara. Mereka bartarung di ajang PUBG Mobile Pro League SEA Finals Season 1, pada hari Minggu tanggal 4 April 2020 kemarin. Perwakilan Indonesia terdiri atas Bigetron RA, Morph Team, serta ONIC Esports.

Kali ini Indonesia harus puas duduk di peringkat dua, karena raihan posisi pertama direbut oleh tim Malaysia yaitu Yoodo Gank. Penampilan Yoodo Gank memang sangat meyakinkan dengan keberhasilan mereka Chicken Dinner hingga lima kali. Bigetron RA mengekor di belakangnya, sementara Morph Team singgah di peringkat 6 dan ONIC Esports di peringkat 16.

Semoga prestasi ini bisa semakin ditingkatkan di kompetisi regional berikutnya. Kamu bisa menonton highlight pertandingan di channel YouTube PUBG Mobile Indonesia.

EVO 2020 Ditiadakan dan Diganti dengan Turnamen Online

Sumber: EVO

Wabah COVID-19 yang masih berjalan akhirnya berdampak juga pada turnamen game fighting akbar dunia, Evolution Championship Series (EVO). Tadinya EVO 2020 akan diadakan di akhir bulan Juli, namun kini pantia terpaksa membatalkannya. Hal ini diumumkan lewat akun Twitter resmi EVO pada tanggal 2 Mei kemarin.

Sebagai gantinya, panitia EVO berencana mengadakan turnamen lain secara online. Belum ada detail lebih lanjut tentang “EVO online” ini, tapi sejumlah orang dari komunitas fighting telah menyuarakan kekhawatiran mereka. Pasalnya, beberapa judul game yang awalnya direncanakan tampil di EVO 2020 terkenal punya koneksi online yang kurang baik. Apakah judul-judul ini tetap akan dipertandingkan, atau diganti dengan game lain yang lebih nyaman untuk main online?

Fortnite World Cup Batal, Semua Turnamen Fortnite Pindah Online

Sumber: EssentiallySports

Masih senada dengan kabar sebelumnya, turnamen Fortnite tingkat dunia yaitu Fortnite World Cup 2020 juga akhirnya terpaksa dibatalkan. Tadinya event ini akan digelar di bulan Juli, namun rencana tersebut harus berubah. Pembatalan ini punya dampak signifikan karena Fortnite World Cup adalah salah satu turnamen esports terbesar dunia dan juga salah satu yang paling mainstream di barat.

Tak hanya itu, Epic Games juga mengumumkan perombakan roadmap untuk seluruh kompetisi sepanjang 2020. Semua event yang tadinya direncanakan secara offline akan dipindah menjadi turnamen online (kecuali Fortnite World Cup yang dihapus). Termasuk di antaranya adalah Fortnite Champion Series (FNCS) Invitational, Fortnite Cash Cup, dan lain-lain.

Turnamen Dota 2 The International Diundur ke Tahun 2021

Sumber: Valve

Satu lagi turnamen akbar yang baru-baru ini diumumkan batal akibat COVID-19 adalah The International 2020. Turnamen Dota 2 tingkat dunia ini biasanya digelar di kuartal ketiga setiap tahunnya, namun untuk tahun 2020 tampaknya tak memungkinkan. Pihak panitia mengaku telah mencoba mencari alternatif untuk menjalankannya, namun tetap tidak bisa menggelarnya sebelum tahun 2021.

Battle Pass yang biasanya dirilis berbarengan dengan The International tetap akan ada, dan 25% dari hasil penjualan Battle Pass itu juga tetap dikumpulkan sebagai prize pool untuk turnamen ini nantinya. Valve juga akan melakukan perombakan terhadap struktur kompetisi Dota Pro Circuit agar sesuai dengan kondisi kesehatan dunia saat ini.


Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.