Rekap Berita Esports dalam Sepekan – 29 Juni 2020

Pekan ini ada kabar tentang esports kriket global pertama di dunia, tim-tim Indonesia yang bertarung di Razer SEA Invitational, dan lainnya.


Kembali lagi bersama Gimbot dalam rubrik Rekap Berita Esports dalam Sepekan, edisi tanggal 29 Juni 2020. Seperti biasa, dalam artikel rutin ini kamu bisa mengikuti perkembangan terbaru dunia esports baik dari dalam maupun luar negeri.

Pekan ini banyak kabar tentang kiprah organisasi esports lokal di kancah global. Baik itu dalam wujud ekspansi ke negara lain seperti Aura Esports, ataupun partisipasi di turnamen tingkat regional seperti turnamen yang digelar Razer. Simak juga beberapa perkembangan esports luar negeri yang tak kalah menarik di bawah.

Jumlah Anggota IESF Mencapai 72 Negara

Sumber: IESF

International Esports Federation alias IESF adalah organisasi global yang didirikan pada tahun 2008 untuk mengangkat esports sebagai sebuah olahraga di mata dunia. Organisasi ini memiliki markas di Korea Selatan, dan telah menggelar berbagai program menarik, termasuk turnamen antarnegara serta kolaborasi untuk mempromosikan esports di lingkungan sekolah.

Baru-baru ini, IESF kedatangan lima negara baru sebagai anggota. Mereka terdiri dari negara Brunei Darussalam, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Peru, serta San Marino. Dengan bergabungnya negara-negara tersebut, saat ini total anggota IESF telah mencapai 72 negara. Menurut Boban Totovski, Board Member dan Director of Memberships di IESF, syarat menjadi anggota IESF cukup ketat, dan ia berharap anggota baru ini bisa membantu pertumbuhan organisasi ini serta ekosistem esports secara global.

Aura Esports Rambah Filipina, Akuisisi Tim Sunsparks

Sumber: Aura Esports

Salah satu tim esports tanah air yaitu Aura Esports baru-baru ini mengumumkan ekspansinya ke negara Filipina. Mereka mengakuisisi tim bernama Sunsparks di negara tersebut, dan mengubahnya menjadi tim bernama Aura PH. Lewat usaha baru ini, Aura Esports ingin membantu para talenta muda untuk mencapai potensi penuh mereka sambil terus berbagi dengan para Aurafam (penggemar Aura Esports).

Sunsparks sendiri adalah tim Mobile Legends yang berhasil menjadi juara MPL Filipina dua musim berturut-turut (Season 4 dan Season 5). Mereka terdiri dari enam orang, yaitu Jaypee, Renzio, Greed, Kielvj, Killuash, dan Rafflesia. Bagaimana sepak terjang Aura PH dan Aura Esports di Indonesia sendiri ke depannya, kita tunggu saja bersama.

Esports Olahraga Kriket Global Pertama Diluncurkan

Sebagian di antara pembaca Gimbot mungkin bahkan tidak pernah mendengar apa itu olahraga kriket (cricket). Wajar, sebab memang olahraga ini tidak begitu populer secara global. Kriket hanya populer di beberapa negara tertentu, seperti Inggris, India, Selandia Baru, Irlandia, dan sebagainya. Pada intinya, kriket adalah olahraga lempar-tangkap bola menyerupai bisbol, namun dengan bentuk lapangan, aturan, serta perlengkapan berbeda.

Kini kriket akan memiliki turnamen esports global pertama di dunia, dengan nama Ecricket World Series. Turnamen ini akan dimulai pada tanggal 1 Agustus 2020, dan dimainkan menggunakan game Real Cricket 20 yang ada di iOS dan Android. Tentu saja karena masih ada pandemi, penggelarannya dilakukan secara online.

Razer Gelar Turnamen Esports Asia Tenggara, Indonesia Kirim 4 Tim

Sumber: Razer

Razer yang merupakan perusahaan produsen perangkat gaming ternama dunia baru saja meluncurkan turnamen esports dengan skala regional Asia Tenggara (SEA). Digembar-gemborkan sebagai “turnamen SEA terbesar tahun ini”, turnamen ini diikuti oleh lebih dari 400 tim dan lebih dari 3000 atlet dari 10 negara. Turnamen ini bernama Razer SEA Invitational 2020 dan digelar secara online mulai tanggal 26 Juni 2020.

Ada 3 game yang dipertandingkan di Razer SEA Invitational 2020, yaitu Dota 2, Mobile Legends: Bang Bang, dan PUBG Mobile. Dikabarkan oleh IESPA, ada 4 tim asal Indonesia yang turut berpartisipasi. Di cabang PUBG Mobile ada 2 tim yaitu Red Rocket dan Dranix Esports. Di cabang Dota 2 ada tim Army Geniuses. Sementara di cabang MLBB diwakili oleh tim Rimo Batara. Tim-tim tersebut dipilih lewat seleksi ajang IES Smartfren yang berlangsung di beberapa provinsi.


Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.