Kebijakan radikal Rockstar Games yang menyingkirkan disc dari boks retail Grand Theft Auto VI rupanya berbuntut panjang.
Alih-alih meredam kekhawatiran soal kebocoran gim, keputusan untuk hanya menyertakan selembar kode download di dalam versi fisik ini justru memicu gelombang perlawanan dari lini depan distribusi retail gim itu sendiri.
Bagi para kolektor dan pencinta rilisan fisik, membeli gim dalam bentuk boks tradisional bukan cuma urusan kepraktisan agar bisa langsung main.
Ada nilai sentimentil sebagai barang koleksi, jaminan hak kepemilikan mutlak atas barang yang sudah dibayar mahal, hingga kebebasan untuk sekadar meminjamkan atau menjualnya kembali sebagai gim bekas.

Ketika esensi tersebut dicabut dan diganti dengan secarik kertas kode, boks fisik otomatis kehilangan daya tariknya.
Merespons keresahan konsumennya, dua toko retail kecil di benua Amerika secara berani mengambil sikap tegas untuk memboikot penjualan GTA VI.
Retailer pertama adalah Video Games Plus, sebuah toko gim independen asal Toronto, Kanada. Mereka secara terbuka menyatakan menolak untuk memajang dan menjual GTA VI di etalase mereka jika produk fisik tersebut ujung-ujungnya hanya berisi kode digital “ompong”.
Langkah boikot serupa juga disuarakan oleh Loot Box Gaming, retailer gim yang berbasis di Delaware, Amerika Serikat. Pihak toko menilai bahwa sebuah produk yang dilabeli sebagai rilisan fisik semestinya tetap menghormati hak-hak konsumen yang sudah bersedia keluar uang demi mendapatkan kepemilikan barang yang nyata secara fisik.

Secara matematis, keputusan mogok jualan dari dua toko retail independen ini memang kemungkinan besar sama sekali tidak akan menggoyang atau berdampak besar pada angka penjualan global GTA VI yang diprediksi bakal tetap meledak.
Namun, aksi berani dari Video Games Plus dan Loot Box Gaming ini sukses menjadi simbol perlawanan nyata yang mewakili jeritan hati para gamer tradisional di tengah arus industri gim modern yang semakin dipaksa bergerak ke arah full digital.
Dengan jadwal rilis yang masih tertarget pada 19 November 2026 mendatang, drama perdebatan soal nasib kotak fisik tanpa disc ini tampaknya bakal terus membara sampai hari peluncuran tiba.
