Bandai Namco dan Slightly Mad Studios telah mengumumkan sekuel baru dari seri Project CARS. Game ini rencananya akan dirilis pada musim panas tahun 2020 (sekitar Juni-Agustus), dan akan tersedia untuk platform PS4, Xbox One, serta PC via Steam. Masih sama seperti dua game pendahulunya, Project CARS 3 juga tetap fokus pada pengalaman balap mobil yang realistis.
Slightly Mad Studios mempertahankan performa mobil yang dirancang autentik mendekati aslinya, ditambah dengan kualitas visual yang semakin nyata. Terdapat lebih dari 200 mobil berlisensi dalam Project CARS 3, serta 140 sirkuit balap lengkap dengan efek cuaca serta pergantian waktu siang dan malam yang berputar 24 jam.

Fitur baru yang hadir dalam game ini adalah Career Mode, di mana kamu bisa memiliki garasi pribadi untuk mengoleksi mobil-mobilmu. Semakin banyak kamu memenangkan balapan, kamu akan bisa mendapatkan suku cadang untuk upgrade, meningkatkan kecepatan serta performa handling tiap mobil sesuai keinginan.
BACA JUGA: Xenon Racer, Game Balap Keren yang Sering Membuat Orang Salah Paham
Kustomisasi mobil tidak berhenti di performa saja. Project CARS 3 juga menghadirkan fitur kosmetik untuk mengubah penampilan mobilmu. Termasuk di antaranya mengganti ban, pelek, dan sebagainya. Slightly Mad Studios ingin pemain bisa menciptakan “persona pahlawan balap” sesuka hati, dan merasakan serunya kehidupan pembalap sungguhan.

Ada satu tambahan lagi yang mungkin bisa membuat penggemar senang atau kecewa. Slightly Mad Studios mengembangkan Project CARS 3 dengan paradigma sedikit berbeda. Mereka bukan cuma fokus pada simulasi, tapi juga ingin meningkatkan unsur fun serta aksesibilitas, sehingga mereka menambahkan sejumlah fitur untuk membantu memudahkan permainan para gamer pemula.
Salah satu bentuknya adalah sistem kontrol yang kini dibuat lebih nyaman dan lebih menyenangkan, juga sistem assist yang bisa diatur sendiri intensitasnya. Fitur yang benar-benar baru bernama First Time User Experience akan membantu pemain dari segala level kemampuan untuk menikmati balapan di Project CARS 3 dengan lebih mudah.

Bagi penggemar hardcore yang menghargai tingkat kesulitan, fitur-fitur pembantu mungkin bisa membuat mereka kecewa. Tapi sebenarnya fitur ini sifatnya opsional. Gameplay inti dalam Project CARS 3 tetap menonjolkan realitas, baik dari segi kecepatan hingga simulasi tabrakan serta senggolan antar mobil. Apalagi kini Slightly Mad Studios menjanjikan AI musuh yang lebih cerdas, jadi tantangan itu akan tetap ada.
“Realisme dan keaslian tetap menjadi inti dari franchise ini, tapi kami menambahkan sejumlah pilihan baru untuk memastikan Project CARS 3 juga jadi game yang paling aksesibel di sejarah franchise ini. Kami sangat tak sabar ingin menunjukkan game Project CARS baru kami kepada para fans franchise ini, juga kepada mereka yang siap untuk merasakan pengalaman balap terbaik,” ujar Ian Bell, CEO Slightly Mad Studios.
