Pragmata Berpotensi Memiliki Ending yang Mengharu Biru?


Jangan, please.

Sejak pertama kali diperkenalkan oleh Capcom, Pragmata telah mencuri perhatian bukan hanya karena visual next-gen yang memukau, tetapi juga karena atmosfer misterius yang menyelimutinya.

Menjelang perilisannya pada 17 April 2026, spekulasi mengenai arah ceritanya mulai bermunculan. Pertanyaan besarnya: Apakah petualangan Hugh dan Diana akan berakhir dengan senyuman, atau justru sebuah perpisahan yang tragis?

Salah satu kiasan paling kuat dalam industri gaming, seperti yang kita lihat di The Last of Us atau God of War, adalah hubungan antara seorang pelindung yang tangguh dan seorang anak kecil yang rapuh.

Dalam Pragmata, Hugh digambarkan sebagai sosok astronot yang siap menerjang bahaya demi keselamatan Diana. Secara naratif, pola ini sering kali berujung pada pengorbanan besar.

Tidak menutup kemungkinan Hugh harus memberikan segalanya—termasuk nyawanya—untuk memastikan Diana bisa mencapai tempat aman di Bulan atau memperbaiki realitas yang hancur.

Diana bukanlah anak biasa. Kemampuannya berinteraksi dengan teknologi dan kehadirannya di tengah Bumi yang “kosong” mengisyaratkan bahwa ia adalah kunci dari keselamatan umat manusia.

Ada teori yang menyebutkan bahwa Diana mungkin harus “menyatu” kembali dengan sistem pusat atau mengorbankan eksistensi fisiknya untuk memulihkan dunia.

Jika ini terjadi, Hugh akan dibiarkan bertahan hidup namun dalam kesepian yang mendalam di kehampaan luar angkasa. Akhir yang bittersweet seperti ini biasanya jauh lebih membekas di hati pemain daripada happy ending yang klise.

Setiap trailer Pragmata selalu menonjolkan visual Bumi yang ditinggalkan dan luar angkasa yang dingin. Atmosfer yang sunyi dan terisolasi ini secara psikologis menyiapkan pemain untuk sebuah konklusi yang “berat”.

Capcom dikenal sangat mahir dalam membangun momen emosional dalam judul-judul besar mereka. Dengan karakter Diana yang sangat mudah disukai, Capcom memiliki semua bahan yang diperlukan untuk membuat para gamer meneteskan air mata saat credit scene mulai berjalan.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Junior

Suka banget main game terutama game kompetitif kayak League of Legends dan Dota.