Di konferensi CES 2022 Sony akhirnya memperkenalkan lebih detail soal PlayStation VR2. Tidak diragukan lagi, ini merupakan gadget yang jauh lebih baik dari pendahulunya dengan segala peningkatan baik dari sisi fitur maupun spesifikasi.
Dengan konektivitas USB Type-C, Sony menjadikan perangkat ini kompatibel dengan PC nantinya. Dengan panel OLED HDR 4K plus resolusi 2000×2040, visual yang ditawarkan tentunya akan sangat mantap. Didukung dengan refresh rate 90/120Hz menambah mulus gambar yang dihasilkan nantinya.
Seperti yang telah disebutkan, selain spesifikasinya yang mentereng, PlayStation VR2 juga didukung dengan sejumlah fitur-fitur canggih. Gimbot sudah merangkum beragam fitur yang ada di dalam perangkat ini dan akan menjelaskannya secara singkat satu per satu.
Penasaran apa saja fitur canggih yang ada di PlayStation VR2 beserta penjelasannya? Berikut ulasan lengkapnya!
Eye-Tracking

Sebelumnya Eye-Tracking hanyalah sebatas rumor. Tapi ketika Sony memperkenalkan perangkat ini secara resmi di CES 2022, ternyata fitur Eye-Tracking benar adanya. Sony mengonfirmasi bahwa perangkat ini punya fitur bernama Eye-Tracking yang bisa memperhalus kinerja dari sisi rendering.
BACA JUGA: Deretan Hardware Gaming Paling Memukau di Gelaran CES 2022!
Dengan kinerja rendering yang diperhalus, Eye-Tracking akan meningkatkan pengalaman VR dari sisi sosialisasi sehingga gamer bisa berinteraksi dengan gamer lainnya secara realistis tanpa harus terhambat hal-hal kurang maksimal dari sisi visualisasi.
Eye-Tracking juga memungkinkan peningkatan ekspresi gamer yang membuat sosialisasi lebih realistis daripada sebelumnya.
Sensory Feature yang Lebih Baru

Selain Eye-Tracking, Sony juga menyematkan fitur Sensory yang lebih baru. Nantinya dengan fitur Sensory yang lebih canggih, gamer benar-benar akan terbenam ke dalam dunia VR karena selain sensasi visual, gamer juga akan merasakan kehadiran fisik NPC atau gamer lain.
Rasa kehadiran fisik ini semakin ditingkatkan dengan adanya 3D PS VR2 yang imersif serta AudioTech Tempest 3D PS5. Pengalaman sensorik tersebut benar-benar tidak bisa diremehkan karena akan menghadirkan pengalaman imersif kelas atas dibandingkan dengan VR terdahulu.
Rendering Foveated

Ini merupakan fitur yang mungkin jarang sekali didengar karena fitur tersebut adalah fitur yang benar-benar baru. Rendering Foveated adalah teknologi yang memungkinkan VR untuk mengidentifikasikan apa yang menjadi fokus gamer yang memainkannya.
Setelah VR mengidentifikasi apa yang menjadi fokus, maka secara otomatis VR itu akan mencurahkan lebih banyak sumber daya ke area yang menjadi fokus plus mengurangi sumber daya yang tidak diperlukan.
Dengan begini motion dan visual yang ada bisa lebih lancar, lebih baik, dan lebih optimal. Dari sisi loading time pun konon akan lebih cepat dengan adanya Rendering Foveated ini.
Sixaxis Motion Sensing

Selama bertahun-tahun, Sony memang telah menggunakan istilah Sixaxis. Secara mengejutkan istilah ini hadir di PlayStation VR2 yang tentu saja mendapatkan sambutan hangat. Sixaxis Motion Sensing memungkinkan hadirnya sistem penginderaan gerakan enam arah.
Dengan sistem ini diharapkan PlayStation VR2 lebih akurat, lebih canggih, dan punya gerakan yang lebih luas nantinya.
Inside-Out Tracking

PlayStation VR sebelumnya mengharuskan kalian menempatkan kamera di depan area kalian bermain. Ini membuat gamer mampu melacak posisi dengan baik ketika kalian menghadap lensa. Sayangnya cara ini memiliki banyak sekali gangguan yang menghilangkan pengalaman imersif.
Untungnya dengan Inside-Out Tracking, cara ini sudah ditinggalkan Sony. Karena fitur ini memungkinkan kamera pada headset untuk melacak controller. Dengan demikian, kalian akan mendapatkan pengaturan yang lebih simpel, memiliki kebebasan yang jauh lebih besar, dan tentu saja punya pengalaman imersif yang jauh lebih baik.
