No Man’s Sky adalah game yang banyak sekali dihujat ketika pertama kali terbit. Maklum, game ini memang tidak berhasil memberikan pengalaman yang serupa dengan janji-janji iklan mereka. Begitu kesalnya penggemar sampai-sampai developernya disebut sebagai penipu, pembohong, dan sebagainya.
Hello Games bisa saja menelantarkan No Man’s Sky dan “kabur” membawa uang para penggemar. Tapi mereka tidak melakukan itu. Mereka justru memilih untuk terus mengembangkan No Man’s Sky dan memberikan sejumlah update besar secara gratis. Kini, empat tahun setelah dirilis, game ini telah berubah menjadi sesuatu yang jauh berbeda dan jauh lebih baik. Sebagian orang bahkan menyebutnya lebih baik dari apa yang dulu dijanjikan.
BACA JUGA: Transformasi Capcom, dari Korban Hujatan Hingga Jadi Developer Favorit Penggemar
Apa saja sih perubahan itu? Apakah kini No Man’s Sky sudah layak dibeli? Kalau kamu masih ragu-ragu menentukan, berikut ini Gimbot ulas lima perubahan paling signifikan dalam No Man’s Sky selama empat tahun perjalanannya.
Konten Cerita
Ketika No Man’s Sky baru dirilis, salah satu hal yang banyak dikeluhkan pemain adalah bahwa game ini tidak memiliki tujuan yang pasti. Kita hanya mengumpulkan material, membuat peralatan dan pesawat luar angkasa, kemudian harus menuju ke “pusat alam semesta”. Tapi setelah sampai di pusat alam semesta itu pun tidak ada hal menarik yang terjadi, petualangan kita hanya akan diulang dari awal.
Hello Games kemudian menambahkan konten cerita dalam update yang berjudul Atlas Rises. Cerita ini bisa menghabiskan waktu kurang lebih 30 jam untuk ditamatkan, sehingga kita jadi punya tujuan main yang lebih pasti.
Bersamaan dengannya, Hello Games juga memberi sistem quest yang diciptakan secara prosedural, serta fitur fast travel untuk memudahkan eksplorasi.
Full Multiplayer
Fitur multiplayer mungkin adalah janji terbesar yang tidak ditepati oleh No Man’s Sky di awal perilisannya. Saat itu, meskipun dua pemain pergi ke tempat yang sama secara bersamaan, mereka tetap tidak bisa melihat satu sama lain. Apalagi bertualang dan menjelajahi alam semesta bersama.
Fitur ini juga merupakan salah satu fitur paling banyak diminta, sehingga ketika Hello Games merilis update bernama Next, komunitas penggemar No Man’s Sky cukup gempar. Akhirnya kita bisa bermain bersama orang lain, entah sebagai kawan atau lawan, juga bisa terlibat dalam baku tembak di ruang hampa. Bersama update Next ini, Hello Games juga menambahkan mode tampilan third person serta sejumlah fitur lainnya.
Peningkatan Variasi Alam
Peningkatan variasi alam juga merupakan update signifikan yang membuat No Man’s Sky berkali-kali lipat lebih asyik untuk dimainkan. Bagaimana tidak, kalau planet-planet beserta isinya punya karakteristik yang begitu-begitu terus, percuma saja menjelajah, bukan? Padahal alam semesta yang luas menyimpan banyak sekali kemungkinan, termasuk zat atau makhluk hidup yang selama ini tak kita bayangkan.
Sebetulnya perbaikan visual serta penambahan variasi alam selalu dilakukan oleh Hello Games secara periodik. Namun dalam update besar berjudul Visions, perombakan visual itu jadi fokus utama. Bentuk-bentuk planet serta lanskap alamnya menjadi jauh lebih beragam, begitu pula flora dan faunanya. No Man’s Sky akhirnya benar-benar membawa kita ke tempat-tempat yang indah nan misterius.
Eksplorasi Bawah Air
Fitur yang satu ini mungkin bisa dibilang fitur yang tak terduga, sebab di promosi awal, Hello Games tidak menjanjikannya. Tapi mungkin eksplorasi alam tidak akan lengkap kalau kita hanya “bermain” di daratan.
Karena itulah lewat update bernama The Abyss, mereka memberikan kesempatan pada para pemain untuk menjelajah dalam dan gelapnya samudra.
Untuk memotivasi para pemain mencoba fitur ini, Hello Games juga memberikan konten cerita tambahan yang berpusat pada eksplorasi bawah air.
Seperti kisah-kisah petualang zaman dulu, kita bisa menemukan berbagai reruntuhan peradaban kuno dan kapal-kapal karam. Siapa tahu, di antara reruntuhan itu ada harta karun berharga menanti.
Mode Virtual Reality
Satu lagi fitur signifikan yang datang sebagai kejutan, adalah dukungan untuk perangkat virtual reality. Menurut Hello Games, No Man’s Sky diciptakan untuk “mewujudkan fantasi sci-fi jadi kenyataan”, dan tak ada yang lebih mendekati hal itu daripada VR. Alih-alih menjual mode VR sebagai produk terpisah seperti beberapa game lainnya, mereka justru merilisnya dalam update gratis bernama Beyond.
Fitur VR ini kemudian jadi salah satu fitur yang paling banyak disukai oleh penggemar. Memang, terbang di ruang hampa dari sudut pandang VR rasanya begitu magis. Seolah kita benar-benar berada di dalam kesendirian dalam langit yang tak terbatas. Cocok dengan judulnya, “No Man’s Sky”.
Sayangnya, Gimbot sendiri belum sempat mencicipi fitur yang satu ini nih!
Beyond adalah update besar terakhir No Man’s Sky yang dirilis pada bulan Agustus 2019 lalu. Setelah itu, Hello Games mengubah strategi. Di samping merilis konten sekaligus secara besar-besaran, mereka juga ingin memberikan update berkala yang lebih kecil.
Update terbaru yang mereka terbitkan belum lama ini adalah Living Ship. Sesuai judulnya, Living Ship memberikan fitur berupa “pesawat” yang hidup. Mengapa bisa hidup? Itu karena sebetulnya mereka bukan pesawat biasa, melainkan suatu organisme yang lahir dari sebuah eksperimen biologis.
Beda dari pesawat biasa, pesawat hidup tidak bisa di-upgrade secara normal. Pemain harus merawatnya seperti layaknya binatang peliharaan, kemudian tergantung dari cara perawatan itu, mereka akan tumbuh dan mendapatkan kemampuan tertentu.
Living Ship hanyalah salah satu dari serentetan update yang direncanakan Hello Games untuk tahun 2020 ini. Para pemain baik di PC, PS4, maupun Xbox One bisa memainkannya mulai tanggal 19 Februari. Sudahkah kamu mencoba update Living Ship ini?
