Jangan Bingung! Ini Perbedaan Publisher dan Developer dalam Industri Game


Inilah perbedaan signifikan antara publisher dan developer yang ternyata sangat kontras meski saling terhubung.

publisher dan developer

Publisher dan developer di industri game sejatinya memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Namun kebanyakan, para gamer masih belum paham mengenai peran dan tugas mereka masing-masing. Salah satu diskusi di sebuah forum membuat Gimbot tertarik untuk mengangkat tulisan yang satu ini.

Memang secara logika, publisher dan developer adalah satu kesatuan. Tapi tak serta merta jika mereka punya tugas serta tanggung jawab yang sama pula. Kebanyakan jika sebuah game mengambil keputusan yang kontroversial, gamer bakal menyalahkan sang developer.

Tapi ternyata, hal tersebut salah besar karena keputusan  untuk mempublikasikan atau menjual itu sudah menjadi tanggung jawab dari publisher. Masih bingung? Mari Gimbot ulas saja bedanya satu per satu!

Developer (Pengembang Video Game)

publisher dan developer

Developer merupakan seorang atau grup yang bertanggung jawab dalam pengembangan video game atau perangkat lunak terkait video game. Biasanya pengembang game bisa berjumlah satu hingga ratusan orang lengkap dengan tugas masing-masing.

Tugasnya pun beragam ada yang melakukan desain, pemrograman, artwork, pengujian, dan lain sebagainya. Biasanya, developer ini mendapatkan sokongan dana dari perusahaan lain dalam hal ini adalah publisher.

Tapi di era modern seperti saat ini ada juga beberapa developer yang justru mengumpulkan dana sendiri tanpa bantuan dari publisher. Biasanya modelan developer seperti ini disebut sebagai developer indie dan membuat game indie.

BACA JUGA: Dikenal Lewat Horizon Zero Dawn, Ini Dia Profil Singkat Guerrilla Games!

Biasanya dalam praktiknya, developer memiliki spesialisasinya masing-masing dalam pembuatan game terkait platform yang mereka pilih. Tapi ada beberapa developer yang juga memiliki keahlian untuk mengembangkan game di semua platform. Di samping itu, developer juga memiliki spesialisasinya dari segi genre misalnya Infinity Ward yang selalu menjadikan genre first person shooter menjadi genre andalan mereka lewat game Call of Duty misalnya.

Jadi bisa disimpulkan, jika developer itu hanya sebatas membuat sebuah game dengan atau tanpa bantuan dari publisher. Developer bisa membuat game yang mereka inginkan namun harus sejalan dengan pemikiran sang publisher (jika non indie). Sedangkan untuk indie, developer lebih bebas berkreasi karena tak terikat dengan apapun.

Publisher (Penerbit)

publisher dan developer

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, publisher merupakan sebuah perusahaan yang tugasnya melakukan penerbitan game atau menyokong dana untuk nantinya diberikan kepada developer. Ada dua model dari publisher video game yakni eksternal dan internal.

Jika secara eksternal, publisher biasanya dari luar tim developer game (hanya memberikan sokongan dana misalnya dari publisher A ke developer B) sedangkan jika internal, publisher biasanya berasal dari dalam pengembang game misalnya saja EA atau Naughty Dog yang memiliki tim developer serta pengembangan mereka sendiri.

BACA JUGA: Game Horor 2D Terbaik yang Bisa Dimainkan

Publisher biasanya bertanggung jawab atas pembuatan serta pemasaran sebuah produk game. Mereka harus melakukan riset pasar dan melakukan aspek periklanan. Jadi singkatnya, semua keputusan untuk mendistribusikan game menjadi urusan dari publisher.

Untuk pengembang indie, mereka juga tetap menggunakan jasa publisher untuk mendistribusikan game mereka. Terkadang untuk membuat game mereka laku keras, developer indie menyewa atau membayar publisher yang sudah memiliki nama besar.

Namun tak semua dilakukan karena beberapa developer indie terkadang memutuskan untuk mendistribusikan game mereka sendiri. Contohnya adalah Outlast 2 yang sama-sama dibuat dan dikembangkan dan didistribusikan oleh Red Barrels.

Kesimpulan

Jadi di sini sudah clear ya, developer lebih bertugas untuk membuat game atau mengembangkan semua software yang digunakan.

Sedangkan publisher lebih kompleks karena mereka memiliki tugas untuk menyokong dana, melakukan distribusi, dan sebisa mungkin membuat proyek game yang didistribusikan mendapatkan keuntungan bagi kedua belah pihak (publisher dan developer).


Pentombled

Main game gak bakal bikin masa depan suram. Yang bikin suram adalah ketika lo malas berbuat sesuatu! Happy gaming.