[Nostalgimbot] Mengingat Kembali Tren Digimon di Awal Tahun 2000-an


Di akhir tahun 90-an dan awal 2000-an lalu, Indonesia punya banyak tren game, anime dan mainan. Salah satunya adalah tren Digimon.

nostalgimbot-digimon-featured

Era akhir tahun 90-an dan awal tahun 2000-an merupakan awal dari tren collectible monster games atau mon games. Genre ini punya satu ciri khas yaitu kamu lebih berperan sebagai seorang yang melatih dan membesarkan monster untuk bertarung. Alasan bertarung ini beragam, mulai dari melewati rintangan dalam berpetualang, menjadi pelatih terbaik, atau memenangkan sebuah turnamen.

Sejak pertama kali populer, genre ini selalu didominasi oleh Pokemon bahkan hingga hari ini. Tapi menariknya di Indonesia, genre ini tidak dipopulerkan oleh Pokemon, melainkan Digimon. Melalui cara yang kurang lebih mirip dengan Pokemon di negara-negara lain di seluruh dunia, Digimon menjadi kenangan dan nostalgian banyak gamer dan pecinta pop culture di masa itu.

Tidak Kalah Populer dari Pokemon

nostalgimbot-digimon-tamagotchi

Meskipun pertama kali muncul di medium yang berbeda, Digimon dan Pokemon rilis di waktu yang berdekatan. Digimon pertama kali rilis di tahun 1997 dalam bentuk tamagotchi. Sementara itu Pokemon pertama kali rilis di tahun 1996 dalam bentuk game (Pokemon Red and Green). Keduanya kemudian menjadi semakin populer setelah mendapatkan adaptasi anime, terutama di Indonesia.

BACA JUGA: 10 Game Nintendo Switch dengan Kualitas Grafis Terbaik Saat In

Masing-masing anime juga rilis di tahun yang berdekatan di Indonesia (2001 dan 2002). Tapi jika di banyak negara lain dominasi Pokemon sama sekali tidak terbendung, di Indonesia Digimon justru tidak kalah populer daripada Pokemon. Bahkan bisa dibilang saat kecil dulu saya lebih sering melihat mainan dan merchandise Digimon dibanding Pokemon.

nostalgimbot-digimon-game-1

Dari segi game, saya rasa aksesibilitas dan popularitas Sony Playstation di Indonesia juga cukup berperan dalam popularitas Digimon. Jujur saja, sebagai seorang yang tumbuh di kota di Indonesia Tengah/Timur, saya lebih sering menemui teman yang bermain Playstation dan hampir tidak pernah menemui teman yang menggunakan Game Boy atau console Nintendo lainnya. Karena lebih terekspos dengan Playstation, otomatis saya dan banyak teman-teman saya di sekolah lebih familier dengan game Digimon.

Pertama kali muncul sebagai mainan (tamagotchi) juga membantu popularitas Digimon. Di akhir 90-an dan awal 2000-an, ada banyak koleksi mainan dari Jepang yang dipromosikan di Indonesia, mulai dari Tamiya, Beyblade, dan tamagotchi Digimon. Setelah dipopulerkan melalui anime-nya, digivice yang jadi versi baru dari tamagotchi Digimon kemudian semakin meningkatkan popularitas Digimon di Indonesia saat itu.

Digimon di Semua Tempat

nostalgimbot-digimon-digivice

Pada akhirnya, di tempat atau kota di mana Digimon jadi benda populer, sama seperti Pokemon di negara-negara lain, Digimon ada di mana-mana.

Di rumah kamu akan bermain game Digimon terbaru saat itu. Karena saat itu panduan bukanlah hal yang mudah didapatkan, kamu mungkin menemukan hal menarik, mulai dari rahasia sampai evolusi yang unik. Temuan itu kemudian jadi bahan obrolanmu di sekolah dengan teman sekelas. Temanmu yang juga bermain game Digimon mungkin akan membagikan temuannya sendiri. Lalu saat bosan kamu mungkin akan mengadu Digimon yang ada di digivice.

Kemudian di hari Minggu kamu akan menyaksikan siaran anime Digimon yang sedang tayang saat itu. Lalu di hari ulang tahun kamu mungkin ingin mendapatkan kaos atau figur Digimon sebagai hadiah.

nostalgimbot-digimon-game-2

Tentu saja, tren tersebut tidak hanya terjadi untuk Digimon dan di Indonesia saja. Di masa itu semua franchise mainan pasti punya anime sebagai media promosinya, mulai dari Tamiya, Beyblade, sampai Crush Gear. Tidak hanya itu, di banyak negara lain tren Pokemon justru lebih gila lagi daripada di Indonesia.

Hanya saja karena hadir di Playstation yang sangat populer di Indonesia, game Digimon punya tempat sendiri di kalangan pemain Indonesia, terutama Digimon World 1 sampai 3. Ketiganya bukanlah game yang sempurna, tapi di saat yang sama ketiganya adalah satu dari sedikit game yang menyajikan petualangan yang panjang.


Sekarang, karena banyak faktor, popularitas franchise Digimon sudah kalah jauh dibandingkan Pokemon. Tapi untuk sisi game, Digimon sebenarnya tidak kalah dari Pokemon. Salah satu judul terbarunya, Digimon Cyber Sleuth adalah salah satu yang layak kamu coba.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Kaoru

Hmmm...