Menurut Pendiri Xbox, Hardware dari Xbox Sudah Mati!


Masa depan Xbox yang dinilai jadi tanda tanya.

Satu berita menarik baru saja dirilis dari dunia console game, utamanya mengarah kepada Xbox. Namun, bukan hal positif yang sedang dibicarakan, tapi mengarah kepada hal negatif. Menurut salah satu founder dari Xbox, Laura Fryer mengatakan kalau hardware dari Xbox sebenarnya sudah mati. Walaupun pesan ini masih tidak terlalu jelas, tapi arahnya mengatakan hal negatif.

Dalam video terbaru yang dia rilis di channel pribadinya, Laura Fryer memberikan penjelasan tentang bagaimana awalnya merilis Xbox yang lama seperti Xbox 360. Namun, menariknya disini beliau mengatakan kalau roadmap yang dimiliki oleh perusahaan Xbox sekarang ini tidak jelas, dan bahkan menyebutnya chaos. Beliau juga ragu kalau masa depan dari perusahaan ini bisa positif.

BACA JUGA: Leakers Resident Evil Sangat Yakin Leon Akan Jadi Playable Characters!

“Sejujurnya, sebagai salah satu anggota pembangun dari tim Xbox, saya tidak suka melihat bagaimana perusahaan ini berjalan sekarang. Saya tidak suka melihat hal yang awalnya saya bangun dan buat, sekarang malah mulai kehilangan nilainya. Menurut pandangan saya, Xbox terlihat seperti tidak punya keinginan, atau bahkan tidak bisa mengirim hardware lagi,” jelasnya.

Tidak selesai sampai situ, Laura juga ikut memberikan kritik kepada perangkat handheld yang kemarin baru saja diperkenalkan. Laura mengatakan kalau perangkat ini tidak punya arti, dan dia bingung untuk apa para pemain membeli perangkat ini. Sebuah kritikan yang sangat pedas diberikan oleh salah satu anggota pembuat perusahaannya.

Secara keseluruhan, Laura memberikan kritik terhadap bagaimana Xbox berjalan saat ini. Ada banyak pertanyaan yang dia lemparkan, sekaligus rasa khawatir kalau dalam jangka panjang, Xbox tidak bisa berbuat banyak. Namun, Laura juga tidak menutupi adanya kesuksesan yang bisa diraih oleh Xbox dalam semua rencana masa depannya ini.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Arshi

Full passion di jurnalistik, terutama soal video games.