Bulan ini, Nintendo mengumumkan bahwa Pokemon Scarlet & Violet sukses terjual sebanyak 10 juta unit hanya dalam tiga hari. Angka tersebut adalah rekor baru tidak hanya untuk Nintendo, tapi juga untuk semua game eksklusif di seluruh dunia.
Menariknya, angka tersebut dicapai meskipun Pokemon Scarlet & Violet menuai banyak kritik terutama dari segi performa dan kualitas visual. Ini paling tidak membuktikan bahwa Pokemon adalah brand yang sudah sangat kuat. Tidak heran mengingat merupakan Pokemon merupakan franchise multimedia terbesar saat ini.
Pertanyaannya tentu saja, apa yang membuat Pokemon bisa populer? Yuk kita bahas.
Untuk Semua Orang dan Ramah untuk Anak-Anak

Sejak pertama kali lahir, Pokemon memang ditujukan untuk semua umur terutama anak-anak. Monster yang muncul di game ini terlihat menarik, banyak di antaranya bahkan lucu. Gameplay utamannya sederhana dan mudah dipahami oleh semua orang, lengkap dengan ceritanya yang selalu ringan.
Cocok untuk semua umur terutama anak-anak tentu membuat Pokemon bisa menjangkau semua jenis pemain yang ada. Ini berbeda dengan banyak game lain yang mungkin ditujukan dan punya rating untuk remaja atau bahkan dewasa.
Tersedia di Berbagai Media
Selain tersedia di game, Pokemon juga tersedia dalam bentuk media lain. Ketika menyalakan layar TV, kamu mungkin akan melihat anime Pokemon. Lalu ketika bermain di toko kartu kamu juga bisa menemukan game kartu Pokemon. Ini belum melihat game spin-off Pokemon lain seperti Pokemon Go, serta kolaborasi Pokemon dengan brand lain. Terakhir, Pokemon juga punya sangat banyak merchandise yang bisa dibeli dan dikoleksi. Jika kamu, kamu bisa saja mengisi harimu dengan Pokemon.
Hadirnya Pokemon di sangat banyak tempat membuatmu bisa terekspos dengan Pokemon di mana saja. Artinya meskipun tidak pernah memainkan game-nya, ketika melihat anime-nya, kamu mungkin jadi penasaran. Singkatnya, jika melihat atau mengonsumsi satu saja produk media dari Pokemon, kamu bisa saja mengonsumsi produk lainnya, termasuk game-nya.
Legacy Berusia Lebih Dari 25 Tahun

Pokemon adalah franchise yang berusia lebih dari 25 tahun. Selama periode tersebut, tentu saja banyak orang yang mencoba Pokemon dari semua umur. Tapi tidak hanya itu, selama periode tersebut, banyak yang tetap setia dan tumbuh besar bersama Pokemon. Nintendo dan The Pokemon Company pun tetap rutin menghadirkan konten dan produk Pokemon.
Legacy selama 25 tahun itu jelas membuat Pokemon punya banyak penggemar setia. Game Pokemon pertama semua orang mungkin beda, dan meskipun ada yang datang dan pergi, banyak di antaranya tetap setia memainkan game Pokemon baru setiap tahunnya.
Mengoleksi Dan Membesarkan Monster Adalah Pengalaman yang Seru

Meskipun merupakan sub-genre yang unik, creature atau monster collecting adalah elemen gameplay yang punya daya tariknya sendiri. Menemukan, menangkap, dan mengoleksi beragam monster dengan penampilan dan kemampuan yang unik adalah pengalaman yang tidak bisa kamu temukan di genre lain. Apalagi setelah menangkap monster tersebut, kamu juga bisa memelihara dan membesarkan monster tersebut.
Pokemon adalah game pertama yang melahirkan genre monster collecting. Meskipun di tahun-tahun berikutnya banyak game muncul sebagai pesaing, hingga hari ini hanya Pokemon yang terus menghadirkan ratusan monster baru yang bisa kamu temukan dan tangkap
Lebih Rumit Dari yang Kamu Kira
Jika hanya memainkan mode ceritanya saja, Pokemon adalah game yang sangat mudah untuk ditamatkan. Tapi di balik kemudahan itu, Pokemon sebenarnya punya kompleksitas yang cukup rumit.
Begitu kamu mencoba bermain secara kompetitif, kamu akan merasakan kompleksitas di game ini. Bertarung melawan pemain lain tidak lagi sekadar mengadu siapa yang punya serangan yang lebih kuat, tapi siapa yang bisa meramu dan mengeksusi strategi memanfaatkan elemen menarik seperti stats buff, typing, dan mekanisme bertahan. Jika dimainkan kompetitif, Pokemon penuh dengan strategi dan persiapan serta kemampuan membaca dan memprediksi lawan. Buat yang suka turn-based RPG kompleks, competitive Pokemon punya daya tariknya sendiri.
