Tanpa perlu diperjelas lagi, projek GTA 6 adalah projek game paling besar sekaligus yang paling dinantikan saat ini. Pertama kali merilis trailer pada bulan Desember 2023 kemarin, sampai sekarang hpe yang dimiliki oleh game ini masih sangat terasa. Seakan sudah menjadi auranya sendiri, dimana game ini akan menjadi game terbesar dalam dekade kali ini.
Rockstar sendiri sudah mengkonfirmasi kalau GTA 6 akan dirilis pada tahun 2025, jadi masih cukup lama perilisannya dari sekarang.
Namun, memasuki tahun terakhir dalam tahap development, pihak developer tersebut tidak mau mengambil resiko. Satu tahun sebelum perilisannya, Rockstar ingin pegawainya untuk kembali bekerja di kantor, mengingat ini adalah tahap yang krusial.
BACA JUGA: Setelah Adanya PHK, Projek Star Wars The Mandalorian Dikabarkan Batal!

Jenn Kolbe selaku head of publishing dari Rockstar mengatakan kalau langkah ini penting untuk diambil. Beliau mengatakan kalau keputusan ini juga seakan menjadi layer pertahanan tambahan atas serangan para leakers. Selain itu, dengan kembalinya para pegawai ke kantor, maka tingkat produksi juga jadi lebih tinggi lagi dan bisa lebih mudah diorganisir.
Jika kalian masih ingat, pada bulan Desember kemarin sebelum Rockstar bisa merilis trailer game ini secara resmi, ada leakers yang sukses merilisnya duluan. Kejadian tersebut tentu merugikan Rockstar, karena hype yang mereka bangun menghilang begitu saja. Itulah kenapa peningkatan keamanan seperti ini dibutuhkan agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi.

Satu tahun sebelum perilisannya tentu menjadi waktu yang penting, apalagi untuk projek sebesar GTA 6. Namun, sampai sekarang kita baru tahu kalau game ini akan dirilis pada tahun 2025 saja, sedangkan untuk tanggal rilis pastinya masih belum diketahui.
Melihat kegiatan dari Rockstar yang seperti ini, awal tahun 2025 terdengar sangat masuk akal.
