Akhir Sebuah Era, Majalah Dengeki PlayStation Tutup Setelah 25 Tahun Beredar


Majalah game di Jepang bertahan jauh lebih lama daripada di Indonesia, tapi pada akhirnya tergeser juga. Dengeki PlayStation kini tutup usia.

Era majalah game di Indonesia bisa dibilang sudah berakhir. Setelah sempat cukup jaya di akhir 90an hingga awal tahun 2000an, penyebaran internet membuat akses informasi jadi semakin mudah sehingga masyarakat makin enggan membeli media cetak. Memang ada sejumlah kelebihan yang bisa kita dapatkan dari memiliki majalah dalam wujud fisik, seperti kesenangan mengoleksi atau kesempatan mendapat pernak-pernik sebagai bonus. Namun tidak ada yang lebih menggoda dari harga yang gratis.

Jepang berbeda dari Indonesia, di negara tersebut kultur media cetak (juga media fisik lainnya secara umum) masih bertahan untuk waktu yang lama. Kalau kamu pergi ke toko buku di sana, kamu dapat menemukan berbagai jenis majalah seputar game, salah satu contoh yang terkenal adalah Dengeki.

Dengeki PlayStation Volume 684 mempromosikan Granblue Fantasy: Versus | Sumber: Dengeki PlayStation

Majalah terbitan ASCII Media Works ini memiliki berbagai varian. Dari Dengeki PlayStation yang membahas seputar console keluaran Sony, kemudian Dengeki Nintendo, juga yang tak berhubungan dengan game, seperti Dengeki Bunko Magazine yang berisi kumpulan light novel. Benar, kalau kamu pernah mendengar game berjudul Dengeki Bunko: Fighting Climax, game itu aslinya diangkat dari majalah light novel ini.

BACA JUGA: [Opini] Faktor Penyebab “Matinya” Majalah Game di Indonesia

Dengeki PlayStation punya perjalanan yang cukup panjang di Jepang. Majalah ini pertama kali terbit berdekatan dengan awal munculnya console PS1, yaitu di tahun 1994. Itu artinya hingga tahun 2020, majalah ini sudah beredar dan jadi sumber informasi terpercaya selama lebih dari 25 tahun! Sayangnya, baru-baru ini Dengeki mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan penerbitan Dengeki PlayStation mulai bulan Maret 2020.

Menurut kabar dari Gematsu, alasan penghentian ini salah satunya adalah karena perubahan kondisi di lingkungan media, utamanya majalah, dan perubahan cara distribusi informasi seputar game. Gimbot rasa pernyataan ini memiliki makna yang sama dengan kondisi majalah game di Indonesia, yaitu artinya majalah sudah semakin tidak diminati oleh masyarakat di sana.

Dengeki Online sering menayangkan siaran live stream seputar PlayStation | Sumber: Dengeki PlayStation

Ini bukan berarti Dengeki akan berhenti menerbitkan berita seputar PlayStation sepenuhnya. Mereka masih memiliki situs media bernama Dengeki Online, yang juga cukup terkenal dan mencakup topik game di segala platform. Dengeki juga terbuka terhadap kemungkinan Dengeki PlayStation terbit sesekali bila ada momen tertentu. Mereka memang punya tradisi menerbitkan edisi khusus, misalnya Dengeki PS2 yang khusus membahas seputar console PS2, atau Dengeki PlayStation Girls’ Style yang fokus pada pembahasan berbagai game untuk perempuan.

Dengeki PlayStation edisi reguler akan terbit untuk terakhir kalinya di tanggal 28 Maret 2020. Edisi tersebut adalah edisi ke-686. Sementara itu Dengeki Online akan terus beroperasi, dan akan terus menyajikan sejumlah artikel, video, serta siaran langsung yang berhubungan dengan PlayStation.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.