Kisah Menemani Delegasi Indonesia Berbisnis di Gamescom 2022


13 Developer game ini berbisnis di Gamescom 2022 selama 3 hari penuh. Bagaimana hasilnya?

Setiap tahun, Asosiasi Game Indonesia (AGI) bekerja sama dengan pemerintah memiliki banyak program untuk mendukung industri game dalam negeri. Salah satunya ada program Games From Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai bisnis dari para developer game Indonesia dengan cara mengirimkan mereka untuk berbisnis di event-event game Internasional seperti Game Connection America, Gamescom 2022 dan Tokyo Game Show 2022.

Nah, di tahun 2022 ini, program yang sebelumnya bernama Archipelageek ini menyambangi dua event di dua region berbeda. Pertama di Gamescom 2022 yang digelar di Cologne, Jerman bulan Agustus 2022 kemarin, dan satu lagi di Tokyo Game Show 2022 yang digelar di Jepang.

Kebetulan, sebagai salah satu pengurus AGI juga, saya mendapatkan kesempatan untuk menemani delegasi Indonesia di Gamescom 2022 yang digelar selama 5 hari, mulai tanggal 24 hingga 28 Agustus 2022 kemarin.

gamescom 2022
Paviliun Indonesia di Gamescom 2022 yang berisi 13 studio game

Delegasi Indonesia di Gamescom 2022 ini sendiri sebenarnya terdiri dari 13 studio yang terdiri dari Devata Game Productions, IOTA Kreatif Media, Komodoz, Niji Games, Satriver Studio, Wisageni Studio, Agate, Big Fire Studios, UMN Pictures, Megaxus Infotech, Redamantine Studios, Bundar dan Arsanesia. Namun sayangnya, carut marut mengenai validitas paspor yang harus memiliki kolom tanda tangan jika ingin masuk ke Jerman serta lamanya proses pengurusan visa membuat Satriver Studio, Devata Game Productions, Redamantine Studios dan IOTA hanya bisa mengikuti event ini secara online saja.

Untuk mewujudkan dukungan kepada developer game di Gamescom 2022 ini, AGI bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif , Kementerian Komunikasi dan Informatika, ITPC Hamburg dan KBRI Berlin.

Berbisnis di B2B Area Gamescom 2022

gamescom 2022 indonesia
Peresmian paviliun Indonesia yang dilakukan oleh Arif Havas Oegroseno, Duta Besar Indonesia untuk Jerman

Country Pavilion Games From Indonesia sebesar 54 meter persegi hadir di 3 hari Business Day, mulai dari tanggal 24 hingga 26 Agustus 2022. Selama tiga hari ini, para peserta sudah mengatur pertemuan dengan calon-calon partner yang sudah mereka incar sebelumnya.

Menggunakan sebuah platform bernama MeetToMatch, mereka bisa booking jadwal meeting bahkan 2 bulan sebelum sampai di Jerman. Pertemuannya pun bisa dilakukan di country pavilion Indonesia, atau di booth calon partner mereka.

Bukan hanya Indonesia saja negara yang mendirikan country pavilion di Gamescom. Di hall 3.2 tempat pavilion Indonesia berada terdapat country pavilion dari negara lain sebut saja seperti Inggris, Korea Selatan, Brazil, Swiss dan Kolombia. Selain menemani dan mengorganisir delegasi Indonesia, kehadiran AGI di Gamescom 2022 sendiri dimanfaatkan untuk menjalin hubungan dengan asosiasi game dari negara-negara lain serta mempelajari best practices bagaimana asosiasi bekerja di negara tersebut.

gamescom 2022
Salah satu pertemuan bisnis yang terjadi di paviliun Indonesia

Selama tiga hari, 9 perusahaan yang berhasil berangkat ke Jerman memenuhi kalender mereka dengan pertemuan bisnis. Masing-masing pertemuan bisnis berjalan 30 menit, dan hampir semua perusahaan sudah memenuhi kalender mereka selama 3 hari di Gamescom 2022! Bahkan ada beberapa studio yang masih melanjutkan pertemuan kasual dengan partner mereka di luar venue Gamescom 2022 setelah acara selesai, atau bahkan berlanjut sampai ke entertainment day di akhir pekan.

Bukan hanya pertemuan-pertemuan bisnis yang diatur sejak sebelum sampai di Jerman saja. Terpantau selama 3 hari, banyak pengunjung yang lewat dan mampir di paviliun Indonesia untuk sekadar berkenalan atau bahkan melihat potensi yang dimiliki para developer game Indonesia. Hal ini membuat paviliun Indonesia tidak pernah sepi, dan meja-mejanya hampir selalu penuh digunakan untuk pertemuan bisnis.

gamescom 2022 indonesia

Potensi Bisnis Jutaan Dolar AS

Business day Gamescom 2022 terbukti cukup manjur untuk developer Indonesia yang ingin mengembangkan sayap ke luar negeri dan mencari partner-partner baru. Dikutip dari catatan AGI, selama tiga hari di Gamescom 2022 developer Indonesia total melakukan lebih dari 200 pertemuan bisnis dengan potensi bisnis mencapai US juta atau sekitar Rp1,1 triliun!

Working Lunch antara developer game Indonesia dengan perwakilan dari KBRI Berlin, Kemenparekraf dan ITPC Hamburg

Karena masih berlabel potensi, maka masih banyak tugas dan meeting yang harus dilakukan oleh developer game untuk merealisasikan angka tersebut. Apalagi bagi developer yang ingin mencari publisher, tentu masih banyak diskusi yang harus dilakukan secara online untuk saling mempelajari masing-masing lebih jauh lagi sebelum menandatangani kontrak publishing.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Febrianto Nur Anwari
Part-time gamer, part-time adventurer