Alasan Kenapa Item In-Game Harus Dibeli dengan Mata Uang Premium


Kalau main game gratis kamu biasanya hanya bisa membeli in-game item dengan mata uang premium. Alasannya juga cukup menarik dan sedikit jahat

kenapa-game-punya-mata-uang-premium-featured

Game live service yang gratis mengandalkan in-game purchase dari pemainnya untuk bisa mendapatkan uang. Apa yang kamu belanjakan juga beragam.

Ada game yang sekadar menjual skin atau kosmetik, ada yang menjual karakter atau peluang mendapatkan karakter, atau ada yang menjual equipment. Semuanya dibuat agar developer mendapatkan uang agar game-nya terus hidup.

Satu hal yang menarik adalah, mayoritas game ini tidak menjual produk digital in-game mereka dengan harga Rupiah. Biasanya kamu harus membeli mata uang premium yang disediakan game tersebut dengan uang, lalu menggunakan mata uang tersebut untuk membeli item tersebut.

Misalnya, untuk membeli skin Mobile Legends kamu harus top-up atau membeli Diamond. Untuk mendapatkan Primogem tambahan di Genshin Impact, kamu harus membeli Crystal yang kemudian ditukarkan dengan Primogem, dan seterusnya.

Kenapa? Jawaban singkatnya adalah agar kamu terus belanja ke depannya.

Mengeluarkan Diamond Lebih Ringan Daripada Rupiah

kenapa-game-punya-mata-uang-premium-mlbb

Salah satu alasan kenapa kamu harus belanja dengan uang bohongan adalah agar kamu tidak merasakan beban ketika melakukan transaksi.

Ketika belanja misalnya di toko baju, ada tekanan ketika kamu melihat harga sampai akhirnya membayar.

Pertama, ketika baru melihat-lihat harga, kamu akan mempertimbangkan apakah harga tersebut sepadan dengan kualitas bajuna atau tidak. Selain itu kamu juga mungkin membandingkan harga beberapa baju satu sama lain, atau membandingkan uang tersebut setara dengan berapa kali makan. Lalu ketika melakukan pembayaran, kamu bisa melihat langsung uang yang kamu miliki berpindah tangan, apalagi kalau kamu membayar kas. Dalam setiap langkahnya, selalu ada momen yang membuatmu ragu atau keberatan membelanjakan uangmu.

Namun lain ceritanya jika proses transaksinya tidak menggunakan Rupiah atau uang asli, dan itulah yang terjadi di dalam game. Memang, kamu tetap harus melakukan top-up lebih dulu. Akan tetapi ketika membeli misalnya skin baru kamu melakukan transaksi bukan dengan Rupiah melainkan dengan Diamond. Ini membuat transaksinya jadi terasa lebih ‘ringan’ karena kamu belanja dengan mata uang bohongan yang kamu miliki.

Tidak hanya itu, agar semakin samar, nominal mata uang premium ini juga didesain sedemikian rupa.

Harga top-up mata uang premium tidak pernah setara dengan mata uang dunia nyata. Top-up sebesar Rp16.000 di Genshin Impact misalnya akan memberikan 60 Crystal. Skema harga ini membuat beberapa pemain malas menghitung harga per satu Crystal. Jadi ketika top-up sudah terjadi, uang yang dibelanjakan sudah menjadi Crystal dan mungkin tidak akan diingat lagi.

Harga yang Selalu Tanggung

kenapa-game-punya-mata-uang-premium-gem

Satu lagi hal yang menarik mengenai skema belanja item in-game adalah bagaimana developer mendesain harga untuk setiap barang digital yang mereka jual.

Ketika melakukan top-up mata uang premium, kamu akan diberikan tawaran bundle dalam nominal yang beragam. Genshin Impact misalnya menawarkan Crystal dalam jumlah 60, 300, 980, 1.980, 3.280, dan 6.480. Harganya cukup aneh karena untuk melakukan gacha pull, kamu perlu 160 untuk satu pull atau 1.600 untuk 10 pull sekaligus. Selain itu harga skin yang tersedia adalah rata-rata 1.680 Crystal. Artinya kalau kamu ingin membeli skin, kamu harus melakukan top-up sebesar 1.980 sekali, atau sebesar 980 dua kali. Apapun pilihannya, kamu akan selalu punya Crystal yang tersisa.

Harga item in-game biasanya didesain agar tidak pernah pas dengan nominal top-up yang ditawarkan. Setelah top-up dan membeli item yang kamu inginkan, kamu dijamin akan punya sisa. Karena mata uang premium ini sifatnya satu arah alias tidak bisa ditukarkan kembali ke Rupiah, satu-satunya cara untuk menghabiskan mata uang sisa itu adalah membelanjakannya.

Kabar buruknya adalah, ada kemungkinan sisa yang kamu miliki tidak cukup untuk membeli apa yang kamu suka. Jadi kalau memang mau, kamu harus melakukan top-up lagi, dan mungkin akan tetap punya sisa sampai kamu memutuskan rela membiarkan sisa ini hangus jika suatu saat kamu berhenti bermain.

kenapa-game-punya-mata-uang-premium-skin

Apakah ini berarti kamu sebaiknya tidak pernah membelanjakan uang untuk in-game purchase? Sama sekali tidak, karena jika kamu memang ingin mendukung developer game tersebut, cara terbaik adalah dengan mengeluarkan uangmu ke developer tersebut lewat in-game purchase. Namun selalu ingat bahwa pembelianmu murni karena kamu ingin, dan kamu memang membelanjakan uang yang berlebih.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Kaoru

Hmmm...