10 Karya Besar Yoshitaka Amano, Sang Ilustrator di Balik Seri Final Fantasy

Nama Yoshitaka Amano identik dengan Final Fantasy, tapi portofolio ilustrator ini jauh lebih luas dari itu. Berikut yang terbaik di antaranya.


Kalau kamu penggemar seri Final Fantasy, kamu pastilah sudah tak asing dengan nama Yoshitaka Amano. Ilustrator legendaris asal Jepang tersebut telah menciptakan sejumlah karya seni visual yang indah, serta mematenkan gaya desain surealis yang kini jadi ciri khas Final Fantasy. Nama Yoshitaka Amano sudah tenar ke seluruh penjuru dunia, dan ia kerap kali menjalin kolaborasi dengan seniman-seniman lainnya.

BACA JUGA: Franchise Game Epik yang Harus Kembali Dibangkitkan – Part 2

Yoshitaka Amano memang identik dengan Final Fantasy, namun sebetulnya ia memiliki portofolio yang jauh lebih luas dari itu. Amano-sensei telah mengerjakan ilustrasi dan desain karakter untuk banyak sekali media, mulai dari video game, komik, novel, hingga lusinan artbook. Berikut ini sepuluh karyanya yang telah melegenda.

Tatsunoko Heroes

Sumber: Xemnu

Sebelum menjadi ilustrator lepas seperti sekarang, Amano sempat bekerja sebagai desainer karakter dan ilustrator untuk Tatsunoko Production pada periode 1960an. Di sini ia terlibat pada penciptaan sejumlah karakter pahlawan populer, termasuk di antaranya Gatchaman (gambar di atas), Tekkaman, dan Casshern. Yoshitaka Amano meninggalkan Tatsunoko Production pada tahun 1982.

Fairy Fencer F: Advent Dark Force

Sumber: VGAOfficialArt

Salah satu karya Yoshitaka Amano yang cukup baru (rilis tahun 2015), ia mengerjakan ilustrasi sekaligus desain cover untuk Fairy Fencer F: Advent Dark Force. Game ini adalah versi remaster dari Fairy Fencer F yang dikembangkan oleh Compile Heart, dengan tambahan cerita serta ending baru. Kamu bisa memainkannya di PC, PS4, serta Switch.

The Sandman: The Dream Hunters

Sumber: Amazon

Yoshitaka Amano pernah berkolaborasi dengan penulis ternama asal Inggris, Neil Gaiman, untuk membuat sampul novel berjudul The Sandman: The Dream Hunters. Novel ini merupakan cerita spin-off dari seri komik karya Neil Gaiman yang juga melegenda, The Sandman. Kolaborasi tersebut mendapat penghargaan Bram Stoker Award untuk kategori Best Illustrated Narrative di tahun 1999.

Yoshitaka Amano x HYDE – Destiny and Decay: Nippon Evolution

Sumber: Pinterest/amanoxhyde.com

Kolaborasi yang cukup tak biasa antara Yoshitaka Amano dengan HYDE (alias Hideto Takarai), musisi Jepang yang merupakan vokalis band L’Arc~en~Ciel. HYDE dikenal memiliki bentuk tubuh dan wajah androgynous, artinya ia dapat tampil secara maskulin maupun feminin. Amano-sensei menjadikan HYDE sebagai inspirasi sejumlah lukisan dengan motif malaikat dan iblis, lalu memamerkannya di Harajuku pada tahun 2013.

Guin Saga

Sumber: VGAOfficialArt

Nama Guin Saga mungkin tidak begitu dikenal di Indonesia, tapi di Jepang sana, ini merupakan seri novel yang sangat disegani. Sejak terbit pertama kali pada tahun 1979, penulisnya yaitu Kaoru Kurimoto telah menghasilkan 130 volume novel dan 22 volume novel sampingan, sehingga Guin Saga memegang rekor sebagai seri novel terpanjang di dunia yang ditulis oleh satu pengarang.

Kaoru Kurimoto meninggal dunia di tahun 2009 akibat kanker pankreas, namun karyanya masih terus hidup dan kini dilanjutkan oleh penulis lain. Yoshitaka Amano terlibat sebagai ilustrator untuk volume 20-57.

Galneryus Music Album

Sumber: Metal Academy

Satu lagi kolaborasi antara Amano-sensei dengan musisi, kali ini dengan band metal asal Jepang yaitu Galneryus. Di sini kita bisa melihat gaya gambar Yoshitaka Amano yang lebih gelap, lebih muram, dan secara keseluruhan lebih “metal”. Total ada tiga album Galneryus yang sampulnya dikerjakan oleh Yoshitaka Amano, berjudul The Flag of Punishment (2003), Advance to the Fall (2005), dan Beyond the End of Despair (2006).

Child of Light

Sumber: Gematsu

Yoshitaka Amano terlibat dalam pembuatan ilustrasi untuk RPG karya Ubisoft, Child of Light. RPG yang satu ini sangat unik karena merupakan usaha Ubisoft untuk menciptakan karya dengan nuansa indie. Cara penceritaannya pun menarik, menggunakan kalimat-kalimat yang dirangkai seperti pantun. Poster ilustrasi karya Amano jadi salah satu bonus untuk Child of Light Deluxe Edition.

Terra Battle

Sumber: NeoGAF

Terra Battle bisa dibilang merupakan proyek “reuni” antara para kreator Final Fantasy. Selain Yoshitaka Amano (ilustrator), pembuatannya juga melibatkan Hironobu Sakaguchi (produser) serta Nobuo Uematsu (komposer) yang semuanya adalah tokoh di balik seri Final Fantasy. Game ini tersedia untuk Android dan iOS, namun Sakaguchi sempat berkata bahwa ia juga ingin mengembangkan Terra Battle versi console.

The Heroic Legend of Arslan

Sumber: VGAOfficialArt

The Heroic Legend of Arslan alias Arslan Senki sekarang mungkin lebih banyak dikenal sebagai judul manga yang digambar oleh Hiromu Arakawa (kreator Fullmetal Alchemist). Akan tetapi sebenarnya wujud asli Arslan Senki adalah novel, ditulis oleh Yoshiki Tanaka dan terbit pada tahun 1986-2017. Terdapat 16 jilid novel dalam seri ini, dengan sampul orisinal yang semuanya diilustrasikan oleh Yoshitaka Amano.

Vogue Italia

Sumber: Vogue

Kolaborasi Yoshitaka Amano yang paling anyar adalah desain ilustrasi untuk majalah Vogue Italia. Edisi pertama majalah itu di tahun 2020 memiliki konsep yang unik, yaitu satu jilid yang seluruhnya berisi ilustrasi, bukan foto model fashion seperti biasanya. Amano-sensei melukis model bernama Lindsey Wixson, dengan pakaian dari brand Gucci. Selain Yoshitaka Amano, Vogue juga menggandeng enam ilustrator lain untuk membuat variasi desain cover.


Ayyub Mustofa

Jarang main game sampai tamat kecuali untuk review. Menyukai hampir semua genre, dan hingga kini masih menunggu kemunculan Megaman X9.