Seri Final Fantasy dari dulu dikenal sebagai franchise game yang selalu memaksimalkan kualitas grafis. Di era modern sekarang memang sudah banyak game lain dengan tampilan visual tak kalah canggih, namun ciri khas Final Fantasy dalam aspek “eye-candy” itu masi h tetap melekat. Setiap kali muncul game baru dari seri ini, kita pasti dibuat terpukau oleh desain karakter yang begitu keren dan berkesan.
BACA JUGA: Review Final Fantasy VII Remake – Cinta Pertama, Tetap Abadi Walau Berbeda
Bagaikan pangeran dari film kartun Disney, banyak tokoh Final Fantasy yang punya paras sangat ganteng sampai-sampai bikin penggemar susah tidur. Tidak cuma modal tampang, tokoh-tokoh ini juga punya kisah menarik sendiri yang membuat kita merasa semakin dekat dengan mereka. Ayo berkenalan dengan 10 karakter ganteng dan karismatik dari seri Final Fantasy yang banyak disukai oleh penggemar wanita!
1. Locke Cole

Locke adalah tokoh utama Final Fantasy VI yang berprofesi sebagai seorang pemburu harta karun. Ia juga terlibat dalam grup pemberontak yang berusaha menumbangkan rezim lalim Gestahlian Empire. Di permukaan, Locke terlihat santai dan suka bercanda, namun ia menyimpan kesedihan masa lalu yang membuatnya selalu ingin melindungi orang-orang terdekat.
Meski sering disebut sebagai Final Fantasy dengan jalan cerita terbaik, hingga kini Final Fantasy VI hanya bisa kita nikmati dalam wujud sprite 2D saja. Untungnya Locke Cole telah hadir sebagai salah satu karakter dalam game Dissidia NT. Kita bisa melihat paras serta perangainya yang cool secara lebih mendetail.
2. Vincent Valentine

Di antara para tokoh dalam Final Fantasy VII, Vincent adalah yang paling misterius. Tak banyak yang bisa kita ketahui tentangnya, bahkan kita bisa menamatkan Final Fantasy VII tanpa merekrut Vincent sama sekali. Tapi justru misteri itulah yang membuatnya menarik. Siapa sebenarnya Vincent, dan mengapa ia terlihat memiliki kekuatan iblis/monster dalam dirinya?
Popularitas Vincent mendorong Square Enix untuk menciptakan sebuah game tersendiri di mana ia jadi tokoh utamanya. Game tersebut berjudul Dirge of Cerberus: Final Fantasy VII, dan mengusung gaya permainan third-person shooter. Kalau kamu ingin kenal Vincent lebih jauh, game ini wajib kamu mainkan!
3. Balthier

Final Fantasy XII terkenal sebagai game yang selalu membuat kita bingung siapa tokoh utamanya. Pemegang posisi cover boy memang Vaan, tapi pada kenyataannya Vaan tidak berperan banyak di cerita. Justru karakter seperti Basch, Ashe, dan Balthier lebih sering mendapat peran penting, bahkan menentukan nasib banyak orang.
Sering menyebut diri sendiri sebagai “The Leading Man”, Balthier yang dewasa dan berkepala dingin adalah penenang bagi teman-temannya ketika keadaan sedang krisis. Ia memiliki suatu wibawa yang membuatnya cocok menjadi seorang pemimpin. Apakah wibawa itu memang sifat alami, atau topeng untuk menutupi identitas Balthier yang sebenarnya?
4. Cloud Strife

Ah, Cloud Strife. Para wanita ingin memilikinya, dan para pria ingin menjadi seperti dirinya. Tangguh dan berpengalaman di medan perang, bisa diandalkan dalam segala hal juga setia kawan. Cloud adalah sosok mercenary yang sempurna. Ia mampu berdiri di atas kaki sendiri, dan hidupnya tak pernah terikat pada suatu tempat atau orang untuk waktu yang lama.
Setidaknya, begitulah image ideal yang ingin ditunjukkan oleh Cloud pada orang-orang sekitar. Tapi semakin kita mengenal Cloud, semakin kita paham bahwa ia hanyalah orang yang tak mampu menerima kenyataan. Trauma masa lalu telah merusak jiwa Cloud, dan ia butuh teman yang mampu menyembuhkan luka hatinya.
5. Ignis Scientia

Ignis adalah salah satu anggota pengawal kerajaan yang berperan sebagai penjaga bagi pangeran Noctis dan kawan-kawannya. Tumbuh besar di keluarga yang melayani Lucis secara turun-temurun, Ignis telah dilatih agar mampu menangani banyak urusan. Mulai dari urusan meja perundingan politik sampai urusan meja makan.
Sifat serba bisa dan selalu perhatian memberikan kesan keibuan pada Ignis, sehingga banyak penggemar yang menyebutnya dengan julukan “Mama Ignis”. Apalagi kemampuan khususnya di Final Fantasy XV adalah memasak. Pengorbanan Ignis saat melindungi teman-temannya semakin memperkuat alasan mengapa ia jadi karakter favorit fans Final Fantasy XV.
6. Zidane Tribal

Kisah Zidane dan Garnet di Final Fantasy IX adalah kisah yang mirip sekali dengan kisah dongeng dari negeri impian. Seorang pencuri ditugaskan untuk menculik puteri kerajaan, tapi ternyata sang puteri justru merelakan diri untuk diculik agar bisa kabur dari ratu yang kejam. Akhirnya sang pencuri dan puteri saling jatuh cinta, kemudian mereka hidup bahagia selamanya.
Praktik nyatanya dalam Final Fantasy IX tentu tidak sesederhana itu. Petualangan Zidane dan Garnet juga melibatkan peperangan antarnegara, penelusuran kebudayaan yang hilang, hingga serangan alien. Tapi adegan pertemuan awal dua orang ini tetap paling berkesan, seperti buku cerita yang mungkin pernah kita baca saat masih kecil dulu.
7. Firion

Sejujurnya, tidak banyak yang kita ketahui tentang karakter yang satu ini. Firion (atau Frionel) adalah jagoan utama dalam Final Fantasy II, salah satu entri Final Fantasy yang paling tidak terkenal dan jarang dimainkan orang. Bukan hanya karena game tersebut sudah kuno, tapi juga karena Final Fantasy II adalah game yang susah dan punya gameplay tidak menyenangkan.
Walau tanpa main game aslinya, nama Firion tetap populer di kalangan fans karena ia selalu muncul di seri Dissidia. Dari seluruh tokoh utama seri Final Fantasy, Firion adalah karakter dengan penampilan paling “fabulous”. Desain pakaian kearab-araban, dilengkapi aksesoris berhias batu-batu permata, memberikan kesan bahwa ia datang dari kalangan bangsawan. Image Firion juga identik dengan bunga mawar, karena ia merupakan anggota sebuah grup pemberontak bernama Wild Rose Rebellion.
8. Squall Leonhart

Squall mungkin bisa kita sebut sebagai tokoh utama seri Final Fantasy yang paling awkward. Sebetulnya dia bukan orang yang jahat, hanya saja sifatnya yang cenderung selalu menjaga jarak dengan semua orang kadang terasa menyebalkan. Sampai kemudian kamu ingat kalau Squall itu masih berusia 17 tahun. Masih remaja, anak baru gede. Agak-agak emo, ya dimaklumi saja.
Terlepas dari kepribadiannya yang cukup merepotkan, tidak dapat kita pungkiri bahwa Squall memang pemuda paling ganteng seantero Balamb Garden. Wajar bila kemudian Rinoa jatuh hati kepadanya. Kamu bisa mengikuti seri Kingdom Hearts untuk melihat sosok Squall yang telah berubah jadi lebih dewasa.
9. Reno

Reno adalah karakter musuh yang sangat banyak menarik perhatian penggemar setelah Final Fantasy VII Remake dirilis. Di versi PS1 dulu, Reno dan kawan-kawannya di Turks hanya berperan sebagai rival menyebalkan yang muncul sewaktu-waktu. Tapi di versi Remake, kepribadian seluruh anggota Turks dibuat lebih detail, lebih manusiawi, dan lebih menarik lagi.
Reno merupakan anggota Turks yang paling muda, juga yang paling mudah naik darah dan bertindak sembrono. Gayanya slengean, tipikal seorang cowok bad boy, dan ia punya harga diri yang sangat tinggi. Sifat Reno hanya berubah apabila sedang berada di depan Rude. Bersama sahabatnya itu Reno bisa jadi lebih kalem, bahkan menunjukkan emosi yang cenderung lembut. Relasi bromance antara Reno dan Rude sukses jadi penyedap rasa yang kuat di Final Fantasy VII Remake.
10. Noctis Lucis Caelum

Tokoh utama sebuah game yang sudah sangat populer bahkan jauh sebelum game-nya sendiri dirilis, itulah Noctis Lucis Caelum. Tatapan sedingin es, ditambah kisah percintaan tragis bagai Romeo dan Juliet, Noctis muncul sebagai protagonis yang membuat banyak penggemar tak sabar mengikuti kisahnya. Sayang, banyak masalah di Square Enix sehingga petualangan Noctis tak kunjung terwujud juga.
Sepuluh tahun penantian dan berbagai perombakan cerita membuat pamor pangeran yang satu ini semakin menurun seiring berjalannya waktu. Hingga akhirnya ketika Final Fantasy XV dirilis, image Noctis jadi jauh berbeda dari apa yang dibayangkan orang saat ia pertama kali muncul di Final Fantasy Versus XIII. Noctis versi Final Fantasy XV masih cukup menarik, tapi banyak penggemar yang penasaran ingin melihat bagaimana wujud Noctis yang sebenarnya.
