Jangan Salah Sangka, Remedy Pastikan Control Resonant Bukan Game Souls-like!


Jangan salah sangka.

Sejak cuplikan perdana Control Resonant memperlihatkan Dylan Faden bertarung menggunakan senjata jarak dekat dan melakukan manuver gesit, banyak gamer yang langsung menyimpulkan bahwa Remedy sedang mencoba peruntungan di genre Souls-like.

Namun, Lead Gameplay Designer Sergey Mohov dengan cepat membantah anggapan tersebut. Dalam sesi deep dive terbaru, ia menegaskan bahwa Control Resonant adalah game “push-forward action” yang agresif, di mana pemainlah yang memegang kendali penuh atas ritme pertempuran, bukan sekadar bereaksi terhadap serangan musuh.

Perubahan paling mencolok di sekuel ini memang terletak pada sistem tempurnya. Jika dulu Jesse Faden mengandalkan Service Weapon, Dylan kini dibekali dengan The Aberrant, senjata melee supranatural yang bisa berubah bentuk menjadi palu besar, pedang ganda, sabit, hingga tinju besi.

Meski ada elemen parry dan dodge, Remedy menyebut gaya permainannya lebih mendekati character action game cepat seperti Devil May Cry atau Bayonetta daripada gaya main lambat dan penuh perhitungan khas Souls.

Satu hal yang menjadi kunci utama di game ini adalah mekanisme “Aggression Fuels Power”. Setiap serangan melee yang dilancarkan Dylan akan memulihkan sumber daya untuk kemampuan supranaturalnya.

Sebaliknya, kemampuan supranatural dapat membuat musuh stun untuk membuka peluang serangan eksekusi yang akan meningkatkan damage melee untuk sementara. Siklus permainan ini dirancang agar pemain terus bergerak maju dan menyerang secara beruntun, menjauhkan kesan “survival” atau “cautious” yang biasanya identik dengan genre Souls-like.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Junior

Suka banget main game terutama game kompetitif kayak League of Legends dan Dota.