Pada hari pertama IGDXÂ Conference, tanggal 20 November 2021, dibahas juga tentang akses pendanaan game di Indonesia. Tentu saja hal itu sangat bermanfaat bagi para developer, atau siapa pun yang sedang memulai terjun di industri game.
BACA JUGA: IGDX Conference 2021: Posisi Indonesia dalam Peta Industri Game Global
Sesi diskusi panel itu menghadirkan Arief Widhiyasa (CEO Agate International), Kris Antoni (CEO Toge Productions), dan Hari Sungkari (Head Of Supervisory Board MIKTI).Â

Dalam dunia industri, tidak terkecuali industri game, pendanaan merupakan salah satu alasan yang menjadikan suatu proyek bisa berjalan atau tidak. Berita baiknya, dibandingkan dari sepuluh tahun yang lalu, saat ini Indonesia sudah lebih mendukung industri game.
Terdapat juga perusahaan-perusahaan seperti Agate International dan Toge Productions yang mengeluarkan program khusus pendanaan bagi developer-developer game di Indonesia.Pendanaan tersebut bisa berupa inkubator dan juga pendanaan penuh untuk developer membuat produk game-nya.
Tujuan Pendanaan dalam Industri Kreatif
Menurut Hari Sungkari, industri game merupakan salah satu sektor dalam industri kreatif Indonesia yang harus dikembangkan. Melihat pasar Indonesia yang berada di posisi 16 dunia, tentu saja Indonesia tidak boleh diam saja.
Indonesia harus bergerak dan menunjukkan bahwa Indonesia juga berada dalam peta bisnis game global.
Tujuan pendanaan yang dilakukan pemerintah, perusahaan game, dan sumber dana lain adalah untuk mempercepat proses produksi game bagi developer yang memiliki keterbatasan dana. Dengan begitu, ekosistem industri game Indonesia akan meningkat.

Pentingnya Pendampingan Bersinergi dengan Pendanaan
Selain pendanaan, pendampingan bagi para developer muda merupakan sebuah hal penting yang tidak bisa ditinggalkan. Pendampingan akan membuat produksi game menjadi terarah dan jelas ke depannya. Pendampingan juga bermanfaat untuk membantu para developer meningkatkan talenta, bukan hanya membuat produk, namun juga cara untuk memasarkan produk game tersebut.
Melihat kondisi industri game Indonesia yang menunjukkan peningkatan, dan telah adanya perusahaan-perusahaan pendanaan yang bersedia membantu proses produksi game, maka diharapkan developer-developer game Indonesia ikut berpacu dan ambil bagian.
