Harga Konsol Xbox Terbaru Ditaksir Paling Murah 21 Juta Rupiah


Laporan terbaru dari media ekonomi Fortune membeberkan dinamika internal Microsoft terkait pengembangan konsol generasi terbaru Xbox yang mengusung nama kode Project Helix.

Di bawah kepemimpinan CEO baru Xbox, Asha Sharma, Microsoft berencana memfokuskan kembali lini bisnisnya pada kekuatan perangkat keras. Namun, perkiraan biaya produksi internal yang bocor memicu kekhawatiran besar: konsol Project Helix diproyeksikan bakal dibanderol dengan kisaran harga fantastis antara US$1.200 hingga US$1.800 (sekitar Rp21 juta hingga Rp32 jutaan), kecuali jika Microsoft memilih untuk memberikan subsidi harga secara masif.

Lonjakan estimasi harga ini dipengaruhi oleh fenomena AI boom global yang melipatgandakan biaya komponen perangkat keras industri gim.

Meskipun Microsoft secara historis sering menyubsidi harga jual konsol demi menggaet pemain, potensi harga setinggi ini tetap dinilai terlampau mahal bagi mayoritas gamer.

Kendati demikian, laporan menyebutkan bahwa angka estimasi ini masih bersifat fleksibel di internal perusahaan dan berpotensi berubah seiring dinamika pasar komponen jelang peluncuran.

Di bawah visi kepemimpinan Sharma—yang juga diwarnai dengan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) serta penghentian kampanye ambigu seperti “this is an Xbox”—perusahaan fokus mengembalikan identitas dan eksklusivitas merek Xbox.

Laporan Fortune mengonfirmasi bahwa Microsoft menargetkan peluncuran perangkat handheld generasi baru pada musim liburan 2027, disusul oleh peluncuran konsol utama Project Helix pada musim liburan 2028 (dengan potensi pergeseran jadwal hingga 2029).

Sebagai penyeimbang dari kabar mahalnya perangkat keras, Microsoft dilaporkan tengah menyiapkan perombakan skala besar untuk layanan langganan Xbox Game Pass. Microsoft berencana menerapkan sistem bertingkat berbasis à la carte.

Lewat mekanisme baru ini, pemain dapat memilih fitur-fitur tertentu secara independen—seperti opsi khusus konsol, cloud gaming, maupun akses multiplayer—yang diharapkan dapat menghadirkan opsi harga langganan lebih terjangkau demi menggaet kembali basis penggemar ke ekosistem Xbox.

Bagikan artikel ini

Junior

Junior

Suka banget main game terutama game kompetitif kayak League of Legends dan Dota.