Beberapa Hal Merugikan Jika Bermain Game Pakai Cheat


Meski akan menyenangkan, namun secara tidak sadar, ada beberapa hal merugikan jika bermain pakai cheat. Apa itu?

Bermain Game dengan Cheat

Bermain game memang harus diakui menjadi hal yang menyenangkan. Gamer bisa mengembalikan mood dan semangatnya untuk melakukan kegiatan mereka. Namun sayangnya, tak semua gamer yang bermain game menikmati game yang mereka mainkan. Karena sejatinya di dalam game juga terdapat berbagai situasi menyulitkan yang siap membuat gamer frustrasi pada akhirnya.

Beberapa gamer memaksa main namun dengan bantuan sebuah cheat atau trainer. Mereka juga kerap memanfaatkan glitch sebagai sarana untuk mencapai tujuan secara singkat. Tapi tunggu dulu! Alih-alih kesenangan, terkadang justru kalian bisa dapat sengsara jika pakai cheat.

Gimbot bakal mengajak kalian membahas mengenai beberapa hal merugikan jika bermain game pakai cheat. Berikut ulasannya!

Game Terasa Hambar

pakai cheat

Salah satu seni dari grinding adalah gamer merasakan penderitaan hingga akhirnya bisa mendapatkan apa yang dia inginkan. Namun terkadang grinding dibentuk dalam tahap yang kurang manusiawi seperti yang ada di Need for Speed Payback atau Middle Earth: Shadow of War ketika pertama rilis misalnya. Namun ada grinding wajar seperti The Witcher 3, Assassin’s Creed: Origins, dan Need for Speed Heat yang memanjakan gamer.

BACA JUGA: Banyak yang Belum Paham! Berikut Fungsi Rest Mode di PlayStation 4

Tapi meski begitu, ada sebagian gamer yang tak mau sama sekali grinding, tak peduli sewajar apapun grinding tersebut. Mereka kemudian menggunakan cheat dengan harapan mendapatkan semuanya. Tapi, apa jadinya? Jika sudah begini tak ada tantangan yang bisa diselesaikan gamer. Alhasil, game menjadi hambar dan mungkin satu-satunya yang bisa didapat gamer hanya mengetahui alur ceritanya saja itupun jika main story belum tamat.

Untuk kasus game seperti The Witcher, menggunakan cheat akan cepat membuat Geralt naik level. Namun di sisi lain, kalian akan pusing dengan mekanisme yang ada di game tersebut nantinya. Biasanya rasa hambar seperti ini akan dirasakan di game RPG era PlayStation 1 seperti Final Fantasy Series atau yang lainnya yang punya gameplay serupa.

Game Eror, Crash, Freeze, dll

pakai cheat

Selain membuat game menjadi hambar, menggunakan cheat atau trainer juga akan memicu kerusakan pada file game yang berujung eror, crash, freeze, dan lainnya. Bahkan glitch sendiri meski tak menggunakan apapun sangat tak disarankan terlebih lagi yang menggunakan pemutusan dan penyambungan koneksi internet.

Pada Gameshark di era PlayStation 1, menggunakan cheat terlalu banyak akan membuat game gagal booting atau berujung eror pada akhirnya. Sedangkan penggunaan trainer juga akan membuat file game menjadi korup. Di beberapa game PC juga akan menimbulkan penurunan frame rate luar biasa atau game sama sekali tidak mau jalan.

Pada kasus glitch yang menggunakan pemutusan dan penyambungan koneksi internet akan membuat save cloud error dan berpotensi kalian kehilangan save-an penting di dalam game nantinya.

Di Banned, Akun Dihapus!

pakai cheat

Salah satu kerugian lain dari penggunaan cheat adalah gamer akan kehilangan akun mereka. Hal ini biasanya terkait game online yang dimainkan banyak orang seperti game shooter atau MMO. Dengan penggunaan cheat, para cheater harus menembus server lebih dulu yang rumitnya bukan main. Dari sini cheater rentan ketahuan hingga akhirnya GM atau orang yang bertugas di game akan menyelidiki.

Pelanggaran ini di era gaming modern seperti sekarang sudah tak bisa ditoleransi. Para publisher besar akan menindak tegas para pelaku cheat dengan menghilangkan akun mereka. Tentu ini akan sangat merugikan sekali baik dari segi waktu dan materil.



Bayangkan jika yang dihapus adalah akun Steam kalian yang sudah punya ratusan jumlah game! Zonk.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Will Ramos