RPG Ciamik, Hal yang Wajib Diketahui Mengenai Greedfall


Greedfall jadi salah satu entry yang diperkenalkan di Gamescom 2019. RPG ini punya mekanisme yang dahsyat banget!

Greedfall

Greedfall merupakan salah satu entri baru yang bakal meluncur di tahun 2019. Ya, game yang satu ini cukup menjanjikan jika dilihat dari trailer yang telah mereka lepas. Di Gamescom 2019, Greedfall boleh jadi merupakan RPG yang paling ditunggu-tunggu. Direncanakan bakal rilis pada 10 September 2019 di Xbox One, PlayStation 4, dan PC, ada beberapa hal yang sekiranya wajib diketahui oleh gamer.

CEO Spiders, Jehanne Rousseau membahas mengenai beberapa detail Greedfall. Lantas apa saja detail yang dibicarakan oleh sang CEO? Berikut pembahasannya.

Diplomasi, Faksi, dan Ras

Tema dari Greedfall sendiri bisa dibilang cukup dewasa di mana game tersebut akan berkutat di sekitar area diplomasi, penyesuaian karakter, pertemanan, faksi, dan ras. Tema dewasa ini diangkat karena Greedfall terinspirasi dari perkembangan Eropa di abad ke-17 namun dengan bumbu fiksi karena di dalamnya ikut disematkan oleh sihir dan makhluk-makhluk mengerikan di dalamnya.

Di dunia itulah dunia dihinggapi oleh penyakit mematikan yang tidak bisa disembuhkan bernama Malichor, tetapi sebuah pulau terpencil dan tersembunyi bernama Teer Fradee justru tidak terkena penyakit itu dan di sana terdapat kunci untuk menyelamatkan dunia.

Berperan Sebagai Seorang Diplomat

Di game ini gamer berperan sebagai seorang diplomat bernama De Sardet. Sudah jelas bahwa sang diplomat harus melakukan perjalanan ke pulau Teer Fradee untuk menemukan obat tersebut. Tapi ternyata perjalanan ini tidak mudah karena sang diplomat harus berhadapan dengan para penduduk asli pulau, faksi yang penuh kepentingan, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA: Diakuisisi Sony, Berikut Profile Singkat Insomniac Games

Dengan begitu, De Sardet harus melakukan sebuah interaksi agar memuluskan jalannya menuju tujuan utamanya.

Kustomisasi yang Penuh Detail

Sebagai sebuah game bergenre RPG, fitur kustomisasi karakter menjadi salah satu yang paling menonjol. Gamer dapat memilih jenis kelamin mereka, menyesuaikan penampilan mereka, memilih beberapa atribut, dan mulai membangun karakter yang ingin mereka mainkan.

Kustomisasi yang disematkan oleh Greedfall cukup detail dan menarik untuk ditelusuri lebih dalam.

Punya Kedalaman yang Tak Bisa Diremehkan

Bicara soal detail dan kedalaman, Greedfall tak bisa diremehkan begitu saja. Untuk mengembangkan cerita, Spiders selaku developer memasukkan lima faksi dan lima teman yang akan bergabung dengan kalian.

Gamer dituntut untuk membangun hubungan dan belajar untuk saling meyakinkan satu sama lain. Akan ada banyak sekali negosiasi yang dilakukan. Misalnya, kalian akan susah jika membawa teman yang memiliki pandangan berbeda dengan faksi. Di situ, kalian dituntut untuk melakukan diplomasi.

Tak hanya itu, Greedfall juga menambahkan elemen romansa meskipun untuk yang satu ini belum ada detail resminya.

BACA JUGA: 5 Penyakit yang Bisa Diderita Akibat Kecanduan Game

Untuk dialog, Spiders memberikan Bahasa khusus bagi penduduk asli pulau Teer Fradee. Bahkan ada beberapa orang-orang yang tidak bicara Bahasa inggris. Menariknya, agar mengerti Bahasa tersebut, kalian harus bawa teman untuk menerjemahkannya.

Greedfall bisa dibilang menuntut kalian untuk memilih jalan cerita sendiri. Apakah nantinya kalian berkhianat kepada faksi, setia, atau justru mengadu domba faksi-faksi yang ada. Semuanya diracik dengan sangat ambisius.

Dibuat Penuh Ambisi, Dieksekusi dengan Penuh Kerja Keras

Jika kalian meremehkan game yang satu ini sebaiknya kalian tahan dulu. Game ini dikembangkan selama lebih dari tiga tahun dengan jumlah tim bertambah hingga 50 kali. Tim inti mereka sebenarnya hanya 13 orang. Dengan penuh ambisi dan kerja keras, sekiranya Greedfall bisa menuntaskan dahaga kita yang rindu dengan RPG berkelas. Tapi tentu untuk membuktikannya harus menunggu hingga game ini dirilis.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Will Ramos