Bersiaplah, Ubisoft Bakal Pamerkan Gameplay Skull & Bones Tanggal 8 Juli


Setelah penantian panjang, akhirnya Ubisoft akan memamerkan gameplay Skull & Bones untuk pertama kalinya lewat live streaming Ubisoft Forward

gameplay skull & bones

Ubisoft akhirnya telah mengumumkan bahwa mereka akan merilis gameplay Skull & Bones lewat acara Ubisoft Forward yang dijadwalkan tayang pada tanggal 7 Juli pukul 8 malam waktu setempat, atau sekitar tanggal 8 Juli pukul 1.00 dini hari untuk wilayah Indonesia bagian barat.

BACA JUGA: Review Fire Emblem Warriors: Three Hopes, Game Warriors dengan Elemen Strategi

Bagi kamu yang penasaran dengan gameplay Skull & Bones, bisa melihatnya lewat live streaming di channel YouTube. Ubisoft mengatakan bahwa presentasi akan dimulai 15 menit lebih awal dari jadwal yang telah ditetapkan, di mana perusahaan akan memberikan preshow yang “penuh dengan kejutan”. Selain itu Ubisoft juga menjanjikan gameplay baru, cara unik mereka untuk mengatasi pembajakan, dan behind the scene eksklusif bersama developer game.

Skull & Bones pertama kali diumumkan pada acara E3 tahun 2017, lalu pada tahun 2018, mengumumkan perilisan game tahun 2019, sebelum akhirnya kembali ditunda hingga tahun 2020. Kemudian pandemi Covid-19 muncul dan semakin membuat peluncuran game ini kembali ditunda, hingga akhirnya awal tahun ini muncul rumor dan bocoran tentang gameplay-nya.

Skull & Bones dilaporkan juga telah mendapatkan rating dari Entertainment Software Rating Board (ESRB). Lewat situs resmi ESRB, game Skull & Bones mendapatkan rating dewasa, yang kontennya mengandung bahasa kasar, kekerasan, penggunaan narkoba, tema sugestif, dan menampilkan darah. Dalam deskripsi juga menyatakan game ini nantinya akan ada semacam pembelian di dalam game.

Sebagai sebuah game yang telah menghabiskan banyak waktu pengembangan, tentu saja ini membuat banyak gamer khawatir tentang game bajak laut ini. Sementara itu, Sea of Thieves, yang juga merupakan game bajak laut yang dikembangkan oleh Rare dari waktu ke waktu telah berkembang dengan cukup baik. Jika memang Ubisoft menargetkan pasar yang sama, maka menurut kami perusahaan yang bermarkas di Montreuil, Prancis ini harus bekerja ekstra keras.

Bagaimana menurutmu? Apakah Skull & Bones nantinya bisa menjadi sebuah game bajak laut terbaik dan populer?


Era