Daftar 5 Game Paling Mengecewakan di Tahun 2020


Di tahun 2020 ini ada sejumlah game yang layak mendapatkan predikat sebagai game paling mengecewakan

game paling mengecewakan

Tahun 2020 harus diakui menjadi tahun yang sangat sulit bagi semua orang dan industri. Pasalnya, di tahun 2020, semua masyarakat di dunia harus menghadapi pandemi global COVID-19. Salah satu yang terkena dampaknya tentu adalah industri game.

Meskipun masih memenuhi hype yang ada, beberapa developer terpaksa menunda game mereka beberapa bulan karena berbagai masalah ada yang dari internal studionya sendiri sampai hal vital macam pendistribusian yang memusingkan.

BACA JUGA: 5 Teknologi Gaming Ngetren yang Terlupakan Saat ini

Beberapa developer berhasil menyajikan kualitas prima untuk game mereka yang diluncurkan di tahun 2020. Sedangkan sebagiannya lagi harus kecewa karena dianggap kualitasnya masih ada di bawah rata-rata. Yes, kita sedang ingin membicarakan mengenai game paling mengecewakan di tahun 2020.

Kami sudah mengumpulkan beberapa daftarnya. Berikut adalah ulasan lengkapnya!

1. Cyberpunk 2077

Mengalami delay tiga kali, membangun hype secara meriah, menggelar acara presentasi berkali-kali. Itulah beberapa hal yang dalam satu tahun terakhir dilakukan oleh CD Projekt Red selaku developer dari Cyberpunk 2077.

Lewat hype yang mereka bangun, Cyberpunk 2077 memang memuaskan dari sisi penjualan. Terbukti bahkan sebelum diluncurkan game ini sudah untuk besar lewat delapan juga pre-order yang mereka dapatkan. Tapi dari sisi kualitas, tunggu dulu!

Memang Cyberpunk 2077 menyajikan cerita apik, kualitas dunia yang super detail, dan misi yang komplit. Namun sayangnya, ada beberapa masalah yang membuat gamer berbondong-bondong melakukan refund pada game ini.

Cyberpunk 2077 dianggap punya sejumlah bug yang mengganggu. Selain itu beberapa update berukuran besar juga belum membantu game ini untuk jalan optimal khususnya di platform gaming PS4 atau Xbox One. Kualitas visualnya juga dianggap medioker di kedua console itu yang menyebabkan kemarahan gamer.

Belum lagi masalah di platform PC juga cukup serius dikarenakan performanya yang kurang optimal.

2. Crysis Remastered

Crysis menjadi salah satu game yang sangat memorable di masa lalu. Pasalnya, game ini sempat menyulitkan para PC gamer di masa lalu yang ingin memainkannya karena kualitas visual yang mereka miliki menuntut gamer memainkannya dengan PC spesifikasi dewa.

Diperkenalkannya Crysis Remastered tentu membawa hype tersendiri buat para PC gamer. Sayangnya, keanehan mulai terjadi di mana Crytek merilis trailer-nya dengan kualitas buruk diikuti dengan kualitas game yang juga tidak begitu bagus.

BACA JUGA: Angin Segar Bisnis Layanan Sewa Game Digital Mulai Terlihat

Alih-alih memang melakukan remaster, game ini justru dianggap tidak dirombak sama sekali dari game aslinya. Meski sudah dimundurkan waktu perilisannya, yang jelas game ini tampil sangat mengecewakan khususnya dari sisi visual.

3. Resident Evil 3 Remake

Resident Evil 2 Remake sempat dianggap sebagai salah satu remake terbaik dalam sejarah. Bahkan game itu berhasil menyabet berbagai penghargaan. Kepercayaan diri Capcom meningkat hingga akhirnya mereka merilis Resident Evil 3 Remake.

Sayangnya, Capcom gagal memanfaatkan semua potensi yang dimiliki oleh Resident Evil 3. Nemesis memang tampil garang, namun mekanisme yang lain seperti copy paste dari Resident Evil 2 Remake. Aset, gameplay, dan hal lainnya sama persis!

Belum lagi Capcom memiliki kebijakan memotong beberapa konten sehingga membuat game ini menjadi lebih singkat untuk diselesaikan. Eksplorasi yang kurang dalam, dan peta yang terbatas membuat game ini mengecewakan gamer.

Selain itu, kemunculan Nemesis juga benar-benar discript! Tidak ada kejutan macam Mr. X di Resident Evil 2 Remake.

4. Warcraft 3: Reforged

Bicara soal Warcraft 3 tentu kalian akan menganggap bahwa ini merupakan game legendaris. Hal itu pula yang mendorong Blizzard untuk merilis ulang game ini dengan nama Warcraft 3: Reforged. Banyak para penggemar Warcraft yang menantikannya.

Hype diantara para penggemar meningkat setelah developer memperkenalkan trailer di tahun 2018 dengan kualitas visual menjanjikan, gameplay otentik, dan berbagai pembaharuan yang detail. Sayangnya ketika dirilis, game ini menuai kecaman karena tidak sesuai dengan harapan mereka.

Gameplay yang kurang enak ditambah dengan beberapa konten yang justru lebih hambar dari versi aslinya membuat gamermarah. Warcraft 3: Reforged sempat dibom dengan ulasan buruk plus kritik. Bahkan sempat menjadi pembahasan di beberapa media yang khusus membahas game PC.

5. Marvel Avengers

Di tahun 2018 Square Enix dan Crystal Dynamics memberikan kejutan di mana mereka mengumumkan game Avengers. Game ini kemudian diluncurkan secara resmi dengan nama Marvel Avengers beberapa bulan yang lalu di tahun 2020.

Sayangnya hype yang tadinya sangat tinggi justru turun drastis menjelang game ini dirilis. Bahkan ketika Square Enix meluncurkan open beta terhadap game ini, hype semakin lesu. Gamer mengeluhkan berbagai bug serta kualitas dari game tersebut yang tidak sesuai dengan harapan mereka.

Sebulan setelah diluncurkan, game ini kehilangan 95% pemainnya di Steam. Yang online pun sedikit meskipun Square Enix berusaha melemparkan beberapa konten gratis yang menarik. Ya, game ini mengikuti jejak Fallout 76 dan Anthem yang mengalami hal serupa.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Will Ramos